Pembunuh Perangkat Desa Kalipancur Ngaku Sakit Hati Kerap Disuruh-suruh

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Deden Pitono (27) Terduga pelaku pembunuhan terhadap perangkat Desa Kalipancur saat diperiksa polisi mengaku sakit hati kepada korban lantaran kerap disuruh-suruh, Selasa (28/7/26).

Deden Pitono (27) Terduga pelaku pembunuhan terhadap perangkat Desa Kalipancur saat diperiksa polisi mengaku sakit hati kepada korban lantaran kerap disuruh-suruh, Selasa (28/7/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Misteri kematian perangkat Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, akhirnya mulai terungkap. Satreskrim Polres Pekalongan menangkap seorang pria berinisial Deden Pitono (27) yang diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap Rosyanto.

Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Fauzi Surya Chandra mengatakan pelaku ditangkap sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (28/7/2026), di Desa Kalipancur.

“Pelaku sudah kami amankan beserta alat bukti dan barang bukti yang ada di TKP,” kata Fauzi kepada wartawan

Baca Juga :  Enam Mantan Santriwati Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ponpes Padepokan Padang Ati Resmi Lapor Polisi, Terungkap Saat Kejadian Masih di Bawah Umur

Menurutnya, pelaku mengakui sendiri perbuatannya telah menghabisi nyawa korban yang merupakan perangkat Desa Kalipancur.

“Betul, sudah diakui oleh tersangka,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, motif terduga pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban lantaran dipicu rasa sakit hati.

“Motifnya karena sakit hati. Sakit hati karena sering disuruh-suruh dan dikongkoni,” jelas Fauzi.

Baca Juga :  Dugaan Kasus Pencabulan dengan Tersangka Dokter Spesialis Gigi di Kota Pekalongan Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan

Meski demikian, penyidik masih mendalami apakah aksi tersebut telah direncanakan sebelumnya atau terjadi secara spontan.

“Untuk unsur perencanaan masih kami dalami,” terangkan.

Pelaku dijerat Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana subsider Pasal 458 tentang pembunuhan dan subsider Pasal 467 ayat (3) terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri
Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita
Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari
Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis
Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma
Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan di Pekalongan Ungkap Sebelum Melapor Polisi Sempat Konsultasi di Polsek Kutasari
Polisi Minta Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Karnaval Pekalongan Menyerahkan Diri
Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pria di Brebes Tega Bacok Istri, Mertua hingga Anak Balita

Selasa, 15 September 2026 - 13:31 WIB

Dua Kasus Pengeroyokan di Karnaval Simbangkulon Pekalongan Masih Ditangani Polisi, Pelaku Dicari

Sabtu, 12 September 2026 - 08:15 WIB

Usai Diperiksa Polisi, Kakak Adik Pedagang Sosis Korban Pengeroyokan Pulang ke Purbalingga untuk Pulihkan Fisik dan Psikis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:50 WIB

Belum Banyak Istirahat Usai Dianiaya di Karnaval Pekalongan, Kakak Beradik Pedagang Sosis Ini Mengaku Trauma

Berita Terbaru