KANAL BISNIS – Mie ayam merupakan salah satu makanan yang mudah ditemukan hampir di setiap kota. Dari gerobak sederhana hingga restoran, makanan berbahan dasar mi dengan topping ayam ini mempunyai banyak bentuk usaha.
Tetapi pernahkah terpikir berapa banyak orang yang mencari nafkah dari menjual mie ayam di Indonesia? Jawabannya ternyata belum tersedia dalam satu angka resmi nasional.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 5,28 juta usaha penyediaan makanan dan minuman di Indonesia pada 2024. Namun, statistik tersebut dikelompokkan berdasarkan jenis kegiatan usaha, bukan berdasarkan menu tertentu.
Artinya, tidak tersedia tabel BPS yang secara khusus mengatakan berapa jumlah penjual mie ayam.
Mengapa sulit dihitung? karena satu usaha bisa menjual beberapa menu sekaligus.
Warung yang menjual mie ayam biasanya juga menyediakan bakso. Ada pula yang menjual pangsit, nasi goreng atau minuman.
Di sisi lain, sebagian penjual mie ayam berjualan keliling dan sebagian lainnya memiliki tempat usaha tetap.
Perbedaan bentuk usaha tersebut membuat jumlah penjual mie ayam tidak bisa begitu saja diambil dari jumlah restoran atau rumah makan. Tetapi skalanya bisa dibayangkan
Pada 2023, seluruh usaha penyediaan makanan dan minuman di Indonesia menyerap 9,80 juta pekerja dan mencatat nilai penjualan Rp998,37 triliun.
Angka tersebut bukan angka khusus bisnis mie ayam. Namun, data itu menunjukkan bahwa makanan yang dijual dari warung kecil hingga restoran merupakan bagian dari ekosistem ekonomi yang sangat besar.
Jika suatu saat jumlah penjual mie ayam dapat dihitung, angka tersebut bisa digunakan untuk memperkirakan berapa banyak mi, ayam, sayuran, minyak, bumbu dan bahan lainnya yang dibutuhkan setiap hari.
Dengan kata lain, semangkuk mie ayam bukan hanya soal makanan. Di belakangnya ada rantai ekonomi yang melibatkan pedagang, pemasok bahan baku, pekerja, distributor hingga petani dan peternak.
Dan pertanyaan sederhana tentang jumlah penjual mie ayam ternyata bisa membuka gambaran yang jauh lebih besar tentang ekonomi kuliner Indonesia.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













