KAI Buka Suara soal Ramai Palang Pintu Tak Menutup Saat KA Melintas di Kota Pekalongan

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

PT KAI Daop 4 Semarang angkat bicara setelah ramai palang pintu di wilayah Dekoro Kota Pekalongan saat kereta api melintas, Senin (31/8/26). Foto: Ilustrasi AI

PT KAI Daop 4 Semarang angkat bicara setelah ramai palang pintu di wilayah Dekoro Kota Pekalongan saat kereta api melintas, Senin (31/8/26). Foto: Ilustrasi AI

KANAL KOTAPT KAI Daop 4 Semarang buka suara terkait kejadian palang pintu perlintasan di Dekoro, Kelurahan Setono, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, yang tidak menutup saat kereta api melintas pada Minggu 30 Agustus 2026 pagi.

Kejadian tersebut menjadi perhatian karena kereta api melintas ketika palang pintu belum tertutup. Namun, tidak ada kecelakaan maupun korban dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi bersama pengelola perlintasan untuk mengetahui kondisi pengamanan di lokasi tersebut.

“Kami siap melakukan evaluasi dengan pengelola perlintasan sebidang tersebut untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di waktu yang akan datang,” kata Luqman dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/8/2026).

Baca Juga :  Libur Panjang Berakhir, Lebih dari 17 Ribu Penumpang Padati Stasiun Pekalongan

Evaluasi tersebut mencakup sistem pengamanan, kesiapan petugas, serta prosedur keselamatan yang diterapkan di perlintasan sebidang.

KAI juga mengapresiasi warga yang langsung membantu mengamankan arus kendaraan ketika kereta api melintas. Menurut Luqman, kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan perhatian semua pihak.

“Jadi keselamatan merupakan hal utama dan menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Luqman menegaskan pengamanan perlintasan sebidang tidak hanya menjadi tanggung jawab operator kereta api. Pemerintah daerah, pengelola jalan, pengelola perlintasan, aparat kewilayahan dan masyarakat juga memiliki peran dalam mencegah kecelakaan.

KAI meminta pengendara untuk tidak menerobos atau mendahului kereta ketika berada di perlintasan. Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan, memastikan jalur aman, melihat ke kanan dan kiri, serta memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api.

Baca Juga :  Boarding Kereta di Stasiun Pekalongan Kini Makin Cepat, 123 Ribu Penumpang Beralih ke Scan Wajah

Upaya pencegahan juga terus dilakukan KAI Daop 4 Semarang. Hingga Agustus 2026, KAI mengklaim telah menggelar 267 kegiatan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga telah menutup sebanyak 14 perlintasan kereta api sebidang liar karena rentan dan berpotensi membahayakan masyarakat.pt

“Kami berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama untuk semakin memperkuat budaya keselamatan. KAI akan terus proaktif melakukan berbagai upaya preventif untuk mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang,” terang Luqman.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus
2.500 Warga Pekalongan Usulkan Bedah Rumah, Baru 317 yang Terverifikasi
Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi
DLH Pekalongan Siapkan Mitigasi Cegah TPA Degayu Terbakar, 47 Persen Zona Pasif Ditutup Geomembran
Dinsos Kota Pekalongan Ungkap 3.280 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar Kemensos
TPS 3R Mataram Asri Dioperasikan, Pemkot Pekalongan Mulai Kelola Sampah dari Lingkungan Setda
Data Desil Bansos Masih Bisa Dikoreksi, Wali Kota Pekalongan Minta Warga Laporkan Kalau Tak Sesuai
Lazismu Pekalongan Salurkan Bantuan Peralatan Usaha untuk 16 Pelaku UMKM

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:42 WIB

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Rabu, 9 September 2026 - 09:01 WIB

2.500 Warga Pekalongan Usulkan Bedah Rumah, Baru 317 yang Terverifikasi

Selasa, 8 September 2026 - 09:55 WIB

Peserta Lomba Hadroh Al-Banjari Tingkat Kota Pekalongan Menurun, Panitia Siapkan Evaluasi

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WIB

DLH Pekalongan Siapkan Mitigasi Cegah TPA Degayu Terbakar, 47 Persen Zona Pasif Ditutup Geomembran

Jumat, 4 September 2026 - 10:29 WIB

Dinsos Kota Pekalongan Ungkap 3.280 Penerima Bansos Dicoret dari Daftar Kemensos

Berita Terbaru

Konsep Green Campus mulai diterapkan di Unikal yang diawali dengan kegiatan peningkatan kapasitas, Kamis (10/9/26). Foto: Istimewa

Kota Pekalongan

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:42 WIB