Program Seragam Gratis di Batang Libatkan Sekolah Swasta, Penjahit Lokal Diprioritaskan Garap Pesanan

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Bupati Batang M Faiz Kurniawan secara simbolis menyerahkan seragam kepada siswi penerima, Rabu (10/6/26). Foto : Istimewa

Bupati Batang M Faiz Kurniawan secara simbolis menyerahkan seragam kepada siswi penerima, Rabu (10/6/26). Foto : Istimewa

BATANG, KANALPLUS.ID Program bantuan seragam gratis bagi siswa baru di Kabupaten Batang tahun 2026 mengalami perluasan cakupan sekaligus diarahkan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Selain siswa di sekolah negeri, tahun ini peserta didik yang masuk sekolah swasta juga akan menerima bantuan seragam.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo, mengatakan perluasan tersebut berlaku untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Kalau sebelumnya hanya negeri, sekarang SD swasta maupun SMP swasta juga masuk dalam program,” kata Bambang kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Pemerintah Kabupaten Batang menyiapkan anggaran sekitar Rp3,8 miliar untuk merealisasikan program tersebut. Besaran dana yang dicairkan nantinya disesuaikan dengan jumlah riil siswa baru yang diterima di masing-masing sekolah sehingga penggunaan anggaran tetap tepat sasaran.

Baca Juga :  Remaja 14 Tahun di Batang Tewas Usai Motor Adu Banteng Saat Nyalib

Berdasarkan estimasi Disdikbud, bantuan itu akan menjangkau sekitar 15 ribu siswa SD negeri dan swasta serta sekitar 8 ribu siswa SMP. Jenis seragam yang diberikan masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni seragam merah putih untuk SD dan biru putih untuk SMP.

Selain memperluas penerima manfaat, pemerintah juga mengubah mekanisme pelaksanaan program dengan mendorong keterlibatan penjahit lokal. Anggaran pembuatan seragam akan dikelola langsung oleh sekolah sehingga penjahit di sekitar lingkungan sekolah memiliki peluang lebih besar memperoleh pekerjaan.

Disdikbud berharap para penjahit di Kabupaten Batang proaktif menjalin komunikasi dengan sekolah-sekolah untuk mendapatkan pesanan seragam.

Baca Juga :  SPPG Pecalungan Disidak, DPRD Batang Temukan Banyak Pelanggaran Standar Mulai dari Lalat hingga Drainase

Menurut Bambang, pengerjaan seragam diutamakan bagi pelaku usaha jahit di wilayah Batang agar perputaran anggaran dari program tersebut tetap memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

“Yang kita utamakan tetap penjahit Batang. Kalau di Batang masih ada, jangan sampai pengerjaannya keluar daerah. Harapannya ekonomi masyarakat Batang juga ikut bergerak melalui program ini,” tegasnya.

Dengan skema tersebut, program seragam gratis tidak hanya ditujukan untuk meringankan biaya pendidikan bagi orang tua siswa baru, tetapi juga diharapkan mampu membuka peluang usaha bagi penjahit dan pelaku jasa konveksi lokal di Kabupaten Batang.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bus Tunas Muda Terbakar di Tol Batang, 15 Penumpang Selamat
KEK Industropolis Batang Disiapkan Jadi Arena Sprint Rally, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dan Sport Tourism
Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026
23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah
RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun
1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan
Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Warga Batang Bisa Ajukan Perubahan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:34 WIB

KEK Industropolis Batang Disiapkan Jadi Arena Sprint Rally, Pemkab Bidik Efek Ekonomi dan Sport Tourism

Kamis, 10 September 2026 - 10:02 WIB

Terindikasi Judol 7.586 Penerima Bansos di Batang Ditangguhkan, 5.322 Kasus Baru 2026

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun

Selasa, 8 September 2026 - 10:57 WIB

1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan

Berita Terbaru