Terbongkar! Rumah Kosong di Pemalang Diduga Jadi Pabrik Cairan Ganja Sintetis, Pasok Enam Daerah Pantura

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Polisi mengamankan satu liter lebih cairan ganja sintetis yang diproduksi di sebuah rumah kosong di Pemalang yang siap diedarkan oleh dua orang yang diduga sebagai produsen sekaligus pengedar barang sitaan tersebut, Selasa (28/7/26). Foto : Ilustrasi AI

Polisi mengamankan satu liter lebih cairan ganja sintetis yang diproduksi di sebuah rumah kosong di Pemalang yang siap diedarkan oleh dua orang yang diduga sebagai produsen sekaligus pengedar barang sitaan tersebut, Selasa (28/7/26). Foto : Ilustrasi AI

PEMALANG, KANALPLUS.ID – Sebuah rumah kosong di Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, diduga dijadikan lokasi produksi cairan ganja sintetis yang siap dipasarkan ke sedikitnya enam daerah di Pantura Jawa Tengah. Praktik tersebut akhirnya terbongkar setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Pemalang menangkap dua pria yang diduga menjadi produsen sekaligus pengedar narkotika jenis baru tersebut.

Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial R (22), warga Desa Bulu dan MR (24), warga Dusun Peron, Kelurahan Petarukan. Keduanya ditangkap di halaman rumah MR pada 10 Juli 2026.

Kasatresnarkoba AKP Wahyudi Wibowo mengatakan, saat penangkapan petugas menemukan satu botol cairan ganja sintetis berukuran 5 mililiter di saku celana salah satu tersangka.

“Pengembangan kemudian mengarah ke sebuah rumah kosong di Desa Bulu yang diduga digunakan sebagai tempat produksi,” kata Wahyudi kepada wartawan, Selasa (28/7/26).

Baca Juga :  Berkas Perkara P21, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Pimpinan Padepokan Padan Ati Dilimpahkan ke Kejari Pekalongan

Saat menggeledah lokasi tersebut, polisi menemukan puluhan botol cairan ganja sintetis siap edar dalam kemasan 5 mililiter dan 10 mililiter. Polisi juga menyita gelas ukur, timbangan digital, alat pengemasan serta perlengkapan lain yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika tersebut.

Dari hasil penyitaan, total barang bukti cairan ganja sintetis yang diamankan mencapai 1.075 mililiter.

Menurut Wahyudi, hasil penyelidikan sementara menunjukkan cairan ganja sintetis itu rencananya akan diedarkan ke sejumlah wilayah di Pantura, yakni Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal hingga Kabupaten Brebes.

Selain cairan ganja sintetis, polisi turut mengamankan dua batang rokok berisi tembakau yang diduga telah dicampur zat sintetis dengan berat sekitar 2,75 gram dan siap digunakan.

Baca Juga :  Sidang Kasus Gacon di Pekalongan Berlanjut, Terdakwa Siapkan Tiga Saksi Meringankan

“Kedua tersangka diduga berperan sebagai produsen cairan ganja sintetis yang siap diedarkan ke sejumlah wilayah di Pantura,” ujar Wahyudi.

Saat ini kedua tersangka telah ditahan di Polres Pemalang untuk menjalani penyidikan lebih lanjut sekaligus pengembangan jaringan peredaran narkotika tersebut.

Atas perbuatannya, keduanya dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika subsider Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran
Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan
Kenalan dari Medsos, Motor dan HP Anak di Pemalang Malah Dibawa Kabur
Rekonstruksi Kasus Mamat Godril Kota Pekalongan, Korban Sempat Kabur Minta Tolong Malah Dikejar dan Kembali Ditusuk

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Sabtu, 12 September 2026 - 07:25 WIB

Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari

Sabtu, 12 September 2026 - 07:00 WIB

Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri

Jumat, 11 September 2026 - 20:18 WIB

Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terbaru