Pemeriksaan KPK di Pekalongan Ditutup Hari Ini, Total 21 Saksi Dimintai Keterangan

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yeriandi memastikan agenda pemeriksaan sejumlah saksi oleh KPK berakhir sore ini, Jum'at (19/6/26).

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yeriandi memastikan agenda pemeriksaan sejumlah saksi oleh KPK berakhir sore ini, Jum'at (19/6/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Rangkaian pemeriksaan saksi oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolres Pekalongan Kota dipastikan berakhir hari ini. Setelah beberapa hari menggunakan fasilitas milik Polres Pekalongan Kota, tim penyidik dijadwalkan kembali ke Jakarta usai menuntaskan agenda pemeriksaan terakhir.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yeriandi, mengatakan pihaknya hanya memberikan dukungan tempat dan sarana bagi KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Menurut jadwal, pagi hari ini adalah hari terakhir pemeriksaan dari teman-teman KPK yang menumpang tempat di Polres kami,” kata Riki kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, pada hari terakhir terdapat tujuh orang saksi yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan. Sebelumnya, dalam dua hari pelaksanaan pemeriksaan, penyidik telah meminta keterangan dari 14 saksi.

Baca Juga :  Modus Congkel Jendela Ruang Guru, Spesialis Curat Sekolah di Siwalan Diringkus Polisi

“Jadi dua hari yang lalu ada 14 saksi, kemudian hari ini tujuh orang. Artinya kami hanya memberikan sarana untuk mereka melakukan pemeriksaan tambahan terhadap saksi-saksi dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Pemerintah Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Dengan tambahan tujuh saksi pada hari terakhir, total sebanyak 21 orang telah dimintai keterangan selama kegiatan pemeriksaan berlangsung di Pekalongan.

Riki juga memastikan tidak ada informasi mengenai penyitaan barang ataupun tindakan lain yang dilakukan penyidik selama menggunakan fasilitas di Mapolres Pekalongan Kota. Menurutnya, agenda yang berlangsung selama beberapa hari terakhir murni berupa pemeriksaan saksi dan tidak ada yang dibawa.

“Tadi dari teman-teman penyidik KPK menurut informasi tidak ada. Pemeriksaan saja,” katanya.

Selain itu, hingga Jumat sore, Polres Pekalongan Kota juga belum menerima permohonan tambahan waktu dari KPK untuk memperpanjang penggunaan lokasi pemeriksaan.

Baca Juga :  Pamit Bersihkan Ladang Tak Kembali, Kakek Munajat Ditemukan Tewas di Hutan Pekalongan

“Sementara belum ada. Dari mereka belum ada mengirim surat kembali untuk penambahan pemeriksaan,” jelasnya.

Meski dijadwalkan sebagai hari terakhir, pemeriksaan diperkirakan masih berlangsung hingga sore hari. Berkaca pada agenda sebelumnya, proses pemeriksaan kerap berlangsung sampai menjelang waktu magrib.

“Kalau dilihat dari beberapa hari yang lalu sampai magrib pemeriksaannya. Mungkin sampai sore,” ujar Riki.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari penyidik, setelah seluruh agenda pemeriksaan selesai dilaksanakan pada hari ini, tim KPK akan langsung kembali ke Jakarta.

Pernyataan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pemeriksaan maraton yang dalam beberapa hari terakhir menyedot perhatian publik Pekalongan. Sejumlah pejabat pemerintahan, pihak swasta, notaris hingga mantan karyawan perusahaan yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah diusut KPK telah dimintai keterangan untuk melengkapi proses penyidikan yang sedang berjalan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dindik Pekalongan Sebut Lima Anak Terlibat Dugaan Perundungan SDN Langkap 2 Diminta Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Siswa SD di Pekalongan Diduga Alami Perundungan, Keluarga Ungkap Kondisi Anak Memburuk
Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih
Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter
Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Dindik Pekalongan Sebut Lima Anak Terlibat Dugaan Perundungan SDN Langkap 2 Diminta Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Siswa SD di Pekalongan Diduga Alami Perundungan, Keluarga Ungkap Kondisi Anak Memburuk

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Berita Terbaru