Dandim Baru Pekalongan Ajak Wartawan Perkuat Klarifikasi Informasi, Cegah Hoaks Ganggu Kondusivitas

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Dandim Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi saat memberikan sambutan di hadapan puluhan wartawan kota dan Kabupaten Pekalongan di aula makodim setempat, Jumat (3/7/26) malam.

Dandim Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi saat memberikan sambutan di hadapan puluhan wartawan kota dan Kabupaten Pekalongan di aula makodim setempat, Jumat (3/7/26) malam.

KOTA PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi mengajak wartawan di Kota dan Kabupaten Pekalongan memperkuat komunikasi serta budaya klarifikasi sebelum mempublikasikan informasi kepada masyarakat.

Ajakan itu disampaikan dalam pertemuan silaturahmi dan perkenalan bersama wartawan setempat. Pertemuan tersebut menjadi salah satu agenda awal Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi setelah menjabat sebagai Dandim 0710 Pekalongan.

Menurutnya, Kodim 0710 Pekalongan membawahi dua wilayah dengan dinamika yang berbeda, yakni Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan. Karena itu, peran media dinilai penting dalam menjaga suasana tetap kondusif melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau ada informasi, mari kita saling berbagi dan saling klarifikasi sebelum dipublikasikan. Supaya berita yang menjadi konsumsi masyarakat dapat diterima dengan baik dan tidak menimbulkan dampak yang tidak diinginkan,” kata Nurul Chabibi dihadapan puluhan wartawan yang hadir, Jumat (3/7/2026) malam.

Ia menilai perkembangan media sosial telah membawa dua sisi. Di satu sisi, media sosial membantu masyarakat memperoleh informasi secara cepat. Namun di sisi lain, ruang digital juga berpotensi menjadi saluran penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Menurutnya, informasi yang tidak valid, judul yang berlebihan, maupun narasi yang dipotong tanpa konteks dapat memengaruhi kondisi psikologis masyarakat. Situasi itu, kata dia, perlu diantisipasi bersama agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu.

Baca Juga :  Rokok Ilegal Disembunyikan di Kamar Tidur, Razia Gabungan di Batang Bongkar 'Gudang Mini' Warung Madura

“Jangan sampai Kota Pekalongan maupun Kabupaten Pekalongan dirusak oleh orang-orang yang punya kepentingan kelompok. Dampaknya bisa berupa kerugian materiil, bahkan membuat suasana masyarakat menjadi takut,” ujarnya.

Dandim mengajak organisasi wartawan, termasuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota dan Kabupaten Pekalongan, untuk membangun sinergi yang sehat dengan Kodim. Sinergi tersebut, menurutnya, bukan untuk membatasi kerja jurnalistik, melainkan membuka ruang konfirmasi agar informasi yang beredar tidak keliru.

Ia menyebut prinsip tabayun atau klarifikasi penting diterapkan, terutama ketika muncul informasi yang berpotensi memicu keresahan. Media tetap memiliki kebebasan menjalankan fungsi kontrol sosial, namun perlu mempertimbangkan dampak jangka menengah dan panjang dari sebuah pemberitaan.

“Kalau ada yang kurang atau menyimpang, silakan diingatkan. Tetapi perlu diklarifikasi dulu. Jangan sedikit-sedikit viral, karena itu bisa membuat kondisi psikologis masyarakat tidak baik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Nurul Chabibi juga memperkenalkan latar belakang perjalanan dinasnya. Perwira kelahiran Magelang itu mengaku tidak asing dengan Jawa Tengah karena pernah berdinas di Salatiga dan Jepara, selain memiliki pengalaman penugasan di sejumlah wilayah luar Jawa.

Baca Juga :  Presiden Dijadwalkan Hadiri Akad KPR Massal 62 Ribu Rumah Subsidi dari Batang, Ojol hingga ART Jadi Penerima

Ia pernah menjalani penugasan awal di Merauke, Papua, pada 2006. Selama sembilan tahun bertugas di Papua, ia menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas dan akses wilayah. Setelah itu, ia melanjutkan penugasan di Salatiga, Jepara, Muara Enim, Palembang, hingga Halmahera Barat, Maluku Utara.

Nurul Chabibi juga pernah mendapat amanah memimpin satuan dalam tugas operasi di Papua Pegunungan. Dari pengalaman tersebut, ia menilai keamanan dan kondusivitas wilayah tidak dapat dibangun hanya melalui pendekatan aparat, melainkan membutuhkan dukungan pemerintah, masyarakat, tokoh lokal, serta media.

“Esensinya, TNI hadir untuk menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Itu tidak bisa dilakukan sendiri, harus bersama-sama dengan semua elemen,” ucapnya.

Ia berharap pertemuan dengan wartawan tidak berhenti pada agenda seremonial. Kodim 0710 Pekalongan, kata dia, ingin membuka ruang komunikasi yang lebih rutin dengan insan pers agar setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat dipahami secara utuh dan disampaikan kepada publik secara proporsional.

“Sudah lama kita tidak kumpul dan ngopi bersama wartawan. Mudah-mudahan setelah ini komunikasi dan kolaborasi bisa lebih sering dilakukan,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duta Besar Belanda Sanjung Green Batik Pekalongan sebagai Inovasi Berbasis Tradisi
Green Batik Pekalongan Diperkenalkan Lewat Pameran di Museum Batik, Duta Besar Belanda Hadir Langsung
Jabatan Strategis Asisten Administrasi Umum Lowong, Pemkot Pekalongan Terapkan Manajemen Talenta
Purna Tugas, 22 ASN Pemkot Pekalongan Diminta Tetap Aktif di Masyarakat
Percepat Penurunan Prevalensi Bayi Stunting, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Beras Premium
Investasi ke Guru PAUD, Pemkot Pekalongan Beri Beasiswa S-1
Perkuat Pendidikan Sejak Usia Dini, Kota Pekalongan Wajibkan Belajar 13 Tahun
Heritage Fun Bike PWI Pekalongan Padukan Olahraga, Wisata dan Pelajaran Sejarah

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:51 WIB

Duta Besar Belanda Sanjung Green Batik Pekalongan sebagai Inovasi Berbasis Tradisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:26 WIB

Green Batik Pekalongan Diperkenalkan Lewat Pameran di Museum Batik, Duta Besar Belanda Hadir Langsung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Jabatan Strategis Asisten Administrasi Umum Lowong, Pemkot Pekalongan Terapkan Manajemen Talenta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Purna Tugas, 22 ASN Pemkot Pekalongan Diminta Tetap Aktif di Masyarakat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Percepat Penurunan Prevalensi Bayi Stunting, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Beras Premium

Berita Terbaru