Kanalplus.id, Tegal – Rektor Tegal Muhammadiyah University (TMU), Prof. Dr. Jebul Suroso, meresmikan Masjid Ahmed Bin Ali Al-Shamrani yang turut digagas sebagai rest area wisatawan Guci pada Senin (13/4/2026). Fasilitas ibadah nan megah ini diharapkan mampu memberdayakan warga sekitar sekaligus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Tegal secara signifikan.
Pihak kampus tidak hanya memikirkan aspek spiritual, tetapi juga berupaya keras mendorong kemajuan ekonomi masyarakat Tegal. Kehadiran Masjid Ahmed Bin Ali Al-Shamrani ini diharapkan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Oleh karena itu, Tegal Muhammadiyah University secara proaktif membuka pintu kolaborasi secara luas.
Rektor TMU, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyatakan bahwa masjid ini memiliki letak dan potensi yang sangat strategis. Pihaknya berencana menggandeng pemerintah daerah, stakeholder, dan pihak swasta. Langkah taktis ini diambil untuk memastikan pengembangan masjid TMU turut memberikan manfaat sosial finansial bagi warga lokal.
Sinergi untuk Pemberdayaan Lokal
Konsep pemberdayaan ini sejalan dengan letak geografis kampus yang berada di jalur pariwisata. Rektor TMU melihat peluang besar untuk menggerakkan UMKM lokal melalui fasilitas masjid kampus. Terlebih lagi, pemberdayaan warga Balapulang kini menjadi salah satu sasaran utama program kemasyarakatan universitas ke depan.
“Alhamdulillah, ini merupakan nikmat besar bagi kami karena mendapat dukungan dari donatur Arab Saudi. Masjid ini tidak hanya untuk civitas akademika TMU, tetapi juga akan difungsikan sebagai rest area bagi wisatawan yang menuju kawasan wisata Guci,” ujar Prof. Jebul Suroso pada Senin (13/4).
Kehadiran ribuan wisatawan yang singgah tentu akan memutar roda perekonomian lokal secara signifikan. Masyarakat sekitar dapat memanfaatkan momentum emas ini untuk menawarkan produk atau jasa mereka. Selanjutnya, pihak kampus juga berjanji akan terus menyempurnakan fasilitas fisik seperti perluasan area parkir dan ruang serbaguna.
Peluang Kerja Sama Skala Global
Selain berfokus pada sektor pemberdayaan lokal, institusi pendidikan Muhammadiyah ini juga mulai menatap peluang global. Hibah bernilai tinggi dari keluarga donatur Arab Saudi ini menjadi batu loncatan yang sangat baik. Rektor TMU menilai momen peresmian ini sukses membuka jalan untuk kemajuan kampus dan perluasan manfaat bagi masyarakat luas.
“Kepercayaan dari donatur luar negeri ini menjadi peluang bagi kami untuk menjalin kerja sama yang lebih luas ke depan,” terang Prof. Jebul.
Dengan demikian, masjid berdesain estetika Timur Tengah ini dipastikan tidak sekadar menjadi tempat ibadah harian. Fasilitas megah ini siap bertransformasi menjadi pusat peradaban yang inklusif dan produktif. Pada akhirnya, kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat Tegal diharapkan terus meningkat seiring berjalannya waktu.
Penulis : Humas & Admisi TMU









