KANAL SPORT – Ketika membicarakan pencetak gol terbanyak, perhatian penggemar sepak bola Indonesia biasanya tertuju kepada pemain Liga 1. Nama-nama besar dengan gaji tinggi, stadion penuh penonton dan pertandingan yang disiarkan televisi menjadi pusat perhatian.
Padahal, di bawah gemerlap kompetisi profesional, ada pemain yang juga punya naluri mencetak gol luar biasa.
Mereka bermain di Liga Nusantara, Liga 4 hingga kompetisi regional. Sebagian besar bahkan belum menjadi nama populer secara nasional. Namun, jumlah gol yang mereka cetak menunjukkan bahwa bakat mencetak gol tidak mengenal kasta.
Berikut sejumlah nama yang menarik perhatian berdasarkan catatan kompetisi yang terdokumentasi.
1. Rizqi Fauzano – 14 gol di Liga 4 Nasional
Nama Rizqi Fauzano menjadi salah satu yang paling menarik. Penyerang Persika Karanganyar tersebut menjadi pencetak gol terbanyak Liga 4 nasional musim 2024/2025 dengan koleksi 14 gol.
Prestasi itu semakin menarik karena Liga 4 merupakan kompetisi yang berada di bawah kasta profesional utama Indonesia.
Rizqi bahkan mendapat apresiasi dari daerah asalnya, Desa Margoyoso, Kabupaten Magelang. Pemerintah desa mencatatnya sebagai salah satu putra daerah yang berhasil menjadi top skor Liga 4 nasional.
Rizqi membuktikan bahwa seorang pemain dari kompetisi kasta bawah tetap bisa memiliki produktivitas yang tidak kalah mencolok.
2. Ali Mashori – 14 gol dari 18 pertandingan
Nama berikutnya adalah Ali Mashori, atau yang lebih dikenal dengan julukan Ali Kacong. Bersama Persekabpas Pasuruan, Ali tampil produktif pada kompetisi musim 2024/2025. Ia mencetak 14 gol dalam 18 pertandingan.
Catatan resmi laporan akhir kompetisi Liga Nusantara bahkan menempatkan Ali sebagai pencetak gol terbanyak dengan 14 gol. Ia bermain sebagai winger kanan dan dikenal memiliki akselerasi serta keberanian melakukan penetrasi ke kotak penalti.
Sebelum namanya semakin dikenal, kisah Ali juga menarik karena ia berasal dari Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.
Media lokal WartaBromo mencatat Ali mencetak 14 gol dari 16 pertandingan bersama Persekabpas pada musim tersebut.
3. Ronan Aryo Wibisono – 11 gol di Jawa Tengah
Di kompetisi Liga 4 Jawa Tengah musim 2025/2026, nama Ronan Aryo Wibisono muncul sebagai pencetak gol terbanyak. Ronan mengoleksi 11 gol sepanjang kompetisi.
Liga 4 Jawa Tengah musim tersebut diikuti 26 tim dan berlangsung di 24 stadion yang tersebar di 22 kota. Persibangga Purbalingga akhirnya menjadi juara, sementara Persak Kebumen menjadi runner-up.
Catatan Ronan menarik karena ia menjadi mesin gol di tengah kompetisi yang mempertemukan klub-klub daerah dari berbagai wilayah Jawa Tengah.
4. Muhammad Rafif Maulana – Lima gol dalam enam pertandingan
Jumlahnya memang belum menyamai nama-nama di atas, tetapi Muhammad Rafif Maulana menunjukkan produktivitas yang menarik bersama Bojonegoro FC di Liga 4 Jawa Timur.
Penyerang berusia 19 tahun itu mencetak lima gol dalam enam pertandingan. Salah satu penampilan terbaiknya terjadi ketika menghadapi PS Blitar Raya. Rafif bahkan mencetak hat-trick dalam pertandingan tersebut.
Bojonegoro FC akhirnya terhenti di babak 32 besar, tetapi produktivitas Rafif membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak klubnya dalam kompetisi tersebut.
Dari lapangan daerah menuju panggung lebih besar. Cerita para pemain tersebut menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia sebenarnya memiliki banyak penyerang produktif yang bermain jauh dari sorotan utama.
Ada pemain dari desa, pemain klub daerah hingga pemain muda yang mungkin belum memiliki kesempatan bermain di level tertinggi.
Yang membedakan mereka dengan para bintang Liga 1 bukan selalu kemampuan mencetak gol. Salah satu perbedaannya adalah seberapa besar panggung yang tersedia untuk mereka.
Liga 4 sendiri pada musim 2024/2025 menjadi kompetisi penting dalam piramida sepak bola nasional. Delapan tim terbaik berhak mendapatkan kesempatan promosi ke Liga Nusantara musim berikutnya.
Artinya, kompetisi kasta bawah bukan sekadar pertandingan antarklub daerah. Di sana ada pemain yang sedang mengejar kesempatan.
Ada pemain yang ingin mengubah statusnya dari pemain amatir menjadi profesional. Dan ada pula mesin-mesin gol yang menunggu ditemukan.
Jika selama ini daftar top skor sepak bola hanya berisi nama-nama dari Liga 1, mungkin sudah waktunya kamera diarahkan ke lapangan-lapangan kecil. Sebab bisa jadi, pencetak gol berikutnya yang akan membuat Indonesia terkejut sedang bermain di kompetisi yang bahkan belum banyak ditonton orang.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












