Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Sejumlah sumber air baku di Kabupaten Pekalongan mengalami penurunan debit hingga 50 persen sehingga Perumdam Tirta Kajen melakukan kebijakan penggiliran distribusi ke pelanggan, Senin (26/10/26). Foto: Ilustrasi AI

Sejumlah sumber air baku di Kabupaten Pekalongan mengalami penurunan debit hingga 50 persen sehingga Perumdam Tirta Kajen melakukan kebijakan penggiliran distribusi ke pelanggan, Senin (26/10/26). Foto: Ilustrasi AI

KANAL PEKALONGAN — Dampak El Nino tahun 2026 membuat pasokan air baku Perumdam Air Minum Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan menurun signifikan. Untuk tetap melayani sekitar 30.000 pelanggan, Perumdam menerapkan penggiliran aliran air secara terjadwal.

Kepala Bagian Teknik Perumdam Tirta Kajen menyatakan kemarau tahun ini lebih ekstrem dibandingkan kemarau 2023. Berdasarkan catatan Perumdam, hujan di Kabupaten Pekalongan sudah berhenti sejak 24 Juni 2026, sementara pada 2023 hujan masih terjadi hingga Juli.

“Terik matahari antara 2023 dan 2026 jauh berbeda. Lebih panas tahun ini, sehingga berpotensi menurunkan cadangan air baku,” ujarnya kepada kanalplus.id, Senin (26/10/2026).

Seluruh sumber air yang digunakan Perumdam mengalami penurunan debit. Penurunan paling tajam terjadi pada SPAM Regional Petanglong dari Tirta Utama Jawa Tengah, yakni sekitar 50 persen dari aliran ideal.

Baca Juga :  Tim Kreatif Karnaval di Pekalongan Ungkap Asal Kostum dan Referensi Aksi Teatrikal Dikaitkan Ritual Satanik

Sementara itu, sumur dalam dan sumber air lain menunjukkan penurunan sekitar 35 persen. Perumdam juga mengandalkan air permukaan dan mata air dari Desa Linggoasri di Kecamatan Kajen, Desa Dukuh Sidomukti di Kecamatan Karanganyar, serta Desa Sidoharjo di Kecamatan Doro.

Selain itu, Perumdam memanfaatkan sumur dalam sebagai suplai pendukung di beberapa titik. Sumur tersebut tidak dapat menambah volume air baku secara besar, tetapi membantu membentuk tekanan aliran di dalam jaringan pipa.

Untuk mengatasi keterbatasan pasokan, Perumdam Tirta Kajen memberlakukan penggiliran aliran di wilayah pelayanannya. Pengaturan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan tekanan jaringan, bukan pemadaman acak.

Baca Juga :  Konten Demi Hoaks, Pemuda di Pekalongan Rekayasa Jadi Korban Begal Pakai Properti Samurai dan Potongan Ibu Jari Berujung Urusan Polisi

Di wilayah Kajen, suplai air diperbesar pada pukul 13.00 hingga 17.00. Setelah pukul 17.00, aliran dialihkan untuk melayani wilayah Karanganyar, Kayugeritan, Wonopringgo, hingga Bojongwungu.

“Kami geser suplainya. Pada jam tertentu aliran bisa sangat kecil sampai tidak mengalir, tetapi akan segera mereka rasakan setelah jam puncak terlewati,” jelasnya.

Perumdam mengakui belum semua dari sekitar 30.000 pelanggan menerima informasi penggiliran secara merata. Namun, pihaknya terus berkomunikasi dengan masyarakat saat melakukan pengaturan aliran.

Perumdam juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan di Kabupaten Pekalongan yang memahami kondisi keterbatasan distribusi air. Masyarakat diharapkan tetap menggunakan air secara hemat, terutama selama puncak kemarau akibat El Nino ini.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter
Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu
MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon
Sekda Pekalongan Angkat Bicara, Panitia Karnaval Sebagai Respons Video Viral Aksi Mirip Ritual Satanik
Video Aksi Karnaval Pekalongan Viral, Polisi Turun Tangan Mulai Penyelidikan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Rabu, 16 September 2026 - 07:46 WIB

Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai

Berita Terbaru