Atlet Esports Pekalongan Raih Perak Porprov Jateng 2026, Mental Jadi Kunci

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Atlet Esports Kota Pekalongan berpose bersama medali perak yang diraih pada nomor Free Fire beregu dalam Porprov Jawa Tengah 2026 di Kendal, 26–29 Oktober 2026. Prestasi ini menjadi hasil perjuangan tim dalam menghadapi persaingan antardaerah, Jumat (30/10/26). (foto: dok istimewa/AI)

Atlet Esports Kota Pekalongan berpose bersama medali perak yang diraih pada nomor Free Fire beregu dalam Porprov Jawa Tengah 2026 di Kendal, 26–29 Oktober 2026. Prestasi ini menjadi hasil perjuangan tim dalam menghadapi persaingan antardaerah, Jumat (30/10/26). (foto: dok istimewa/AI)

KANAL KOTA – Adu strategi dan ketahanan mental mengantarkan atlet Esports Kota Pekalongan meraih medali perak pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Prestasi tersebut diraih melalui nomor Free Fire beregu yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Kendal pada 26–29 Oktober 2026.

Tim Kota Pekalongan berhasil finis di posisi kedua setelah bersaing dengan sembilan kota dan kabupaten peserta. Kabupaten Tegal keluar sebagai juara pertama, sedangkan Kabupaten Kendal menempati peringkat ketiga.

Pelatih Esports Indonesia (ESI) Kota Pekalongan, Rafid Fajri, mengatakan medali perak tersebut menjadi hasil dari proses latihan dan perjuangan para atlet. Menurutnya, capaian itu patut disyukuri mengingat persaingan antardaerah berlangsung ketat.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa mendapatkan medali perak di cabang olahraga Esports. Ini merupakan hasil dari latihan anak-anak yang selama ini terus berusaha dan berproses untuk memberikan penampilan terbaik,” ungkap Rafid saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026).

Baca Juga :  Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Sejumlah daerah seperti Kabupaten Kendal, Pati, Kota Semarang, dan Surakarta menjadi pesaing yang harus diperhitungkan. Di tengah persaingan tersebut, tim Kota Pekalongan mampu menjaga performa hingga mengamankan posisi kedua.

Rafid menjelaskan, tantangan dalam Esports tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menguasai permainan dan menyusun strategi. Kondisi psikologis, konsentrasi, serta suasana hati atlet juga berpengaruh terhadap penampilan mereka selama pertandingan.

Menurutnya, atlet harus mampu menjaga fokus dan mengambil keputusan secara tepat ketika berada di bawah tekanan. Karena itu, pembinaan tidak cukup hanya dilakukan melalui latihan teknis, tetapi juga perlu memperhatikan kesiapan mental para pemain.

“Dalam Esports, kami harus menjaga psikologi dan mood anak-anak agar tetap bagus. Mereka membutuhkan strategi dan mental yang kuat. Karena itu, pembinaan tidak hanya soal latihan permainan, tetapi juga bagaimana menjaga semangat dan kesiapan mereka,” jelasnya.

Baca Juga :  Dugaan Pelecehan Santri Mengaji di Pekalongan Barat Dilaporkan ke Polisi, Korban Disebut Lebih dari 10 Anak

Raihan perak di Porprov Jateng 2026 diharapkan menjadi pijakan bagi ESI Kota Pekalongan untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet. Dengan persaingan yang semakin ketat, pengembangan kemampuan bermain perlu berjalan seiring dengan penguatan mental dan kedisiplinan.

Rafid optimistis, pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan berbagai pihak dapat membuka peluang bagi atlet Esports Kota Pekalongan untuk meraih prestasi lebih tinggi.

“Kami optimistis, melalui pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan berbagai pihak, Esports Kota Pekalongan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat Jawa Tengah, nasional, hingga internasional,” tuturnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Bendan Pekalongan Target Layani CT Scan Pakai BPJS Mulai 1 November
Duta Besar Belanda Sanjung Green Batik Pekalongan sebagai Inovasi Berbasis Tradisi
Green Batik Pekalongan Diperkenalkan Lewat Pameran di Museum Batik, Duta Besar Belanda Hadir Langsung
Jabatan Strategis Asisten Administrasi Umum Lowong, Pemkot Pekalongan Terapkan Manajemen Talenta
Purna Tugas, 22 ASN Pemkot Pekalongan Diminta Tetap Aktif di Masyarakat
Percepat Penurunan Prevalensi Bayi Stunting, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Beras Premium
Investasi ke Guru PAUD, Pemkot Pekalongan Beri Beasiswa S-1
Perkuat Pendidikan Sejak Usia Dini, Kota Pekalongan Wajibkan Belajar 13 Tahun

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Atlet Esports Pekalongan Raih Perak Porprov Jateng 2026, Mental Jadi Kunci

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:02 WIB

RSUD Bendan Pekalongan Target Layani CT Scan Pakai BPJS Mulai 1 November

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Duta Besar Belanda Sanjung Green Batik Pekalongan sebagai Inovasi Berbasis Tradisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Green Batik Pekalongan Diperkenalkan Lewat Pameran di Museum Batik, Duta Besar Belanda Hadir Langsung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Jabatan Strategis Asisten Administrasi Umum Lowong, Pemkot Pekalongan Terapkan Manajemen Talenta

Berita Terbaru

Alat CT Scan 64 Slice di ruang pemeriksaan radiologi RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk mendukung diagnosis stroke dan berbagai kondisi medis yang membutuhkan pemeriksaan cepat. Layanan ini ditargetkan dapat melayani pasien BPJS Kesehatan mulai 1 November 2026 setelah persetujuan BPJS selesai. (foto: dok istimewa/AI)

Kota Pekalongan

RSUD Bendan Pekalongan Target Layani CT Scan Pakai BPJS Mulai 1 November

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:02 WIB