KANAL BATANG — Galangan kapal milik H. Wasto di Dukuh Seturi, Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, nyaris ludes terbakar pada Selasa (25/8/2026) dini hari.
Api membakar tumpukan kayu bengkirai yang menjadi salah satu bahan baku pembuatan kapal. Beruntung, kebakaran cepat diketahui sehingga api tidak sampai merembet ke bagian lain galangan.
Kebakaran pertama kali diketahui Ketua RT setempat, Edi Siswanto (40), sekitar pukul 00.30 WIB saat sedang ronda malam.
Saat melintas di sekitar galangan, Edi melihat kobaran api dari tumpukan kayu bekas potongan kapal. Ia kemudian membangunkan penjaga malam galangan, Suroso (69), yang saat itu sedang tertidur.
Edi juga langsung menghubungi pengurus galangan dan kepolisian untuk meminta bantuan pemadaman api.
Petugas gabungan dari Satpolairud Polresta Batang, Polsek Batang, serta pemadam kebakaran kemudian mendatangi lokasi.
Petugas berjibaku memadamkan api hingga akhirnya kebakaran berhasil ditangani sekitar pukul 01.40 WIB.
Kapolresta Batang KBP Warsono mengatakan, kebakaran diduga berasal dari sisa bara api proses pembengkokan kayu yang dilakukan pekerja pada siang hari.
“Jadi ada proses pembakaran kayu bengkirai dilakukan siang hari agar material mudah dibengkokkan untuk rangka kapal. Meski sempat dipadamkan pada sore harinya, diduga kuat sisa bara api belum sepenuhnya padam hingga kembali membesar saat malam hari,” ungkap Warsono.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, sekitar setengah meter kubik kayu sebitan jenis bengkirai hangus terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp2 juta.
Polisi masih melakukan pemeriksaan di lokasi, meminta keterangan sejumlah saksi dan mengamankan tempat kejadian perkara. Situasi di sekitar galangan kapal kini kembali aman dan kondusif.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD














