Investasi ke Guru PAUD, Pemkot Pekalongan Beri Beasiswa S-1

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Penyerahan bantuan beasiswa kepada guru PAUD untuk menyelesaikan pendidikan S-1 dan bantuan pendidikan kepada sejumlah siswa TK serta PAUD, Selasa (20/10/26). Foto: dok istimewa

Penyerahan bantuan beasiswa kepada guru PAUD untuk menyelesaikan pendidikan S-1 dan bantuan pendidikan kepada sejumlah siswa TK serta PAUD, Selasa (20/10/26). Foto: dok istimewa

KANAL KOTA — Pemerintah Kota Pekalongan menempatkan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai kunci utama dalam membangun program Wajib Belajar 13 tahun. Komitmen itu diwujudkan melalui beasiswa studi lanjut Strata 1 (S-1) bagi guru PAUD/TK serta bantuan pendidikan bagi peserta didik PAUD di Kota Pekalongan.

Langkah tersebut disampaikan Wali Kota Pekalongan, H. A. Afzan Arslan Djunaid, atau akrab disapa Aaf, usai membuka Sosialisasi Mini Grand Design Kota Pekalongan Tahun 2026 tentang Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Selasa (20/10/2026).

Menurut Aaf, kualitas pendidikan tidak dapat dibangun hanya di jenjang sekolah dasar ke atas. Ia menegaskan bahwa pendidikan sejak usia dini merupakan fase paling menentukan dalam membentuk karakter, kebiasaan belajar, dan kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

“Sejatinya, yang paling berat itu mendidik dari dasar, dari tingkat yang paling dasar, yaitu PAUD. Mudah-mudahan pembinaan dari usia dini ini berjalan dengan baik sehingga ketika anak-anak melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, kita bisa melahirkan generasi-generasi yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Siswa SMPN 6 Pekalongan Sempat Koma, Dokter Ungkap Hasil CT Scan Kepala Korban

Pemerintah Kota Pekalongan mengalokasikan beasiswa studi lanjut bagi guru PAUD/TK untuk meningkatkan kualifikasi akademik sesuai kebutuhan dan linearitas bidang pendidikan. Pada tahun 2026, anggaran sebesar Rp60 juta disalurkan kepada 12 guru PAUD, dengan bantuan Rp5 juta bagi masing-masing penerima.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri, menambahkan bahwa beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan finansial, melainkan stimulus bagi guru untuk terus mengembangkan kompetensi profesional. Ia berharap dukungan ini meringankan kendala pembiayaan pendidikan sekaligus mempercepat peningkatan kualitas layanan PAUD di Kota Pekalongan.

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Aaf kepada Ufik Nur Laili, guru TK Al Barokah Kota Pekalongan dan Diva Anisa, guru TK ABA Krapyak Kota Pekalongan.

Pemerintah Kota juga memberikan perhatian pada kesejahteraan guru PAUD melalui tambahan insentif, termasuk dukungan terkait Hari Perlindungan Guru. Menurut Aaf, penguatan kompetensi dan kesejahteraan pendidik harus berjalan beriringan agar mutu pembelajaran anak usia dini meningkat secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Damkar Kota Pekalongan Tambah Satu Armada Baru, Bisa Masuk Gang Sempit

Selain memperkuat kapasitas guru, Pemkot Pekalongan juga menyalurkan bantuan pendidikan bagi peserta didik PAUD. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Aqila Misya Safana dari TK Kutilang 1, Hilia Nurul Askiya dari TK Wiji, dan Muh. Zafran dari PAUD Al Muslimah.

Dukungan ini diarahkan untuk memperluas akses anak terhadap pendidikan prasekolah yang berkualitas, sejalan dengan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah sebelum memasuki Sekolah Dasar.

Mabruri menyatakan optimistis bahwa penguatan kualitas pendidik dan dukungan bagi peserta didik akan membuat pelaksanaan wajib belajar satu tahun prasekolah berjalan lebih optimal.

“Langkah ini sekaligus menjadi investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang lebih berkualitas, berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Penurunan Prevalensi Bayi Stunting, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Beras Premium
Perkuat Pendidikan Sejak Usia Dini, Kota Pekalongan Wajibkan Belajar 13 Tahun
Heritage Fun Bike PWI Pekalongan Padukan Olahraga, Wisata dan Pelajaran Sejarah
Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum
Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing
PBN 2026 Jadi Panggung UMKM dan Produk Unggulan Daerah di Kota Pekalongan
Langganan Banjir, Jalan di Pringrejo Dicor TMMD Kota Pekalongan
Pemkot Pekalongan Perkuat Kolaborasi OPD, Targetkan 418 Posyandu Terapkan 6 SPM pada 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Percepat Penurunan Prevalensi Bayi Stunting, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Beras Premium

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Perkuat Pendidikan Sejak Usia Dini, Kota Pekalongan Wajibkan Belajar 13 Tahun

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Heritage Fun Bike PWI Pekalongan Padukan Olahraga, Wisata dan Pelajaran Sejarah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Berita Terbaru

Tim gabungan berupaya memadamkan api yang menghanguskan rumah di Desa Wangandowo, Selasa (20/10/26). Foto: dok istimewa & ilustrasi AI

Peristiwa

Dua Anak Lolos dari Kebakaran Rumah di Pekalongan

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:19 WIB