Kemarau Panjang, Grand Dian Hotel dan Brimob Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Wonokerto

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 13:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Grand Dian Hotel Pekalongan bekerjasama dengan Brimob Kalibanger menyalurkan 10 ribu liter air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Desa Pecakaran, Kamis (3/9/26). Foto: Istimewa

Grand Dian Hotel Pekalongan bekerjasama dengan Brimob Kalibanger menyalurkan 10 ribu liter air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Desa Pecakaran, Kamis (3/9/26). Foto: Istimewa

KANAL PEKALONGAN – Kemarau panjang mulai menyulitkan warga memenuhi kebutuhan air bersih. Kondisi itu dirasakan masyarakat Desa Pecakaran, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.

Melihat kondisi tersebut, Grand Dian Hotel Pekalongan bersama Corp Brimob Pekalongan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga pada Kamis (3/9/2026).

Sebanyak satu truk tangki berisi sekitar 10.000 liter air bersih didistribusikan ke wilayah yang terdampak kekeringan. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan sehari-hari warga, mulai dari konsumsi hingga keperluan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Distribusi air dipusatkan di sejumlah titik yang mengalami kesulitan air bersih, khususnya wilayah RW 5 Desa Pecakaran. Sedikitnya 500 kepala keluarga menjadi sasaran bantuan tersebut.

Warga tampak antusias menerima bantuan. Mereka datang dengan membawa galon, jeriken, ember hingga bak penampungan air portabel untuk menampung air yang dibagikan.

Baca Juga :  Masjid Al-Hikmah Pangkah Pekalongan Jadi Tempat Latihan MB Djuanda, Anggota Bertambah dan Kerap Tampil di Berbagai Daerah

General Manager Grand Dian Hotel Pekalongan, Andi Triantoro, mengatakan bantuan tersebut diberikan setelah pihaknya menerima laporan mengenai kesulitan warga mendapatkan air bersih dalam beberapa pekan terakhir.

“Kami menerima laporan bahwa warga di sini sudah kesulitan mendapatkan air bersih sejak beberapa minggu terakhir. Hari ini, kami bekerja sama dengan Brimob yang dipimpin Iptu Hartadi SH,” kata Andi.

Menurut dia, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kemarau panjang. Meski jumlahnya terbatas, ia berharap air yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga.

“Semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa meringankan beban harian mereka,” ujarnya.

Salah satu warga, Herdo (57), Ketua RT 5 RW 5 Desa Pecakaran, mengaku bantuan tersebut sangat membantu. Menurutnya, warga selama ini harus membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak.

Baca Juga :  Rumah Terbakar Saat Penghuni Pergi, Keluarga Korban Sebut Diduga Korsleting Listrik

“Untuk kebutuhan masak dan minum, kami harus membeli air galon. Bantuan air bersih ini sangat berarti sekali untuk kami,” ungkap Herdo.

Kemarau panjang tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan konsumsi warga, tetapi juga membuat pemenuhan kebutuhan sanitasi sehari-hari menjadi lebih sulit.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Warga diharapkan turut menjaga lingkungan dan sumber air agar ketersediaan air tanah tetap terjaga.

Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat membantu warga menghadapi dampak kemarau, terutama bagi masyarakat yang belum mendapatkan akses air bersih secara memadai.

Penulis : Andi Triantoro

Editor : Achmad Udin

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Kota 300 Ribu Penduduk di Eropa Terlihat Besar, tapi di Indonesia Terasa Kecil?
Masjid Al-Hikmah Pangkah Pekalongan Jadi Tempat Latihan MB Djuanda, Anggota Bertambah dan Kerap Tampil di Berbagai Daerah
KKN Undip Bantu Warga Lumbung Kerep, Informasi Administrasi Kini Lebih Mudah Diakses
Mahasiswa IPB Tinggalkan Dua Solusi Sekaligus di Desa Tanjungsari: Bantu Petani Tingkatkan Produktivitas, Bangun Insinerator Atasi Sampah

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 13:02 WIB

Kemarau Panjang, Grand Dian Hotel dan Brimob Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Wonokerto

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Mengapa Kota 300 Ribu Penduduk di Eropa Terlihat Besar, tapi di Indonesia Terasa Kecil?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:33 WIB

Masjid Al-Hikmah Pangkah Pekalongan Jadi Tempat Latihan MB Djuanda, Anggota Bertambah dan Kerap Tampil di Berbagai Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:00 WIB

KKN Undip Bantu Warga Lumbung Kerep, Informasi Administrasi Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:47 WIB

Mahasiswa IPB Tinggalkan Dua Solusi Sekaligus di Desa Tanjungsari: Bantu Petani Tingkatkan Produktivitas, Bangun Insinerator Atasi Sampah

Berita Terbaru

Alat CT Scan 64 Slice di ruang pemeriksaan radiologi RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk mendukung diagnosis stroke dan berbagai kondisi medis yang membutuhkan pemeriksaan cepat. Layanan ini ditargetkan dapat melayani pasien BPJS Kesehatan mulai 1 November 2026 setelah persetujuan BPJS selesai. (foto: dok istimewa/AI)

Kota Pekalongan

RSUD Bendan Pekalongan Target Layani CT Scan Pakai BPJS Mulai 1 November

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:02 WIB