Tak Hanya Pedagang Sosis yang Dikeroyok, Seorang Penonton Juga Jadi Korban di Karnaval Simbangkulon Pekalongan

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 10:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota membenarkan adanya dua laporan pengeroyokan saat karnaval di Simbangkulon, Selasa (15/9/26).

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota membenarkan adanya dua laporan pengeroyokan saat karnaval di Simbangkulon, Selasa (15/9/26).

KANAL KOTA – Kasus pengeroyokan dalam acara Simbangkulon Night Carnival (SKNC) di Desa Simbangkulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, disebut tidak hanya menimpa kakak-adik pedagang sosis.

Sebelum insiden terhadap pedagang sosis yang kemudian viral di media sosial, seorang penonton asal Desa Tengeng Wetan, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, juga mengaku menjadi korban pengeroyokan.

Hal itu disampaikan Muhammad Subhan (30), kakak korban Muhammad Syahrul Arwan (27), usai mendampingi sejumlah saksi menjalani pemeriksaan di Polres Pekalongan Kota, Selasa (15/9/2026).

Subhan mengatakan, adiknya datang ke lokasi karnaval bersama tiga temannya. Saat itu, Syahrul berada agak di belakang, sementara tiga temannya berada di depan.

Tiga teman Syahrul kemudian mencari keberadaan korban dengan memanggil-manggil namanya. Namun, menurut Subhan, saat itulah mereka justru didatangi dan dikeroyok.

Baca Juga :  Utang Pasangan Lansia Dayat-Darmi di Pekalongan Mulai Tuntas, Pinjaman Mekar dan BTPN Dilunasi

“Enggak ada sebab apa-apa itu, hanya penonton. Adik saya itu penonton,” ungkap Subhan kepada kanalplus.id, Selasa (15/9/26).

Menurut dia, Syahrul kemudian ikut menjadi sasaran. Korban disebut sempat dipukul hingga terjatuh. Subhan mengatakan bagian tubuh yang mengalami luka antara lain kepala, leher dan dada.

“Ya adik saya sempat jatuh saat dikeroyok,” ucapnya.

Subhan mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa saja yang melakukan pengeroyokan. Ia menyebut keluarganya mengandalkan bukti video untuk membantu mengungkap kejadian tersebut.

“Kayaknya enggak tahu. Yang penting ada videonya itu buktinya,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, Syahrul mengalami sejumlah luka dan masih merasakan nyeri di bagian dada. Kondisinya kini disebut mulai membaik, tetapi korban belum dapat kembali bekerja.

“Iya, kondisinya masih sakit terutama di ulu hati, jadi enggak berangkat kerja njahit,” jelas Subhan.

Baca Juga :  Mayat Lansia Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Lahan Perhutani Pekalongan

Subhan mengatakan keluarganya telah melaporkan kejadian tersebut dan memilih agar kasus diproses melalui jalur hukum.

“Iya, kami keluarga minta proses hukum saja para pelakunya,” tuturnya.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung sekitar pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, tiga orang saksi yang berada di lokasi bersama korban turut dimintai keterangan.

Subhan berharap proses hukum dapat mengungkap kejadian yang menimpa adiknya. Ia juga mengaku keluarganya sempat panik setelah mengetahui Syahrul menjadi korban pengeroyokan.

“Alhamdulillah Allah sudah melindungi, tidak sampai kejadian yang lebih jauh,” bebernya.

Kasus pengeroyokan terhadap Syahrul ini disebut terjadi sebelum insiden lain yang menimpa kakak-adik pedagang sosis dalam rangkaian acara karnaval tersebut. Kedua peristiwa itu kini menjadi bagian dari sorotan terhadap keamanan pelaksanaan SKNC.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung
Korban Kapal Karam di Muara Pelabuhan Pekalongan Dijemput Keluarga
Cerita Dua dari Lima Kapal Masuk Muara Pelabuhan Pekalongan Saat Cuaca Buruk Dilaporkan Karam Digulung Ombak
Sodik Saksikan Detik-detik Kapal Muhayat Hancur Dihantam Ombak Muara Pelabuhan Pekalongan
Berpegangan pada Batu Saat Dihantam Ombak, Budi Selamat dari Kapal Pecah di Muara Pekalongan
Perahu Nelayan Pecah Dihantam Ombak di Muara Pekalongan, Satu Korban Dilaporkan Tewas
Pedagang Sosis Cerita Detik-detik Dikeroyok Belasan Pemuda di Pekalongan Gegara Klakson
Mayat Lansia Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Lahan Perhutani Pekalongan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:08 WIB

Tak Hanya Pedagang Sosis yang Dikeroyok, Seorang Penonton Juga Jadi Korban di Karnaval Simbangkulon Pekalongan

Minggu, 13 September 2026 - 06:49 WIB

Berjalan di Rel, Lansia di Batang Tewas Tertemper KA Kaligung

Minggu, 13 September 2026 - 00:54 WIB

Korban Kapal Karam di Muara Pelabuhan Pekalongan Dijemput Keluarga

Minggu, 13 September 2026 - 00:29 WIB

Cerita Dua dari Lima Kapal Masuk Muara Pelabuhan Pekalongan Saat Cuaca Buruk Dilaporkan Karam Digulung Ombak

Minggu, 13 September 2026 - 00:04 WIB

Sodik Saksikan Detik-detik Kapal Muhayat Hancur Dihantam Ombak Muara Pelabuhan Pekalongan

Berita Terbaru

Lurah Sumbangkulon Agatha Franky Irawan mengungkap kondisi mental panitia karnaval yang terganggu lantaran tekanan dan serangan di media sosial pasca aksi teatrikal yang banyak mendapat hujatan di dunia maya, Selasa (15/9/26).

Pekalongan

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:41 WIB