Polisi Panggil Dua Sejoli Warga Batang Terkait Vidio Pribadi Tersebar Luas

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 14:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

BATANG, KANALPLUS.ID — Usai vidio pribadi sepasang kekasih asal Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang tersebar luas dan menjadi perhatian masyarakat, polisi akhirnya bertindak dengan memanggil kedua sejoli terduga pemeran dalam rekaman syur tersebut. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Batang meminta keterangan yang bersangkutan dan juga melakukan upaya menelusuri pihak yang terlibat dalam penyebaran vidio. “Dua orang yang diduga terkait dalam vidio tersebut yakni TA dan SE sudah dipanggil dan kami mintai keterangan,” ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Batang Ipda Nur Maharanti, Selasa (21/4/2026). Ipda Maulidya Nur Maharanti, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk menggali kronologi lengkap, mulai dari proses pembuatan video hingga bagaimana konten tersebut dapat tersebar luas di publik.
Baca Juga :  Spesialis Bobol Atap Minimarket Dibekuk, Polisi Ungkap Jejak Aksi di 8 Lokasi
Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik menelusuri sejumlah aspek penting, di antaranya waktu dan lokasi pembuatan video, kepemilikan perangkat yang digunakan, serta kemungkinan adanya akses pihak lain terhadap file tersebut. “Jadi pemanggilan ini untuk klarifikasi terkait konten yang beredar dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” katanya. Selain itu, polisi juga mendalami jalur distribusi konten yang menyebar cepat melalui aplikasi perpesanan dan media sosial. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi titik awal kebocoran serta pihak pertama yang menyebarluaskan. “Semua akan didalami, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam penyebaran,” tegas Maulidya. Tidak berhenti pada pemeriksaan saksi, penyidik juga tengah mengumpulkan barang bukti digital sebagai bagian dari proses pembuktian. Analisis forensik terhadap perangkat elektronik menjadi salah satu langkah penting guna memastikan keaslian data serta jejak distribusi video.
Baca Juga :  Datangi Kejari, Kapolres Batang Bawa Pesan Tegas Ancaman Hoaks
Pihaknya menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, terutama terkait dugaan pelanggaran penyebaran konten pribadi tanpa izin yang berpotensi melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). “Kami juga membuka kemungkinan pemanggilan tambahan terhadap pihak lain yang diduga mengetahui atau terlibat dalam rantai penyebaran video tersebut,” jelasnya. Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak turut menyebarluaskan konten yang beredar. Selain berpotensi melanggar hukum, tindakan tersebut dapat menghambat proses penyelidikan yang tengah berjalan. Hingga kini, penyidik masih terus mengembangkan perkara dengan mengumpulkan keterangan dan bukti tambahan guna mengungkap secara utuh konstruksi kasus. Polres Batang memastikan setiap perkembangan akan disampaikan seiring proses penyidikan yang masih berlangsung.

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan
Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado
Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir
Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji
Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta
BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang
Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan
Polisi Ungkap Motif Suami di Brebes Bacok Satu Keluarga Karena Ekonomi dan Sakit Hati Perkataan Kasar Istri

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta

Berita Terbaru