Sekolah Rakyat di Subah Diproyeksi Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Pemkab Batang Kebut Persiapan

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kepala Dinsos Kabupaten Batang Wilopo saat meninjau lahan di Kecamatan Subah yang bakal dibangun Sekolah Rakyat, Jum'at (5/6/26). Foto : Istimewa

Kepala Dinsos Kabupaten Batang Wilopo saat meninjau lahan di Kecamatan Subah yang bakal dibangun Sekolah Rakyat, Jum'at (5/6/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, tidak hanya diproyeksikan menjadi pusat pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah setempat.

Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial terus mempercepat berbagai persiapan menjelang dimulainya pembangunan sekolah berasrama tersebut. Hingga awal Juni 2026, kesiapan administrasi dan lahan disebut hampir rampung.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang, Willopo, mengatakan Sekolah Rakyat yang akan dibangun di lahan seluas sekitar 8,3 hektare itu diyakini mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian warga sekitar.

Menurutnya, keberadaan ratusan siswa, tenaga pendidik, pegawai, hingga tenaga pendukung lainnya nantinya akan menciptakan kebutuhan ekonomi yang cukup besar dan berkelanjutan.

“Sekolah ini tidak hanya menjadi sarana pendidikan. Nantinya akan ada kebutuhan konsumsi harian, jasa, hingga berbagai kebutuhan operasional yang dapat melibatkan masyarakat sekitar. Ini tentu menjadi peluang ekonomi yang cukup besar,” kata Willopo, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini fokus menyelesaikan seluruh persyaratan yang menjadi kewenangannya agar proyek strategis tersebut dapat segera memasuki tahap konstruksi.

Baca Juga :  Diduga Rem Blong, Tronton Sruduk Dua Truk yang Mengantre di Jalur Pantura Batang

Progres kesiapan dokumen administrasi saat ini telah mencapai sekitar 99,99 persen. Sejumlah dokumen penting seperti UKL-UPL dan Detail Engineering Design (DED) hampir selesai disusun sebelum dilanjutkan ke tahapan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

Selain itu, aspek legalitas lahan juga telah dipastikan aman. Lokasi pembangunan telah mengantongi Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), tidak berada di kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) maupun Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), serta telah dinyatakan bebas sengketa.

“Lahannya sudah bersertifikat dan statusnya clean and clear. Semua persyaratan dasar yang dibutuhkan untuk pembangunan sudah hampir tuntas,” jelasnya.

Pemkab Batang menargetkan sejumlah pekerjaan awal dapat dimulai pada Juni 2026. Tahapan tersebut meliputi proses tender, penghapusan aset, pekerjaan cut and fill, hingga land clearing atau pematangan lahan.

Jika seluruh proses berjalan sesuai jadwal, pembangunan fisik Sekolah Rakyat ditargetkan mulai dikerjakan pada Juli 2026.

Selain menghadirkan fasilitas pendidikan, sekolah tersebut juga dirancang memiliki sarana sosial dan olahraga seperti lapangan sepak bola dan lapangan basket yang diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Bus Tunas Muda Terbakar di Tol Batang, 15 Penumpang Selamat

Willopo menuturkan, dukungan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga Forkopimcam Subah disebut menyambut positif rencana tersebut karena diyakini akan membawa manfaat jangka panjang bagi daerah.

“Masyarakat berharap pembangunan ini segera terealisasi karena manfaatnya tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga bagi perkembangan wilayah dan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pemerintah pusat yang pelaksanaannya melibatkan sejumlah kementerian. Pembangunan fisik gedung serta penyediaan tenaga pendidik nantinya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan kementerian terkait.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Batang bertanggung jawab menyiapkan lahan dan seluruh dokumen pendukung sebagai bagian dari syarat kesiapan proyek.

“Pemkab berkomitmen menuntaskan seluruh kebutuhan yang menjadi kewenangan daerah agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat Batang,” pungkasnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pembatik Muda Ini Hadirkan Green Batik, Pewarna Alam dan Desain untuk Generasi Baru
Dana Atlet Porprov Rp798 Juta Diduga Lari ke Pasar Saham, Bendahara Koni Kendal Dibui
Empat Pejabat Pekalongan ‘Dijemput’ KPK, Jejak Uang Proyek Outsourcing Mulai Dibedah
PN Pekalongan Vonis Terdakwa Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur Empat Tahun Penjara, Keluarga Korban Menangis Kecewa
Kisah Pilu Ibu di Pekalongan Perjuangkan Keadilan Bagi Putri Kecilnya Korban Dugaan Kejahatan Seksual Ayah Kandung
Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap ART Anak di Bawah Umur, Dokter Gigi di Kota Pekalongan Divonis 9 Tahun Penjara
Sprint Rally di KEK Batang Dibatasi 135 Starter, Pemkab Buka Wacana Sirkuit Permanen
Jaksa Masuk Sekolah, Siswa di Batang Malah Kepo Gaji Aparat Penegak Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Dua Pembatik Muda Ini Hadirkan Green Batik, Pewarna Alam dan Desain untuk Generasi Baru

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Dana Atlet Porprov Rp798 Juta Diduga Lari ke Pasar Saham, Bendahara Koni Kendal Dibui

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Empat Pejabat Pekalongan ‘Dijemput’ KPK, Jejak Uang Proyek Outsourcing Mulai Dibedah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:46 WIB

PN Pekalongan Vonis Terdakwa Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur Empat Tahun Penjara, Keluarga Korban Menangis Kecewa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Kisah Pilu Ibu di Pekalongan Perjuangkan Keadilan Bagi Putri Kecilnya Korban Dugaan Kejahatan Seksual Ayah Kandung

Berita Terbaru