Gagal Tagih Bonus Perekrutan, Calo ABK di Pekalongan Serang Nahkoda Dengan Sangkur

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiharto menunjukkan pisau sangkur berkarat yang menjadi barang bukti kasus dugaan penyerangan calo ABK terhadap nahkoda kapal di Kabupaten Pekalongan, Rabu (24/6/26) malam

Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiharto menunjukkan pisau sangkur berkarat yang menjadi barang bukti kasus dugaan penyerangan calo ABK terhadap nahkoda kapal di Kabupaten Pekalongan, Rabu (24/6/26) malam

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Perselisihan terkait bonus perekrutan anak buah kapal (ABK) diduga menjadi pemicu ketegangan antara seorang nahkoda dan bawahannya di Kabupaten Pekalongan. Konflik yang awalnya hanya berkaitan dengan urusan pekerjaan itu akhirnya berujung pada dugaan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Peristiwa tersebut melibatkan MG (32), warga Kabupaten Batang, dan Agus Slamet (45), seorang nahkoda kapal asal Wonokerto Kulon, Kabupaten Pekalongan.

Kapolsek Wiradesa Iptu Maman Sugiharto mengatakan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, pelaku mendatangi korban untuk menanyakan bonus yang sebelumnya dijanjikan atas pekerjaan yang telah dilakukannya.

“Motif sementara yang kami dapatkan, pelaku datang untuk menanyakan bonus yang dijanjikan oleh juru mudi. Nilainya berapa masih kami dalami,” kata Maman kepada wartawan, Rabu (24/6/2026) malam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku beberapa kali mendatangi rumah korban setelah kapal tempat mereka bekerja bersandar. Namun pertemuan yang seharusnya membahas persoalan pekerjaan justru berubah menjadi pertengkaran.

Baca Juga :  Ditabrak hingga Diserang Pecahan Botol, Pria di Batang Nekat Bacok Mantan Istri di Tengah Jalan

Saat datang untuk ketiga kalinya pada Rabu malam, pelaku diduga membawa sangkur dan terlibat cekcok dengan korban. Dalam situasi memanas itu, pelaku mengarahkan senjata tajam ke arah korban.

Beruntung, nahkoda kapal tersebut berhasil menghindar sehingga tidak mengalami luka.

“Korban dalam keadaan sehat dan saat ini masih dimintai keterangan oleh penyidik,” ujar Maman.

Kejadian itu segera mengundang perhatian warga sekitar. Pelaku yang berusaha melarikan diri berhasil diamankan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada polisi.

Menurut Kapolsek, pelaku sempat diamankan di rumah seorang warga yang merupakan anggota Polri untuk menghindari amukan massa.

“Pelaku sempat diamuk warga sehingga mengalami luka memar di bagian wajah dan beberapa bagian tubuh. Sekitar sepuluh menit kemudian anggota kami datang dan membawanya ke Polsek,” jelasnya.

Baca Juga :  Polisi Temukan Gagang Celurit di Lokasi Tewasnya Perangkat Desa Kalipancur

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan pelaku dalam kondisi sadar dan tidak berada di bawah pengaruh minuman keras maupun obat-obatan.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau sangkur yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.

Saat ini penyidik masih mendalami hubungan kerja antara pelaku dan korban, termasuk janji bonus yang menjadi sumber perselisihan. Polisi juga masih mengumpulkan alat bukti untuk menentukan apakah perkara tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Kami masih melengkapi keterangan dan bukti-bukti. Jika unsur pidananya terpenuhi, tentu akan kami tingkatkan ke tahap penyidikan,” tegas Maman.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Celurit Gagal Dipakai Membunuh Perangkat Desa Kalipancur, Gagang Terlepas Saat Akan Digunakan
Pelaku Diduga Sempat Bakar Celana dan Buang Baju untuk Hilangkan Jejak Pembunuhan Perangkat Desa Kalipancur
Motor Korban Dititipkan ke Rumah Pelaku, Polisi Ungkap Hubungan Dekat Sebelum Pembunuhan
Polisi Ungkap Detik-detik Pembunuhan Perangkat Desa Kalipancur, Korban Dicekik lalu Dibenamkan ke Lumpur Sawah
Pembunuh Perangkat Desa Kalipancur Ngaku Sakit Hati Kerap Disuruh-suruh
Selain Jadi Perangkat Desa, Korban Dugaan Pembunuhan di Kalipancur Tiap Malam Jaga UsahaTernak Belut di TKP
Perangkat Desa Kalipancur yang Tewas di Sawah Tinggalkan Istri dan Empat Anak
Sebelum Ditangkap, Sikap Terduga Pelaku Sempat Bikin Kades Curiga dan Ujungnya Mengakui Perbuatannya Setelah Diinterogasi Polisi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:52 WIB

Celurit Gagal Dipakai Membunuh Perangkat Desa Kalipancur, Gagang Terlepas Saat Akan Digunakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:06 WIB

Pelaku Diduga Sempat Bakar Celana dan Buang Baju untuk Hilangkan Jejak Pembunuhan Perangkat Desa Kalipancur

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:38 WIB

Motor Korban Dititipkan ke Rumah Pelaku, Polisi Ungkap Hubungan Dekat Sebelum Pembunuhan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:09 WIB

Polisi Ungkap Detik-detik Pembunuhan Perangkat Desa Kalipancur, Korban Dicekik lalu Dibenamkan ke Lumpur Sawah

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:54 WIB

Pembunuh Perangkat Desa Kalipancur Ngaku Sakit Hati Kerap Disuruh-suruh

Berita Terbaru