PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Demam olahraga lari kian terasa di Kabupaten Pekalongan. Hal itu terlihat dari membludaknya peserta UMPP Fun Run 2026 yang digelar Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), Sabtu (25/7/2026). Dari target awal hanya 400 peserta, jumlah pendaftar melonjak hingga 1.013 orang.
Lonjakan tersebut membuat panitia menutup pendaftaran lebih cepat, lima hari sebelum pelaksanaan. Bahkan, masih banyak calon peserta yang tidak bisa diakomodasi karena keterbatasan perlengkapan dan kapasitas penyelenggaraan.
Rektor UMPP, Dr. Nur Izzah, mengatakan tingginya jumlah peserta di luar perkiraan menjadi gambaran bahwa olahraga lari kini semakin digemari masyarakat, terutama kalangan muda.
“Target kami sebenarnya hanya 400 peserta. Ternyata yang mendaftar mencapai 1.013 orang. Bahkan masih banyak yang ingin mendaftar setelah pendaftaran ditutup, tetapi sudah tidak bisa kami terima karena keterbatasan sarana dan prasarana,” ujarnya.
Menurutnya, UMPP sengaja menggelar Fun Run karena melihat perubahan tren olahraga di masyarakat. Selama ini kampus lebih sering mengadakan jalan sehat, namun kali ini memilih konsep lari yang dinilai lebih diminati.
“Fun Run memang sedang banyak digandrungi anak-anak muda, sehingga kami mencoba menghadirkan kegiatan yang berbeda,” katanya.
Ajang tersebut mempertandingkan dua nomor, yakni lari 2 kilometer untuk siswa sekolah dasar dan lari 5 kilometer bagi pelajar SMP, SMA, mahasiswa hingga masyarakat umum.
Start dan finis dipusatkan di Kompleks Gedung Dakwah Muhammadiyah Pekalongan, Kajen. Ribuan pelari kemudian melintasi sejumlah ruas jalan utama menuju kawasan Alun-alun Kajen sebelum kembali ke garis akhir.
Selain memperebutkan gelar juara di berbagai kategori, seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan lomba memperoleh medali finisher. Panitia juga menyediakan berbagai doorprize, mulai dari sepeda, kulkas hingga perangkat elektronik.
Antusiasme peserta tidak hanya datang dari Pekalongan, tetapi juga berbagai daerah di Jawa Tengah.
Salah satunya Farel Dodi Sulaiman (18), pelajar asal Kota Semarang yang berhasil menjadi juara pertama kategori pelajar SMP-SMA. Ia mengaku sengaja datang ke Pekalongan karena aktif mengikuti berbagai kompetisi lari.
“Saya jauh-jauh dari Kota Semarang ke sini memang untuk ikut lomba. Harapannya ke depan event-event lari seperti ini semakin banyak, terutama yang menyediakan kategori pelajar karena banyak bibit atlet yang bisa berkembang,” katanya.
Peserta lainnya, Rasti Anisa, menilai tren lari kini bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi cara melepas penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari.
“Selain bikin badan lebih sehat, lari juga bisa menghilangkan stres setelah kuliah atau bekerja. Semoga tahun depan acaranya lebih meriah lagi dan promosinya lebih luas,” ujarnya.
Membludaknya jumlah peserta pada penyelenggaraan perdana UMPP Fun Run menunjukkan tren olahraga lari di Pekalongan terus meningkat. Tingginya minat masyarakat bahkan menjadi sinyal bahwa ajang-ajang serupa berpotensi berkembang menjadi agenda olahraga tahunan dengan skala yang lebih besar.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













