Kuliah Gratis ke Tiongkok, Pemkab Batang Buka Jalur bagi Pelajar Kurang Mampu

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pemkab Batang membuka peluang kuliah ke perguruan tinggi di Tiongkok bagi calon mahasiswa kurang mampu yang lolos seleksi, Selasa (18/8/26). Foto: Ilustsrasi AI

Pemkab Batang membuka peluang kuliah ke perguruan tinggi di Tiongkok bagi calon mahasiswa kurang mampu yang lolos seleksi, Selasa (18/8/26). Foto: Ilustsrasi AI

KANAL BATANG – Peluang pelajar Kabupaten Batang melanjutkan kuliah ke luar negeri semakin terbuka. Mulai 2027, pemerintah daerah setempat menargetkan puluhan pelajar bisa melanjutkan pendidikan tinggi di Tiongkok melalui program kerja sama dengan International Trans Education Association (ITEA).

Menariknya, program tersebut menawarkan fasilitas pendidikan dan tempat tinggal gratis bagi peserta yang berhasil lolos seleksi perguruan tinggi di Tiongkok.

Melalui skema tersebut, mahasiswa tidak dibebani biaya kuliah atau tuition fee maupun biaya asrama (dormitory). Peserta hanya perlu menyiapkan biaya kebutuhan hidup selama berada di Tiongkok.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Batang, Eni Triwiyanti, mengatakan biaya hidup mahasiswa diperkirakan kurang dari Rp2 juta per orang setiap bulan.

“Pelajar yang lolos seleksi cukup membayar living cost, biaya kehidupan di sana, yang nominalnya kurang dari Rp2 juta untuk satu orang per bulan,” kata Eni, Selasa (18/8/2026).

Menurut dia, angka tersebut relatif terjangkau jika dibandingkan dengan biaya hidup sekaligus pendidikan yang harus dikeluarkan mahasiswa di sejumlah kota besar di Indonesia.

Tak berhenti pada penyediaan akses kuliah, Pemkab Batang juga menyiapkan dukungan khusus bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga :  Presiden Dijadwalkan Hadiri Akad KPR Massal 62 Ribu Rumah Subsidi dari Batang, Ojol hingga ART Jadi Penerima

Pemerintah daerah akan memberikan dana stimulan untuk 10 calon mahasiswa yang telah lolos seleksi perguruan tinggi di Tiongkok.

Bantuan tersebut antara lain digunakan untuk biaya pendampingan, pemeriksaan kesehatan atau medical check up, hingga pengurusan paspor dan visa.

“Meski penerima insentif dari Pemkab Batang hanya sebanyak 10 orang, kuota keberangkatan pada dasarnya tidak dibatasi oleh pihak penyelenggara,” jelas Eni.

Artinya, kesempatan kuliah di Tiongkok tidak hanya diperuntukkan bagi 10 penerima bantuan pemerintah. Pelajar Batang lainnya yang berhasil lolos seleksi perguruan tinggi tetap memiliki kesempatan berangkat secara mandiri melalui skema yang ditawarkan.

Program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada 2027. Pada tahun pertama, Pemkab Batang menargetkan sedikitnya 30 pelajar dapat diberangkatkan untuk menempuh pendidikan tinggi di Tiongkok.

Namun, pemerintah daerah berharap jumlah tersebut bisa bertambah apabila semakin banyak pelajar Batang yang berhasil diterima di perguruan tinggi mitra.

“Semakin banyak yang dapat diterima di perguruan tinggi China dengan skema beasiswa ini tentu lebih bagus,” ujar Eni.

Program pendidikan ke luar negeri tersebut tidak berdiri sendiri. Pemkab Batang mengaitkannya dengan perubahan wajah ekonomi daerah setelah berkembangnya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang dan masuknya investasi asing.

Baca Juga :  Pelaku Pemeran Vidio Porno 'Bandar Bergetar' Ditetapkan Tersangka

Menurut Eni, kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai dengan standar industri global akan semakin besar.

“Kita harus akui Batang itu sudah menjadi Global Value Chain, maksudnya sudah menjadi rantai pasok industri global. Yang kita tawarkan tidak hanya lokasi yang strategis, tapi juga SDM yang kompeten,” katanya.

Karena itu, kesempatan belajar di luar negeri dinilai dapat menjadi salah satu cara memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kompetensi generasi muda Batang.

Selain mengejar peningkatan kualitas pendidikan, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Batang.

Dengan semakin banyak pelajar Batang yang memiliki pengalaman pendidikan internasional, Pemkab berharap akan terbentuk SDM yang lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja, khususnya industri yang terhubung dengan rantai pasok global.

Program ini sekaligus membuka peluang baru bagi pelajar dari keluarga kurang mampu karena kuliah di luar negeri tidak harus identik dengan biaya mahal, selama mereka mampu memenuhi persyaratan akademik dan lolos seleksi perguruan tinggi yang menjadi bagian dari skema tersebut.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan
Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado
Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir
Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji
Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta
BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang
Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan
Kurangi Biaya Operasional Melaut, Puluhan Nelayan Roban Barat Batang Dilatih Perbaiki Mesin Perahu

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta

Berita Terbaru