Polres Pekalongan Evaluasi Keselamatan Sopir SPPG Usai Dua Kecelakaan Tunggal

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ratusan pengemudi mobil SPPG mengikuti pelatihan dan keselamatan yang digelar Satlantas Polres Pekalongan pasca dua kecelakaan yang melibatkan dua mobil MBG, Minggu (17/5/26).

Ratusan pengemudi mobil SPPG mengikuti pelatihan dan keselamatan yang digelar Satlantas Polres Pekalongan pasca dua kecelakaan yang melibatkan dua mobil MBG, Minggu (17/5/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Dua kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan Satuan Pelayanan Pengangkutan Gas (SPPG) di wilayah Kabupaten Pekalongan mendorong jajaran Satlantas Polres Pekalongan mengambil langkah cepat. Kepolisian mengumpulkan ratusan sopir SPPG untuk mengikuti pelatihan keselamatan berkendara dan pemeriksaan kesehatan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Kegiatan pembekalan yang berlangsung di Aula Setia Polres Pekalongan, Sabtu (16/5/2026), diikuti sebanyak 176 pengemudi dari 88 armada SPPG yang beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Pekalongan.

Kasat Lantas Polres Pekalongan, AKP Alfian Kharisma Putra, mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan pengemudi setelah terjadinya dua insiden kecelakaan tunggal sebelumnya.

Menurutnya, para sopir dibekali berbagai materi penting mulai dari etika berlalu lintas, pemahaman aturan dasar di jalan raya, hingga teknik defensif driving atau mengemudi antisipatif.

Baca Juga :  Rizal Bawazier Kaget Jalan Sehat Perdana di Wuled Pekalongan Diserbu 2.000 Warga

“Pembekalan ini kami berikan agar para pengemudi memiliki kemampuan dan teknik berkendara yang baik, sehingga lebih siap menghadapi berbagai situasi di jalan dan meminimalkan risiko kecelakaan,” katanya.

Tak hanya teori, para peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik mereka tetap layak saat menjalankan tugas distribusi. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi bahan rekomendasi bagi pengelola SPPG di Kabupaten Pekalongan.

AKP Alfian menegaskan, keselamatan pengemudi menjadi perhatian utama karena mereka memegang peran penting dalam mendukung kelancaran distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketepatan waktu pengiriman makanan dinilai sangat bergantung pada kesiapan armada dan pengemudi di lapangan.

“Kami ingin memastikan para pengemudi tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga memiliki kesiapan fisik dan mental saat berkendara,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Dalami DNA di Pisau dan Data Ponsel dalam Kasus Tewasnya Daniel Faza di Karangdadap Pekalongan

Selain mendapat materi di dalam ruangan, para sopir juga mengikuti praktik berkendara untuk menguji kemampuan teknis mereka dalam menghadapi berbagai kondisi jalan.

Salah satu peserta pelatihan, Santo, mengaku kegiatan tersebut memberikan banyak pengetahuan baru yang berguna untuk pekerjaan sehari-hari. Ia menyebut pelatihan seperti ini baru pertama kali diikuti bersama para pengemudi SPPG lainnya.

“Materinya sangat bermanfaat, terutama tentang keselamatan berkendara dan kesiapan saat bertugas di lapangan,” katanya.

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan bisa diterapkan saat bekerja sehingga distribusi makanan bergizi kepada masyarakat dapat berjalan lancar dan aman.

“Semoga kami semua bisa menjalankan tugas dengan selamat dan makanan dari program pemerintah dapat sampai tepat waktu kepada anak-anak penerima manfaat,” tambahnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Pekalongan Soroti Kasus Dugaan Mesum Kepsek dan Guru, Minta Proses Sesuai Aturan
Jalan Mulus Depan Kantor Bupati Pekalongan Diaspal Ulang dengan Anggaran Rp755 Juta, Warga Mrepet Begini
Kasus Video Tak Senonoh Oknum Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan Tunggu Sanksi Berat
Pohon Pinus Tumbang Timpa Kabel Listrik, Nyaris Picu Kebakaran Hutan Petungkriyono
Buruh Serabutan di Pekalongan Disurati DJP soal Data Pembelian Rp1,7 Miliar, Pihak Desa Telusuri Kebenarannya
Kepala SD Negeri di Pekalongan Dicopot Usai Terbukti Mesum dengan Guru di Sekolah
Utang Pasangan Lansia Dayat-Darmi di Pekalongan Mulai Tuntas, Pinjaman Mekar dan BTPN Dilunasi
Pemkab Pekalongan Pastikan Utang Pasangan Lansia Dayat-Darmi Diselesaikan Kekeluargaan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:50 WIB

DPRD Pekalongan Soroti Kasus Dugaan Mesum Kepsek dan Guru, Minta Proses Sesuai Aturan

Senin, 7 September 2026 - 15:41 WIB

Jalan Mulus Depan Kantor Bupati Pekalongan Diaspal Ulang dengan Anggaran Rp755 Juta, Warga Mrepet Begini

Senin, 7 September 2026 - 11:29 WIB

Kasus Video Tak Senonoh Oknum Kepala Sekolah dan Guru di Pekalongan Tunggu Sanksi Berat

Sabtu, 5 September 2026 - 09:30 WIB

Pohon Pinus Tumbang Timpa Kabel Listrik, Nyaris Picu Kebakaran Hutan Petungkriyono

Sabtu, 5 September 2026 - 08:57 WIB

Buruh Serabutan di Pekalongan Disurati DJP soal Data Pembelian Rp1,7 Miliar, Pihak Desa Telusuri Kebenarannya

Berita Terbaru

Konsep Green Campus mulai diterapkan di Unikal yang diawali dengan kegiatan peningkatan kapasitas, Kamis (10/9/26). Foto: Istimewa

Kota Pekalongan

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:42 WIB