BATANG, KANALPLUS.ID – Seorang anak buah kapal (ABK) KM Timbul Barokah GT 30 dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke sungai saat kapal bersandar di Dermaga TPI 1 Klidang Lor, Kabupaten Batang, Rabu (17/6/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Khofirul Isnawan alias Irul (25), warga Dukuh Blater, Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang. Hingga berita ini ditulis, korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Kasat Polairud Polres Batang IPTU Eko Nugrahanto mengatakan pihaknya menerima laporan adanya orang jatuh ke sungai sekitar pukul 06.15 WIB dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi.
“Begitu menerima informasi, kami bersama anggota Satpolairud, personel Samapta, TNI AL, serta relawan SAR ARNAVAT langsung mendatangi tempat kejadian untuk melakukan pencarian dan meminta keterangan para saksi,” ujar IPTU Eko Nugrahanto.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, KM Timbul Barokah GT 30 telah bersandar di Dermaga TPI 1 Klidang Lor sejak Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Pada malam harinya, seluruh ABK melaksanakan aktivitas bongkar muatan ikan hingga selesai sekitar pukul 02.00 WIB.
Usai menyelesaikan pekerjaan, seluruh awak kapal beristirahat di atas kapal. Korban diketahui tidur di sisi kiri kamar mesin bersama salah seorang saksi.
Sekitar pukul 06.00 WIB, dua saksi terbangun setelah mendengar teriakan dari arah dermaga yang menyebut ada seseorang terjatuh ke sungai. Keduanya segera turun untuk memberikan pertolongan, namun korban diduga telah tenggelam dan menghilang dari permukaan air.
“Saat ini fokus kami adalah melakukan operasi pencarian bersama unsur terkait. Kami juga telah mencatat keterangan saksi-saksi serta melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan,” tambah IPTU Eko Nugrahanto.
Tim gabungan masih menyisir area sekitar Dermaga TPI 1 Klidang Lor dan aliran sungai untuk menemukan korban. Polisi juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi agar segera melapor apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Hingga Rabu pagi, proses pencarian masih terus berlangsung dan korban belum berhasil ditemukan.
Penulis : Achmada Udin
Editor : MAD













