Batang Bidik Proyek Mulai Bergerak Sejak Januari, 70 Persen Paket DPUPR Dilelang Akhir Tahun

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kepala DPUPR Kabupaten Batang, Endro Suryono saat memberikan keterangan bahwa pihaknya membidik sedikitnya 60 hingga 70 persen dari lebih dari 70 paket pekerjaan tahun 2027 sudah memasuki proses lelang pada akhir tahun ini, Rabu (8/7/26). Foto : Istimewa

Kepala DPUPR Kabupaten Batang, Endro Suryono saat memberikan keterangan bahwa pihaknya membidik sedikitnya 60 hingga 70 persen dari lebih dari 70 paket pekerjaan tahun 2027 sudah memasuki proses lelang pada akhir tahun ini, Rabu (8/7/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan proyek infrastruktur tidak lagi baru bergerak ketika tahun anggaran sudah berjalan beberapa bulan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang menyiapkan skema lelang dini agar sebagian besar paket pekerjaan tahun 2027 dapat dikontrak sejak awal tahun.

Kepala DPUPR Kabupaten Batang, Endro Suryono, mengatakan pihaknya membidik sedikitnya 60 hingga 70 persen dari lebih dari 70 paket pekerjaan tahun 2027 sudah memasuki proses lelang pada Desember 2026.

Dengan pola tersebut, kontrak pekerjaan diharapkan dapat dilakukan pada Januari 2027. Pekerjaan fisik pun dapat mulai berjalan pada Februari atau Maret, tanpa harus menunggu proses administrasi dan pengadaan selesai di tengah tahun.

“Insyaallah tahun 2027 nanti, di DPUPR itu akan lelang lebih dari 70 paket. Target saya minimal 60 atau 70 persen dari paket kami harus dilelang di Desember semua,” kata Endro kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).

Baca Juga :  Mobil Operasional Kopdes Merah Putih Tabrak Lansia dan 4 Motor di Batang

Menurutnya, percepatan pengadaan bukan hanya ditujukan untuk mengejar penyelesaian proyek. Pemerintah daerah juga berharap kegiatan konstruksi yang dimulai lebih awal dapat menggerakkan ekonomi warga, terutama tenaga kerja, penyedia material, hingga pelaku usaha pendukung proyek.

“Kalau Desember sudah mulai lelang, Januari kontrak, Februari dan Maret itu sudah ada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Batang untuk pekerja dan lain-lain,” ujarnya.

DPUPR kini menyiapkan dokumen perencanaan sebagai fondasi utama pelaksanaan lelang dini. Anggaran perencanaan akan didorong melalui Perubahan APBD 2026. Setelah perubahan anggaran disahkan pada September, penyusunan dokumen proyek ditargetkan rampung sepanjang Oktober dan November.

Baca Juga :  Tertib Lapor Investasi, BPI Jadi Perusahaan PMA Terbaik di Batang

Paket pekerjaan yang telah siap secara administrasi kemudian akan langsung masuk tahapan pengadaan pada Desember. Dengan demikian, proyek tidak lagi tertahan akibat dokumen perencanaan yang baru disusun setelah tahun anggaran dimulai.

Endro menyebut pola tersebut pernah diterapkan saat dirinya masih memimpin bidang jalan. Pengalaman itu dinilai cukup efektif untuk membuat pekerjaan lapangan bisa dimulai lebih cepat dibanding mekanisme pengadaan reguler.

Model tersebut kini akan diperluas ke berbagai sektor pekerjaan di lingkungan DPUPR Kabupaten Batang. Selain mencegah proyek menumpuk pada akhir tahun, kebijakan lelang dini juga dinilai dapat memperbaiki kualitas tata kelola pengadaan pemerintah daerah.

“Ini juga menjadi penilaian khusus KPK kaitannya dengan lelang dini,” tutur Endro.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batang Selatan Berpeluang Punya Rumah Sakit, Pemkab Kaji Lokasi di Bawang hingga Bandar
Pemkab Batang Bakal Pasang 9.100 Lampu Jalan, Desa Diminta Petakan Titik Rawan
Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan
Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado
Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir
Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji
Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta
BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Batang Selatan Berpeluang Punya Rumah Sakit, Pemkab Kaji Lokasi di Bawang hingga Bandar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Pemkab Batang Bakal Pasang 9.100 Lampu Jalan, Desa Diminta Petakan Titik Rawan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir

Berita Terbaru