PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Mobilitas warga melalui jalur kereta api di Kota Pekalongan terbilang tinggi. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Stasiun Pekalongan mencatatkan pelayanan terhadap 708.976 pelanggan, atau rata-rata lebih dari 118 ribu penumpang setiap bulan.
Angka tersebut memperlihatkan Stasiun Pekalongan tidak hanya menjadi titik naik-turun penumpang, tetapi juga salah satu simpul penting pergerakan masyarakat di jalur Pantura Jawa Tengah. Ribuan warga memanfaatkan kereta api untuk kebutuhan kerja, pendidikan, perjalanan bisnis, wisata, hingga pulang kampung dan bersilaturahmi.
Dari total angka tersebut, sebanyak 355.700 pelanggan tercatat berangkat dari Stasiun Pekalongan, sedangkan 353.276 pelanggan tiba di stasiun tersebut.
Puncak mobilitas terjadi pada Maret 2026. Dalam satu bulan, jumlah pelanggan yang dilayani mencapai 158.262 orang, terdiri dari 76.881 pelanggan naik dan 81.381 pelanggan turun. Jumlah itu menjadi yang tertinggi dibandingkan lima bulan lainnya pada Semester I 2026.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan tingginya angka tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan masyarakat untuk menjangkau berbagai kota di Pulau Jawa.
“Stasiun Pekalongan memiliki peran penting dalam melayani mobilitas masyarakat dari dan menuju berbagai kota. KAI Daop 4 Semarang terus menjaga kesiapan operasional dan meningkatkan kualitas pelayanan agar pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu,” kata Luqman dalam siaran persnya, Sabtu (4/7/2026).
Jika dirinci, pada Januari 2026 Stasiun Pekalongan melayani 104.960 pelanggan. Jumlah itu kemudian mencapai 93.238 pelanggan pada Februari, sebelum melonjak tajam menjadi 158.262 pelanggan pada Maret.
Setelah itu, jumlah pengguna jasa kereta api di Stasiun Pekalongan masih tetap tinggi. Pada April tercatat 113.709 pelanggan, Mei sebanyak 114.955 pelanggan, dan Juni kembali meningkat menjadi 123.852 pelanggan.
Tren tersebut memperlihatkan kebutuhan transportasi antarkota melalui kereta api tetap kuat, terutama bagi masyarakat di wilayah Pekalongan dan daerah sekitarnya yang memiliki aktivitas di kota-kota lain seperti Semarang, Tegal, Cirebon, Jakarta, Yogyakarta, maupun Surabaya.
KAI Daop 4 Semarang menyebut akan terus memperkuat layanan di Stasiun Pekalongan, mulai dari kesiapan perjalanan kereta api, peningkatan fasilitas stasiun, layanan pelanggan, hingga penyediaan informasi perjalanan yang mudah diakses.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api. KAI Daop 4 Semarang akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk di Stasiun Pekalongan, agar perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Luqman.
Dengan hampir tiga perempat juta pelanggan dalam enam bulan, Stasiun Pekalongan kini menjadi salah satu penanda tingginya denyut mobilitas masyarakat di koridor Pantura Jawa Tengah.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













