Paguyuban Mitra MBG Kota Pekalongan Bantah Ajakan Long March 8 Juli, Klaim 8.000 Peserta Disebut Hoaks

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 14:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ketua Paguyuban Mitra MBG, Supriyono didampingi Ketua Satgas SPPG Kota Pekalongan memberikan pernyataan terkait beredarnya informasi ajakan long march mendukung program MBG, Senin (30/6/26).

Ketua Paguyuban Mitra MBG, Supriyono didampingi Ketua Satgas SPPG Kota Pekalongan memberikan pernyataan terkait beredarnya informasi ajakan long march mendukung program MBG, Senin (30/6/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Paguyuban Mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Pekalongan membantah informasi yang beredar mengenai rencana aksi long march mendukung program MBG pada 8 Juli 2026 di Alun-alun Kota Pekalongan. Informasi yang mengatasnamakan DPD HMD Gemas Kota Pekalongan itu dipastikan tidak berasal dari mitra resmi dan disebut sebagai hoaks.

Ketua Paguyuban Mitra MBG Kota Pekalongan, Supriyono, didampingi Ketua Satgas SPPG Balqis Diab, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada koordinasi maupun pemberitahuan kepada para mitra terkait rencana aksi yang diklaim akan diikuti sekitar 8.000 peserta dari unsur relawan, mitra, yayasan, petani, koperasi, hingga pelaku UMKM se-Kota Pekalongan.

Menurut Supriyono, selama dua hari terakhir dirinya telah menghubungi sejumlah mitra MBG dan pihak terkait untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Hasilnya, tidak satu pun mengetahui asal-usul ajakan aksi tersebut.

Baca Juga :  Depresi, Anak 'Bunuh' Ibu Kandung di Kota Pekalongan

“Saya sudah konfirmasi ke beberapa mitra MBG di Kota Pekalongan, semuanya menjawab tidak tahu. Saya juga sudah konfirmasi ke koordinator wilayah SPPI, mereka juga tidak tahu siapa yang membuat informasi itu,” ujarnya kepada wartawan, Senin (30/6/2026).

Ia juga mempertanyakan penggunaan nama DPD HMD Gemas Kota Pekalongan dalam ajakan tersebut. Pasalnya, sejauh yang diketahuinya, kepengurusan organisasi tersebut di Kota Pekalongan belum terbentuk.

“Sepengetahuan kami, DPD Gemas Kota Pekalongan itu belum terbentuk. Kalau memang sudah terbentuk, tentu ada koordinasi dengan para mitra maupun koordinator wilayah SPPI,” katanya.

Supriyono menegaskan, Paguyuban Mitra MBG tidak mempermasalahkan apabila ada masyarakat yang ingin memberikan dukungan terhadap program strategis Presiden. Namun, ia menyayangkan apabila dukungan tersebut dilakukan dengan mengatasnamakan mitra MBG tanpa sepengetahuan para pihak yang disebutkan.

Baca Juga :  Rumor Perangkat Ini Bisa Mengubah Sejarah Teknologi, Tapi Benarkah?

“Kalau gerakannya mendukung program pemerintah tentu tidak masalah. Tetapi kalau mengatasnamakan mitra MBG, itu yang tidak bisa. Sampai hari ini kami sebagai Ketua Paguyuban Mitra MBG Kota Pekalongan juga belum tahu siapa pengurus DPD Gemas di Kota Pekalongan,” tegasnya.

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan kepada para mitra MBG, Supriyono menyimpulkan informasi mengenai rencana aksi long march tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya memastikan, selama dua hari ini sudah komunikasi dengan para tokoh dan mitra MBG di Kota Pekalongan. Tidak satu pun yang mengaku mengetahui informasi itu. Kesimpulannya hoaks,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus
2.500 Warga Pekalongan Usulkan Bedah Rumah, Baru 317 yang Terverifikasi
Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi
DLH Pekalongan Siapkan Mitigasi Cegah TPA Degayu Terbakar, 47 Persen Zona Pasif Ditutup Geomembran
Dinsos Kota Pekalongan Ungkap 3.280 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar Kemensos
TPS 3R Mataram Asri Dioperasikan, Pemkot Pekalongan Mulai Kelola Sampah dari Lingkungan Setda
Data Desil Bansos Masih Bisa Dikoreksi, Wali Kota Pekalongan Minta Warga Laporkan Kalau Tak Sesuai
Lazismu Pekalongan Salurkan Bantuan Peralatan Usaha untuk 16 Pelaku UMKM

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:42 WIB

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Rabu, 9 September 2026 - 09:01 WIB

2.500 Warga Pekalongan Usulkan Bedah Rumah, Baru 317 yang Terverifikasi

Selasa, 8 September 2026 - 09:55 WIB

Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WIB

DLH Pekalongan Siapkan Mitigasi Cegah TPA Degayu Terbakar, 47 Persen Zona Pasif Ditutup Geomembran

Jumat, 4 September 2026 - 10:29 WIB

Dinsos Kota Pekalongan Ungkap 3.280 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar Kemensos

Berita Terbaru

Konsep Green Campus mulai diterapkan di Unikal yang diawali dengan kegiatan peningkatan kapasitas, Kamis (10/9/26). Foto: Istimewa

Kota Pekalongan

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:42 WIB