Enam Mantan Santriwati Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ponpes Padepokan Padang Ati Resmi Lapor Polisi, Terungkap Saat Kejadian Masih di Bawah Umur

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Terduga pelaku pencabulan yang merupakan pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, KH ARF dikawal polisi menuju musala Polres Pekalongan Kota untuk salat dhuhur, Rabu (27/5/26)

Terduga pelaku pencabulan yang merupakan pimpinan Ponpes Padepokan Padang Ati, KH ARF dikawal polisi menuju musala Polres Pekalongan Kota untuk salat dhuhur, Rabu (27/5/26)

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Sebanyak enam mantan santriwati dari Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati, akhirnya memberikan keterangan kepada penyidik PPA Polres Pekalongan Kota, terkait dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh oknum pimpinan pondok.

Kuasa hukum korban, Ahmad Fauzi mengatakan seluruh pelapor yang saat ini telah diperiksa setelah mendapat pendampingan psikolog yang didatangkan khusus.

“Yang hari ini memberikan keterangan di polres rata-rata mantan santri, berjumlah enam orang,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (27/5/2026).

Fauzi mengungkapkan usia korban saat ini bervariasi, mulai dari 17 tahun hingga di atas 30 tahun. Namun sebagian besar dugaan peristiwa terjadi ketika korban masih berusia di bawah 18 tahun.

Baca Juga :  SPPG Pecalungan Disidak, DPRD Batang Temukan Banyak Pelanggaran Standar Mulai dari Lalat hingga Drainase

“Kalau tahun 2008 ada korban yang masih berumur 14 tahun. Rata-rata kejadian yang hari ini melapor, peristiwanya saat korban belum umur 18 tahun,” ungkapnya.

Ia menyebut dugaan kekerasan seksual itu terjadi dalam rentang waktu panjang, mulai 2008 hingga 2025 atau dalam kurun kurang lebih 15 tahun terakhir.

“Sebelumnya para korban ini enggan melapor karena banyak tekanan, salah satunya aib dan psikis karena bagaimanapun terduga pelaku ini adalah sosok kyai yang sangat ditokohkan,” bebernya.

Baca Juga :  Viral Jukir Diduga Premanisme di Jalan Hayam Wuruk Pekalongan, Polisi Turun Tangan

Sementara Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi mengatakan korban yang datang melapor berasal dari berbagai daerah, seperti Pekalongan, Batang, Pemalang hingga Semarang.

“Saat ini masih enam saksi sedang menjalani pemeriksaan. Jumlah ini kemungkinan masih akan bertambah,” katanya.

Pihaknya sebelumnya telah melakukan pendekatan secara hati ke hati kepada keluarga maupun saksi korban terkait penanganan dengan melibatkan psikolog untuk membantu memulihkan trauma.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran
Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan
Kenalan dari Medsos, Motor dan HP Anak di Pemalang Malah Dibawa Kabur
Rekonstruksi Kasus Mamat Godril Kota Pekalongan, Korban Sempat Kabur Minta Tolong Malah Dikejar dan Kembali Ditusuk
Sidang Praperadilan Perkara Padepokan Padang Ati Ditunda, Polisi Kirim Surat Resmi
Remaja di Batang Diduga Hendak Tawuran, Polisi Sita Sabit hingga Celurit
Foto Sekali Lihat di Fitur What’s App Berujung Pemerasan, Warga Batang Dipaksa Bayar Rp500 Ribu Usai Diancam Gambar Disebar
Polresta Batang Ungkap Peredaran 779 Gram Sabu, Kurir ‘Kuda’ Ditangkap di Banyuputih

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:18 WIB

Kenapa Tak Ada Polisi Saat Pedagang Sosis Dikeroyok Belasan Pemuda di Karnaval Pekalongan, Ini Penjelasan Kapolsek Buaran

Jumat, 11 September 2026 - 19:53 WIB

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan

Jumat, 11 September 2026 - 14:39 WIB

Kenalan dari Medsos, Motor dan HP Anak di Pemalang Malah Dibawa Kabur

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Rekonstruksi Kasus Mamat Godril Kota Pekalongan, Korban Sempat Kabur Minta Tolong Malah Dikejar dan Kembali Ditusuk

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Sidang Praperadilan Perkara Padepokan Padang Ati Ditunda, Polisi Kirim Surat Resmi

Berita Terbaru

Kapolsek Buaran AKP Sunarto masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan meminta para pelaku pengeroyokan agar koperatif menyerahkan diri, Jumat (11/9/26).

Kriminal

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Pedagang Sosis di Pekalongan

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:53 WIB