PPP Jateng Genjot Konsolidasi Akar Rumput, Muscab Serentak Jadi Start Mesin Politik Pemilu

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PPP Jateng percepat konsolidasi hingga akar rumput usai Muscab serentak Dapil X, siapkan mesin politik dan targetkan kenaikan kursi DPRD, Minggu (3/5/26). Foto : Istimewa

PPP Jateng percepat konsolidasi hingga akar rumput usai Muscab serentak Dapil X, siapkan mesin politik dan targetkan kenaikan kursi DPRD, Minggu (3/5/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID – Partai Persatuan Pembangunan Jawa Tengah langsung tancap gas usai pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak di Daerah Pemilihan (Dapil) X. Forum ini tak sekadar agenda organisasi, tetapi dijadikan titik awal menghidupkan kembali mesin politik hingga ke tingkat bawah.

Wakil Ketua DPW PPP Jateng, Istajib, menegaskan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) harus segera bergerak cepat setelah terbentuknya kepengurusan baru. Fokus utama adalah memperkuat struktur hingga tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting.

“Begitu Muscab selesai, jangan berhenti. Harus langsung turun konsolidasi ke bawah dan mulai kerja elektoral,” ujarnya dalam Muscab IX PPP Dapil Jateng X di Hotel Dewi Ratih, Minggu (3/5/2026).

Dapil X sendiri mencakup empat wilayah strategis, yakni Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kota Pekalongan.

Baca Juga :  Sidang Dugaan Penculikan Gacon di PN Pekalongan Berlangsung Panas, Hakim Sampai Ketok Palu Tegur Saksi Tidak Konsisten

PPP memasang target peningkatan kursi legislatif di seluruh wilayah. Di Pemalang, perolehan tujuh kursi DPRD ditargetkan bertambah. Sementara di Batang yang saat ini memiliki lima kursi, juga diproyeksikan meningkat pada Pemilu mendatang.

Menurut Istajib, percepatan konsolidasi menjadi kunci untuk mengejar target tersebut. Ia menilai pola Muscab serentak mampu memangkas waktu dan mempercepat transisi dari agenda organisasi ke kerja politik nyata.

“Dengan satu forum bisa menjangkau beberapa DPC sekaligus, jadi lebih efisien dan cepat masuk ke tahapan berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Batang, Nur Faizin, menegaskan Muscab kali ini juga menjadi momentum penting untuk regenerasi kepemimpinan di tubuh partai.

Ia memastikan tidak akan kembali maju sebagai ketua karena telah menjabat dua periode sesuai aturan internal partai. Kursi kepemimpinan selanjutnya akan diisi kader baru melalui mekanisme formatur.

Baca Juga :  Usai Antar Pesanan, Driver Ojol di Pekalongan Meninggal di Separuh Salat Magrib Berjamaah

“Sudah saatnya kader-kader internal melanjutkan estafet organisasi,” ujarnya.

Dalam sistem Muscab, pemilihan tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui tim formatur yang terdiri dari unsur DPC, PAC, DPW, hingga DPP. Tim ini diberi waktu maksimal tujuh hari untuk menyusun struktur kepengurusan baru sebelum diajukan ke pusat untuk disahkan.

PPP menilai Muscab bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, tetapi bagian dari strategi besar menghadapi Pemilu. Konsolidasi yang cepat, kaderisasi yang kuat, serta kerja lapangan yang masif menjadi fokus utama.

Dengan langkah ini, PPP Jateng optimistis mampu meningkatkan perolehan suara sekaligus memperkuat posisi politik di tingkat daerah.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026
23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah
RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun
1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan
Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Warga Batang Bisa Ajukan Perubahan
74 SPPG di Batang Bentuk Paguyuban, Seragamkan Standar Menu MBG
Jembatan Sempit Jadi Biang Macet Jalur Alternatif Menuju KITB, Pelebaran Diusulkan 2027

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:02 WIB

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun

Selasa, 8 September 2026 - 10:57 WIB

1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan

Selasa, 8 September 2026 - 06:35 WIB

Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029

Berita Terbaru