Pemkab Batang Ubah Pola Belanja APBD, Proyek Tak Lagi Menumpuk di Akhir Tahun

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Antisipasi Silpa Bupati Batang M Faiz Kurniawan minta pengelolaan APBD tidak menyebabkan penumpukan proyek di akhir tahun, Kamis (16/7/26).

Antisipasi Silpa Bupati Batang M Faiz Kurniawan minta pengelolaan APBD tidak menyebabkan penumpukan proyek di akhir tahun, Kamis (16/7/26).

BATANG, KANALPLUSPLUS.ID – Pemerintah Kabupaten Batang mulai menyiapkan perubahan pola pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar pelaksanaan proyek pemerintah tidak lagi terkonsentrasi pada penghujung tahun anggaran. Langkah ini diharapkan mampu menekan besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, salah satu penyebab tingginya SILPA adalah pelaksanaan proyek fisik yang baru berjalan secara masif menjelang tutup tahun anggaran. Kondisi tersebut membuat waktu pengerjaan menjadi sempit dan berpotensi menghambat penyerapan anggaran.

Karena itu, Pemkab Batang akan mengubah pola pelaksanaan proyek dengan membaginya secara merata sejak awal tahun.

Baca Juga :  Respons Keluhan Nelayan, Pemkab Batang Siapkan Kapal Keruk Baru Rp5 Miliar Atasi Sedimentasi Muara

“Kita mulai membagi proyek dari kuartal pertama, kuartal kedua, kuartal ketiga sampai kuartal keempat. Tidak boleh lagi menumpuk di akhir tahun,” kata Faiz, Kamis (16/7/2026).

Selain mengatur distribusi pelaksanaan proyek, pemerintah daerah juga akan mempercepat proses pengadaan melalui lelang dini. Dengan begitu, pekerjaan fisik dapat dimulai lebih cepat tanpa harus menunggu pertengahan atau akhir tahun anggaran.

Menurut Faiz, percepatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan serapan APBD, tetapi juga agar manfaat pembangunan bisa lebih cepat dirasakan masyarakat.

Ketika proyek berjalan sejak awal tahun, aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pembangunan, mulai dari penyedia jasa konstruksi, tenaga kerja hingga pelaku usaha lokal, diharapkan ikut bergerak lebih awal.

Baca Juga :  RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun

Strategi ini sedang dipersiapkan sebagai dasar pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2027. Pemkab Batang menargetkan sebagian proses pengadaan sudah dapat dilakukan pada akhir 2026 sehingga pekerjaan dapat langsung dimulai ketika tahun anggaran baru berjalan.

“Harapannya, Desember nanti proses lelang dini sudah berjalan sehingga pada akhir tahun tidak lagi muncul SILPA dalam jumlah besar akibat proyek yang terlambat dilaksanakan,” ujarnya.

Perubahan pola belanja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki tata kelola keuangan agar pelaksanaan pembangunan lebih terencana, merata sepanjang tahun, dan tidak lagi bergantung pada percepatan pekerjaan menjelang penutupan anggaran.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026
23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah
RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun
1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan
Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Warga Batang Bisa Ajukan Perubahan
74 SPPG di Batang Bentuk Paguyuban, Seragamkan Standar Menu MBG
Jembatan Sempit Jadi Biang Macet Jalur Alternatif Menuju KITB, Pelebaran Diusulkan 2027

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:02 WIB

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun

Selasa, 8 September 2026 - 10:57 WIB

1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan

Selasa, 8 September 2026 - 06:35 WIB

Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029

Berita Terbaru

Konsep Green Campus mulai diterapkan di Unikal yang diawali dengan kegiatan peningkatan kapasitas, Kamis (10/9/26). Foto: Istimewa

Kota Pekalongan

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:42 WIB