Celurit Gagal Dipakai Membunuh Perangkat Desa Kalipancur, Gagang Terlepas Saat Akan Digunakan

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Chandra saat memberikan keterangan kepada wartawan di mapolres setempat, Selasa (28/7/26).

Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Chandra saat memberikan keterangan kepada wartawan di mapolres setempat, Selasa (28/7/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Polisi mengungkap alasan ditemukannya barang bukti gagang celurit tanpa mata bilah tajam di lokasi pembunuhan perangkat Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Rosyanto.

Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Chandra mengatakan senjata tajam itu sebenarnya sempat hendak digunakan pelaku.

Namun saat akan dipakai menyerang korban, bilah tajamnya terlepas dari gagangnya sehingga tidak jadi digunakan.

Baca Juga :  Baru Bebas, Residivis Pembunuhan di Semarang Kembali Ditangkap Gegara 'Serang' Warga Pakai Clurit

“Senjata tajam berupa clurit tadinya mau digunakan untuk melukai korban, tetapi bilah besinya terlepas dari pegangannya,” teranv Fauzi kepada wartawan, Selasa (28/7/2026).

Selain gagang celurit, polisi juga menemukan batu yang diduga digunakan pelaku untuk melukai korbannya saat kejadian.

“Jadi korban dan pelaku sempat berduel. Itu sudah diakui tersangka dan pada tubuh tersangka juga terdapat bekas luka akibat perkelahian,” beber Fauzi.

Baca Juga :  Viral! CCTV Rekam Aksi Pria Bakar Rumah Mantan di Pekalongan, Diduga Tak Rela Sang Pujaan Menikah

Setelah korban tak berdaya, pelalu diduga mencekik korban sebelum membenamkan tubuhnya ke lumpur sawah.

“Dari keterangan tersangka, korban dibawa dalam kondisi tercekik lalu dibenamkan di sawah. Setelah itu lumpur diambil dan ditaruh di bagian wajah korban,” ungkapnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran
Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan
Kenalan dari Medsos, Motor dan HP Anak di Pemalang Malah Dibawa Kabur

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Sabtu, 12 September 2026 - 07:25 WIB

Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari

Sabtu, 12 September 2026 - 07:00 WIB

Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri

Berita Terbaru

Lurah Sumbangkulon Agatha Franky Irawan mengungkap kondisi mental panitia karnaval yang terganggu lantaran tekanan dan serangan di media sosial pasca aksi teatrikal yang banyak mendapat hujatan di dunia maya, Selasa (15/9/26).

Pekalongan

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:41 WIB