TMMD Batang Fokus Buka Akses Desa Lewat Rabat Beton 560 Meter

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Bupati Batang M Faiz Kurniawan menyematkan pita merah di lengan sebagai tanda TMMD Sengkuyung mulai dilaksanakan, Rabu (15/7/26). Foto : Istimewa

Bupati Batang M Faiz Kurniawan menyematkan pita merah di lengan sebagai tanda TMMD Sengkuyung mulai dilaksanakan, Rabu (15/7/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 560 meter di Desa Toso, Kecamatan Bandar, menjadi fokus utama pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Kabupaten Batang. Infrastruktur tersebut ditargetkan memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan pedesaan.

Program yang berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 itu menjadi salah satu upaya percepatan pembangunan di desa melalui kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Batang, dengan sasaran utama wilayah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, TMMD selama ini menjadi salah satu program yang membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, terutama daerah yang akses infrastrukturnya masih terbatas.

Baca Juga :  Polresta Batang Ungkap Peredaran 779 Gram Sabu, Kurir 'Kuda' Ditangkap di Banyuputih

Menurutnya, pembangunan fisik seperti jalan dan sarana dasar diprioritaskan agar akses masyarakat menuju pusat aktivitas ekonomi maupun layanan publik menjadi lebih mudah.

“Program ini mampu mempercepat pembangunan di desa, terutama melalui pembangunan infrastruktur yang memang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya di Desa Toso, Rabu (15/7/2026).

Selain pembangunan jalan rabat beton sepanjang 560 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 12 sentimeter, TMMD juga diisi berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Komandan Kodim 0736/Batang Letkol Inf Didik Sudarmawan menjelaskan, pelaksanaan TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat desa.

Sejumlah program yang dijalankan antara lain mendukung ketahanan pangan, pertanian terpadu, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan air bersih dan sanitasi, percepatan penurunan angka stunting, penguatan layanan Posyandu, hingga kegiatan penghijauan dan pembersihan lingkungan.

Baca Juga :  PAD Batang Sudah Rp108 Miliar, PBB dan Opsen PKB Masih Jadi Pekerjaan Rumah

“Program-program tersebut dirancang agar manfaatnya tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” kata Didik.

Ia menambahkan, pelaksanaan TMMD mengusung tema TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa, yang menitikberatkan pembangunan desa sebagai fondasi pemerataan pembangunan nasional.

Melalui peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, pemerintah berharap desa memiliki akses yang lebih baik untuk mengembangkan potensi ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

Selama 30 hari pelaksanaan, sasaran kegiatan tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga penyuluhan di bidang kesehatan, pendidikan, serta wawasan kebangsaan yang ditujukan untuk memperkuat kapasitas masyarakat desa.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026
23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah
RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun
1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan
Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Warga Batang Bisa Ajukan Perubahan
74 SPPG di Batang Bentuk Paguyuban, Seragamkan Standar Menu MBG
Jembatan Sempit Jadi Biang Macet Jalur Alternatif Menuju KITB, Pelebaran Diusulkan 2027

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:02 WIB

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun

Selasa, 8 September 2026 - 10:57 WIB

1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan

Selasa, 8 September 2026 - 06:35 WIB

Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029

Berita Terbaru