BATANG, KANALPLUS.ID – Partai Persatuan Pembangunan Jawa Tengah langsung tancap gas usai pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di Daerah Pemilihan (Dapil) X. Forum ini tak sekadar agenda organisasi, tetapi dijadikan titik awal menghidupkan kembali mesin politik hingga ke tingkat bawah.
Wakil Ketua DPW PPP Jateng, Istajib, menegaskan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) harus segera bergerak cepat setelah terbentuknya kepengurusan baru. Fokus utama adalah memperkuat struktur hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting.
“Begitu Muscab selesai, jangan berhenti. Harus langsung turun konsolidasi ke bawah dan mulai kerja elektoral,” ujarnya dalam Muscab IX PPP Dapil Jateng X di Hotel Dewi Ratih, Minggu (3/5/2026).
Dapil X sendiri mencakup empat wilayah strategis, yakni Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kota Pekalongan.
PPP memasang target peningkatan kursi legislatif di seluruh wilayah. Di Pemalang, perolehan tujuh kursi DPRD ditargetkan bertambah. Sementara di Batang yang saat ini memiliki lima kursi, juga diproyeksikan meningkat pada Pemilu mendatang.
Menurut Istajib, percepatan konsolidasi menjadi kunci untuk mengejar target tersebut. Ia menilai pola Muscab serentak mampu memangkas waktu dan mempercepat transisi dari agenda organisasi ke kerja politik nyata.
“Dengan satu forum bisa menjangkau beberapa DPC sekaligus, jadi lebih efisien dan cepat masuk ke tahapan berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPC PPP Batang, Nur Faizin, menegaskan Muscab kali ini juga menjadi momentum penting untuk regenerasi kepemimpinan di tubuh partai.
Ia memastikan tidak akan kembali maju sebagai ketua karena telah menjabat dua periode sesuai aturan internal partai. Kursi kepemimpinan selanjutnya akan diisi kader baru melalui mekanisme formatur.
“Sudah saatnya kader-kader internal melanjutkan estafet organisasi,” ujarnya.
Dalam sistem Muscab, pemilihan tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui tim formatur yang terdiri dari unsur DPC, PAC, DPW, hingga DPP. Tim ini diberi waktu maksimal tujuh hari untuk menyusun struktur kepengurusan baru sebelum diajukan ke pusat untuk disahkan.
PPP menilai Muscab bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, tetapi bagian dari strategi besar menghadapi Pemilu. Konsolidasi yang cepat, kaderisasi yang kuat, serta kerja lapangan yang masif menjadi fokus utama.
Dengan langkah ini, PPP Jateng optimistis mampu meningkatkan perolehan suara sekaligus memperkuat posisi politik di tingkat daerah.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD









