KOTA TEGAL, KANALPLUS.ID – . Warga Kota Tegal kini memiliki ruang baru untuk berolahraga di pusat kota setelah pemerintah daerah resmi membuka lintasan lari yang mengelilingi Alun-alun, lengkap dengan pengaturan jam operasional dan pengawasan khusus demi menjaga kenyamanan pengguna.
Peresmian lintasan lari tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, ditandai dengan pelepasan lari bersama komunitas-komunitas pelari di Kota Tegal menggunakan bendera start.
Lintasan lari sepanjang 466 meter dengan lebar 1,5 meter itu kini dibuka untuk masyarakat setiap hari pada pukul 06.00-09.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB. Pengaturan waktu dilakukan untuk menghindari kepadatan aktivitas di kawasan alun-alun.
“Untuk keselamatan pelari, rute lari dianjurkan melawan arah jarum jam,” kata Dedy Yon kepada wartawan, Jum’at (22/5/2026).
Ia juga meminta Satpol PP dan Dinas Perhubungan melakukan pengawasan rutin, terutama terkait parkir kendaraan dan aktivitas pedagang kaki lima di sekitar lintasan agar fasilitas tetap nyaman digunakan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan lintasan lari tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang sehat dan tertata bagi warga Kota Tegal.
“Selain sebagai sarana olahraga, alun-alun kota juga diharapkan menjadi area publik dan tempat interaksi masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan penyerahan simbolis 21 pohon pule dari PDAM Tirta Bahari Kota Tegal kepada Pemerintah Kota Tegal sebagai bagian dari penghijauan kota.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tegal, Heru Prasetya, menjelaskan pembangunan lintasan dimulai sejak 17 April 2026 dengan anggaran APBD II sebesar Rp134,5 juta.
“Proyek ini masih dalam masa pemeliharaan selama 180 hari kalender guna memastikan kualitas fasilitas tetap terjaga setelah digunakan masyarakat,” bebernya.
Keberadaan lintasan lari mendapat sambutan positif dari komunitas pelari. Salah satu anggota ASN Runners Chapter Kota Tegal, Budi Hartono, menilai fasilitas tersebut menjadi dorongan bagi masyarakat untuk semakin aktif berolahraga.
Ia berharap pemerintah juga menambah sosialisasi terkait penggunaan lintasan agar area tersebut benar-benar dimanfaatkan khusus untuk berlari.
“Masih banyak masyarakat yang kurang teredukasi, seharusnya jalan sehat dilakukan di trotoar atas, bukan di lintasan lari yang ada di jalan bawah,” ujarnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












