KANAL PERISTIWA — Tiga mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan diduga digores di kawasan Rumah Dinas Bupati Pekalongan. Namun, muncul perbedaan keterangan mengenai penanganan kasus tersebut.
Plt Bupati Pekalongan Sukirman menyebut kejadian itu sudah diserahkan kepada kepolisian. Sementara Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Candra mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait dugaan perusakan tersebut.
“Bukan rusak, tetapi digores-gores oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan sudah kita pasrahkan kepada kepolisian,” kata Sukirman, Selasa (8/9/2026).
Sukirman mengatakan sedikitnya tiga kendaraan dinas menjadi sasaran. Ketiganya merupakan aset milik Pemkab Pekalongan.
Salah satu kendaraan yang mengalami goresan adalah sedan Toyota Camry hitam berpelat merah G 1 B, yang digunakan sebagai kendaraan dinas Bupati Pekalongan.
Bekas goresan pada bodi mobil tersebut terlihat cukup panjang. Dalam video yang beredar di media sosial, goresan tampak membentang dari bagian panel depan, melewati pintu hingga menuju sisi belakang kendaraan.
Kendaraan lain yang berada di lokasi juga terlihat memiliki bekas goresan berwarna putih pada bodinya.
Menurut Sukirman, Pemkab Pekalongan bersama unsur Forkopimda akan menindaklanjuti kejadian tersebut. Pemerintah daerah juga masih menghitung kerugian akibat kerusakan kendaraan.
“Jadi artinya, memang kita sama-sama sebagai Forkopimda lalu kemudian menyelidiki karena itu aset kita dan lagi kita hitung kerugiannya. Ya semoga saja bisa teratasi,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai bentuk kerusakan, Sukirman menegaskan bahwa yang ditemukan berupa goresan pada bodi kendaraan.
“Goresan. Ya, goresan-goresan begitu,” terangnya.
Namun, ketika dikonfirmasi mengenai laporan tersebut, Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Candra memberikan keterangan berbeda.
Fauzi mengatakan belum ada laporan yang diterima kepolisian terkait kejadian tiga mobil dinas tersebut.
“Belum ada laporan soal laporan itu,” ucap Fauzi.
Perbedaan keterangan ini membuat status penanganan kasus tersebut belum jelas. Di satu sisi, Pemkab Pekalongan menyatakan kejadian telah diserahkan kepada kepolisian. Di sisi lain, Polres Pekalongan menyebut belum menerima laporan.
Belum diketahui kapan aksi penggoresan tersebut terjadi, siapa yang diduga melakukannya, serta motif di balik aksi tersebut.
Kepolisian juga belum dapat melakukan penanganan lebih lanjut sebelum adanya laporan resmi terkait kejadian tersebut.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












