Satu Keluarga Lolos dari Maut Saat Batu Raksasa Hantam Rumah di Watukumpul Pemalang

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Penampakan batu raksasa yang menimpa rumah keluarga Karmudi di Dukuh Pejarakan, Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang terlihat menjebol dinding, Jum'at (15/5/26).

Penampakan batu raksasa yang menimpa rumah keluarga Karmudi di Dukuh Pejarakan, Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang terlihat menjebol dinding, Jum'at (15/5/26).

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Detik-detik menegangkan dialami keluarga Karmudi, warga Dukuh Pejarakan, Desa Wisnu, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang pada Kamis 14 Mei 2026 malam. Sebuah batu raksasa berdiameter sekitar 2,5 meter tiba-tiba longsor dari tebing dan menghantam rumah mereka saat penghuni masih beraktivitas di dalam rumah.

Beruntung, tidak ada anggota keluarga yang berada di ruang tengah ketika batu besar itu menerjang bangunan sekitar pukul 21.05 WIB. Padahal, bagian rumah yang tertimpa merupakan area tempat keluarga biasa berkumpul dan menonton televisi.

“Kejadiannya di ruang tengah, TV. Kebetulan nggak ada orang di situ,” ujar Murinto tetangga korban saat dihubungi kanalplus.id, Jum’at (15/5/2026).

Menurut Murinto, rumah milik Karmudi memang berada tepat di bawah lereng bukit. Saat kejadian, suasana sudah malam sehingga tidak ada warga yang menyadari batu besar itu mulai bergerak dari atas tebing.

Baca Juga :  Dua Bocah Tewas Tenggelam Saat Warga Bersihkan Jeroan Kurban di Sungai Comal

“Jadi itu tiba-tiba saja, tidak ada yang tahu. Kan waktu itu malam-malam kejadiannya,” jelasnya.

Saat batu menghantam rumah, Karmudi diketahui masih berada di dalam rumah untuk membuat adonan roti dan mie. Sementara istrinya sedang berada di warung mie ayam miliknya yang berada di bagian luar rumah.

“Suami tok yang di rumah, lagi mau mengadoni bikin roti sama mie di belakang rumah,” ungkap Murinto.

Benturan keras batu menyebabkan dinding rumah jebol. Sejumlah perabot rumah tangga rusak akibat tertimpa material bangunan dan batu besar yang masuk ke dalam rumah.

“Iya itu temboknya sampai bolong jebol ditembus batu. Ada etalase pecah, terus pintunya juga ada yang rusak,” lanjutnya.

Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Namun setelah dilakukan pengecekan, seluruh penghuni rumah dipastikan selamat tanpa luka.

Baca Juga :  Sangat Terkenal di Moga, Begini Kesaksian Warga Terkait Sosok Orang Dekat Bupati Pemalang

Camat Watukumpul, Arief Rahman Hakim, menyebut rumah yang tertimpa batu dihuni satu keluarga dengan total lima orang penghuni.

“Untuk korban jiwa dari peristiwa ini nihil. Semuanya alhamdulillah selamat semua,” terangnya.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai Rp20 juta. Batu besar yang menghantam rumah hingga kini masih berada di dalam bangunan dan belum dapat dievakuasi.

Berdasarkan laporan yang diterima kecamatan, longsoran batu diduga dipicu angin kencang yang sebelumnya melanda kawasan tersebut. Kayu penyangga batu di atas tebing disebut tidak lagi mampu menahan beban hingga akhirnya batu longsor ke permukiman warga.

Hingga Jumat siang,  keluarga korban masih menunggu kedatangan tim gabungan untuk mengevakuasi batu raksasa dari dalam rumah mereka.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri
Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah
Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar
Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut
Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi
Jateng Sumbang 15,6 Persen Gabah Nasional, Ahmad Luthfi Ingatkan Sawah Jangan Beralih Fungsi
Temuan Benda Mirip Belatung, MBG di SMA Negeri 1 Belik Pemalang Dihentikan Sementara
Ogoh-ogoh Mirip Bupati Pemalang Nonaktif Diubah, Camat Pulosari Bantah Melarang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:40 WIB

Bilik Liar Kembali Bermunculan di Pantai Cemoro Sewu, Satpol PP Pemalang Temukan Kondom dan Pasangan Bukan Suami Istri

Kamis, 3 September 2026 - 11:48 WIB

Antisipasi Gagal Panen, Jateng Siapkan Perlindungan untuk 10.000 Hektare Sawah

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Rp147,6 Miliar untuk Pertanian, Pemalang Kebagian Rp5,24 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 10:57 WIB

Harga Gabah Pemalang Tembus Rp8.500/Kg, Tapi Sawah Terus Menyusut

Kamis, 3 September 2026 - 10:32 WIB

Jaga Produksi Padi Pemalang, Ahmad Luthfi Bantu 200 Pompa dan 13 Paket Irigasi

Berita Terbaru

Kesibukan kru dalam produksi film di sebuah studio besar. Foto: Ilustrasi AI

Hiburan

10 Pusat Produksi Film Terbesar Dunia

Selasa, 27 Okt 2026 - 06:10 WIB