Sopir Truk Ditemukan Meninggal dalam Kabin di Jalur Pantura Pekalongan, Terungkap dari GPS Perusahaan

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Petugas melakukan pemeriksaan di dalam kabin truk Hino yang dikemudikan Misru (59), sopir asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang ditemukan meninggal dunia di pangkalan truk tepi Jalur Pantura, Desa Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Kamis (29/10/2026) malam. (foto: ilustrasi AI)

Petugas melakukan pemeriksaan di dalam kabin truk Hino yang dikemudikan Misru (59), sopir asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang ditemukan meninggal dunia di pangkalan truk tepi Jalur Pantura, Desa Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Kamis (29/10/2026) malam. (foto: ilustrasi AI)

KANAL PERISTIWA – Perjalanan seorang sopir truk asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, berakhir di sebuah pangkalan truk di tepi Jalur Pantura, Desa Siwalan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Misru (59) ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraannya pada Kamis 29 Oktober 2026 malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Keberadaan Misru pertama kali dicurigai setelah truk Hino bernomor polisi L 8060 UB yang dikemudikannya terpantau terlalu lama berhenti berdasarkan pemantauan GPS perusahaan. Petugas manajemen transportasi PT MJ Trans Sindo kemudian menghubungi rekan korban untuk mengecek kondisinya.

Rekan korban yang juga merupakan pengemudi truk yang melintas di jalur yang sama diminta memastikan keberadaan Misru dan membangunkannya jika sedang dalam dalam keadaan tertidur. Namun, ketika tiga rekannya mendatangi lokasi parkir truk di Desa Siwalan, mereka justru mendapati Misru sudah tidak bernyawa.

Saat tiba di lokasi, truk korban masih terparkir dengan kaca pintu pengemudi terbuka sekitar 15 sentimeter. Ketika pintu kabin dibuka, ketiganya mencium bau tidak sedap dan melihat Misru dalam posisi terlentang bersandar di kursi kemudi. Tubuh korban sudah kaku.

Baca Juga :  Arsya Bocah di Batang Muntah dan Diare Usai Makan PMT, Ibu Sempat Mengira Sakit Biasa

Terkejut dengan kondisi tersebut, rekan-rekan korban tidak berani menyentuh tubuhnya. Mereka kemudian mencari bantuan warga sekitar untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Sragi.

Petugas kepolisian bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Telepon seluler, dompet dan uang milik Misru juga masih berada di tempatnya.

Petugas turut menemukan obat gangguan lambung di dalam tas yang berada di dashboard truk serta minyak angin di dekat korban. Temuan tersebut menjadi bagian dari kondisi yang diperiksa petugas, tetapi belum dapat dipastikan berkaitan dengan penyebab kematiannya.

Jenazah Misru kemudian dievakuasi ke RSUD Kraton untuk menjalani pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan tubuh korban telah mengalami kaku dan lebam mayat. Dokter juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik.

Baca Juga :  Dikira Sudah Padam, Sisa Bara Api Kembali Picu Kebakaran Gudang Kayu di Pekalongan

Kasi Humas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, polisi telah melakukan pemeriksaan di lokasi dan meminta keterangan para saksi untuk mengetahui kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

“Setelah menerima laporan, petugas Polsek Sragi bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Pekalongan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jenazah,” kata Suwarti, Jumat (30/10/2026).

Ia menambahkan, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Kraton untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Barang-barang pribadi milik korban juga masih berada di tempatnya. Untuk penanganan lebih lanjut, jenazah telah dibawa ke RSUD Kraton,” jelasnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam, Lansia di Pemalang Tewas Terpanggang Saat Pulas Tertidur
Mobil Kopdes Jakarta Tabrak Pemotor di Jalur Dieng, Korban Warga Batang Alami Retak Tulang
Dua Anak Lolos dari Kebakaran Rumah di Pekalongan
Diduga Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Pantura Batang
Sigap Hentikan Mobil Saat Muncul Asap, Satu Keluarga Asal Bogor Selamat dari Kebakaran di Batang
Dua Kali Kejadian Keracunan MBG di Batang, Yoyok Soroti Orientasi Bisnis Pemilik SPPG
Dinkes Batang Sebut 42 Warga Konsumsi PMT, 37 Orang Diduga Keracunan
Arsya Bocah di Batang Muntah dan Diare Usai Makan PMT, Ibu Sempat Mengira Sakit Biasa

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Sopir Truk Ditemukan Meninggal dalam Kabin di Jalur Pantura Pekalongan, Terungkap dari GPS Perusahaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Kebakaran Kandang Ayam, Lansia di Pemalang Tewas Terpanggang Saat Pulas Tertidur

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Mobil Kopdes Jakarta Tabrak Pemotor di Jalur Dieng, Korban Warga Batang Alami Retak Tulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Dua Anak Lolos dari Kebakaran Rumah di Pekalongan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Diduga Gagal Nyalip, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Pantura Batang

Berita Terbaru

Alat CT Scan 64 Slice di ruang pemeriksaan radiologi RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk mendukung diagnosis stroke dan berbagai kondisi medis yang membutuhkan pemeriksaan cepat. Layanan ini ditargetkan dapat melayani pasien BPJS Kesehatan mulai 1 November 2026 setelah persetujuan BPJS selesai. (foto: dok istimewa/AI)

Kota Pekalongan

RSUD Bendan Pekalongan Target Layani CT Scan Pakai BPJS Mulai 1 November

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:02 WIB