Bukan Cuma KTP, ATM Pasangan Lansia di Pekalongan ini Ternyata Dikuasai Orang Lain

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pendamping desa dan Operator DTSEN Desa Kayugeritan sekaligus Kadus Kayunan Neli Setyoningsih memperlihatkan keberhasilan reaktivasi bansos pasangan lansia Dayat dan Darmi yang sempat dicoret lantaran terindikasi judi online, Minggu (30/8/26).

Pendamping desa dan Operator DTSEN Desa Kayugeritan sekaligus Kadus Kayunan Neli Setyoningsih memperlihatkan keberhasilan reaktivasi bansos pasangan lansia Dayat dan Darmi yang sempat dicoret lantaran terindikasi judi online, Minggu (30/8/26).

KANAL PEKALONGAN — Pemerintah Desa Kayugeritan, Kabupaten Pekalongan, menemukan persoalan lain dalam kasus pasangan lansia Dayat (70) dan Darmi (63). Selain identitas mereka diduga digunakan tetangga, kartu ATM milik Darmi juga disebut berada di tangan orang lain.

Operator Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desa Kayugeritan sekaligus Kepala Dusun Kayunan, Neli Setyoningsih, mengatakan pihak desa kini tengah berupaya melacak keberadaan kartu ATM tersebut.

“Saya sempat klarifikasi ke seseorang. ATM-nya dibawa orang lain,” kata Neli kepada kanalplus.id, Minggu (30/8/2026).

Baca Juga :  Korban FZ Mengaku Dugaan Persetubuhan Terjadi Berulang di Padepokan Padang Ati, Polisi Dalami Keterangan

Keberadaan ATM menjadi penting karena sebelumnya pemerintah desa telah mengajukan sanggahan atas data Darmi yang terindikasi terkait aktivitas judi online.

Neli mengatakan sanggahan tersebut sudah disetujui pemerintah pusat dan proses reaktivasi bantuan sosial telah berjalan.

Namun, pemerintah desa masih harus memastikan keberadaan ATM yang berkaitan dengan rekening penerima bantuan.

“Jadi sudah disetujui oleh pusat, tinggal menunggu notifikasi bansosnya masuk kembali,” ujarnya.

Pendamping PKH yang mendampingi wilayah tersebut juga menilai keberadaan ATM perlu ditelusuri sebelum dilakukan pengurusan kartu baru.

Baca Juga :  Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Warga Batang Bisa Ajukan Perubahan

“Berarti perlu mendatangi yang pegang ATM itu,” ucap pendamping PKH yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Menurut dia, persoalan ATM perlu dibereskan terlebih dahulu agar proses administrasi berikutnya tidak menimbulkan masalah baru.

Kasus tersebut membuat pemerintah desa harus menelusuri lebih jauh penggunaan identitas dan rekening pasangan lansia tersebut, terutama karena Darmi mengaku tidak memahami berbagai transaksi maupun urusan administrasi keuangan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih
Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter
Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu
MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon
Sekda Pekalongan Angkat Bicara, Panitia Karnaval Sebagai Respons Video Viral Aksi Mirip Ritual Satanik

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Rabu, 16 September 2026 - 07:46 WIB

Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai

Selasa, 15 September 2026 - 12:41 WIB

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Berita Terbaru