Usai Antar Pesanan, Driver Ojol di Pekalongan Meninggal di Separuh Salat Magrib Berjamaah

Senin, 11 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Inafis Polres Pekalongan saat melakukan olah TKP di tempat wudlu sebuah musala di Kecamatan Karanganyar, Senin (11/5/26).

Tim Inafis Polres Pekalongan saat melakukan olah TKP di tempat wudlu sebuah musala di Kecamatan Karanganyar, Senin (11/5/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Langit senja mulai gelap ketika Juroto (45), seorang pengemudi ojek online asal Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, menyelesaikan satu pesanan terakhirnya di sebuah pondok pesantren di Desa Karangsari, Kecamatan Karanganyar, Minggu 10 Mei 2026. Tak ada yang menyangka, perjalanan mencari nafkah itu menjadi perjalanan terakhir dalam hidupnya.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online itu sempat mengantarkan pesanan ayam geprek ke area Pondok Pesantren sebelum akhirnya ikut menunaikan salat Maghrib berjamaah bersama para santri dan warga sekitar.

Namun di tengah kekhusyukan salat, suasana mendadak berubah haru biru.

Kapolsek Karanganyar, Iptu Slamet Riyadi menjelaskan, korban awalnya terlihat mengikuti salat berjamaah seperti biasa. Akan tetapi saat rakaat ketiga berlangsung, Juroto tiba-tiba keluar dari saf sambil menutupi mulutnya.

Baca Juga :  BI Tegal Luncurkan Sekolah Lapang Iklim Kopi di Pekalongan, Dorong Ekspor dan Kualitas Petani

“Korban keluar menuju area tempat wudhu. Sejumlah saksi mendengar korban batuk cukup keras,” ungkap Slamet Riyadi, Senin (11/5/2026).

Tak lama setelah jamaah menyelesaikan salat, tubuh Juroto ditemukan sudah tergeletak di bawah kran tempat wudhu. Mulutnya diketahui mengeluarkan darah. Kondisi itu membuat para jamaah panik dan berusaha memberikan pertolongan sebelum akhirnya melapor ke pihak kepolisian.

Petugas Polsek Karanganyar bersama tim Inafis Polres Pekalongan dan dokter jaga RSUD Kajen kemudian datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga darah yang keluar berasal dari perdarahan saluran cerna.

Baca Juga :  Kapolres Pekalongan Ingatkan Peran Pemuda Sebagai Penentu Sejarah

“Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan unsur tindak pidana ataupun kekerasan,” jelas Kapolsek.

Di dekat lokasi, masih terdapat barang-barang milik korban yang tersimpan rapi. Mulai dari telepon genggam yang biasa digunakan menerima orderan, tas pinggang berisi dompet dan uang tunai, hingga sepeda motor Honda Vario yang sehari-hari menjadi teman mencari nafkah.

Kisah meninggalnya Juroto meninggalkan duka mendalam bagi keluarga maupun warga sekitar dan terkhusus rekan-,rekannya sesama ojol. Di tengah perjuangan bekerja hingga waktu Maghrib tiba, ia menghembuskan napas terakhir sesaat setelah memenuhi panggilan ibadah.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan memilih tidak dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan oleh keluarga.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Kotak Amal di Jembatan Garuda Merah Putih Mulai Disiapkan, DPRD Ingatkan Jangan Berujung Pungli
Sukirman Sentil Pemprov Jateng, Jembatan Garuda Merah Putih Baru Terwujud Setelah Bertahun-tahun Aspirasi ‘Mentok’
Tunggakan Pajak Kendaraan Jadi Sorotan, Pemkab Pekalongan Kerahkan RT hingga TNI-Polri Kejar Wajib Pajak
Dituntut 1 Tahun Penjara, Duwel Pilih Siapkan Pledoi, Sidang Dilanjutkan Pekan Depan
Jaksa Ungkap Gacon Kehilangan Kemerdekaan dan Alami Luka, Jadi Dasar Tuntutan Duwel
JPU Tuntut Duwel 1 Tahun Penjara di Kasus Gacon, Nilai Unsur Perampasan Kemerdekaan Terbukti
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Seruduk Tiga Kendaraan di Pekalongan, Empat Orang Terluka
Uji Empat Varietas untuk Pasar Pangan dan Pakan, Muhammadiyah Pekalongan Panen Perdana Jagung 3,8 Hektare

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:59

Kotak Amal di Jembatan Garuda Merah Putih Mulai Disiapkan, DPRD Ingatkan Jangan Berujung Pungli

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39

Sukirman Sentil Pemprov Jateng, Jembatan Garuda Merah Putih Baru Terwujud Setelah Bertahun-tahun Aspirasi ‘Mentok’

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:11

Tunggakan Pajak Kendaraan Jadi Sorotan, Pemkab Pekalongan Kerahkan RT hingga TNI-Polri Kejar Wajib Pajak

Senin, 20 Juli 2026 - 14:46

Dituntut 1 Tahun Penjara, Duwel Pilih Siapkan Pledoi, Sidang Dilanjutkan Pekan Depan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:13

Jaksa Ungkap Gacon Kehilangan Kemerdekaan dan Alami Luka, Jadi Dasar Tuntutan Duwel

Berita Terbaru

Ribuan pelari mengikuti ajang UMPP Fun Run 2026 yang digelar, Sabtu (25/7/26). Foto : Istimewa

Olahraga

Target 400 Peserta, UMPP Fun Run Diserbu 1.013 Pelari

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:01