Jelang May Day, Polisi ‘Uji Nyali’ Terjunkan 500 Personil Simulasi Demo Ricuh di Kendal

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 13:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Massa aksi bentrok dengan polisi dalam simulasi penanganan unjuk rasa yang berujung ricuh di depan Kantor Bupati Kendal, Kamis (30/4/26). Foto : Istimewa

Massa aksi bentrok dengan polisi dalam simulasi penanganan unjuk rasa yang berujung ricuh di depan Kantor Bupati Kendal, Kamis (30/4/26). Foto : Istimewa

KENDAL, KANALPLUS.ID – Suasana memanas di depan Kantor Bupati Kendal saat ratusan massa berunjuk rasa dan mencoba merangsek masuk ke area kantor. Aksi dorong-mendorong dengan aparat hingga pembakaran ban sempat terjadi, memicu ketegangan di lokasi.

Namun, aksi tersebut bukan demonstrasi sesungguhnya. Peristiwa itu merupakan bagian dari simulasi pengamanan yang digelar Polres Kendal dalam rangka mengantisipasi potensi kerawanan jelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).

Dalam skenario yang dirancang menyerupai kondisi riil, massa yang mengatasnamakan kelompok buruh dan masyarakat melakukan long march dari Alun-alun Kendal menuju Kantor DPRD, sebelum bergerak ke Kantor Bupati.

Sepanjang aksi, peserta membawa poster berisi berbagai tuntutan, mulai dari penurunan harga kebutuhan pokok, peningkatan kesejahteraan buruh, hingga dorongan program makan bergizi gratis (MBG) bagi pekerja.

Baca Juga :  Angka Putus Sekolah Tinggi, Bupati Singgung Lemahnya Pengawasan Kades di Batang

Ketegangan mulai meningkat saat massa tiba di Kantor Bupati. Dalam simulasi tersebut, sejumlah peserta membakar ban di depan gerbang utama sebagai bentuk protes. Situasi kemudian memuncak ketika massa mencoba menerobos masuk, namun langsung dihadang aparat kepolisian yang berjaga.

Aksi saling dorong pun tak terhindarkan, menggambarkan potensi eskalasi yang bisa terjadi dalam unjuk rasa sebenarnya.

Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto yang memimpin langsung jalannya simulasi mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mengukur kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.

“Kurang lebih 500 personel gabungan kami libatkan. Kami tekankan kepada seluruh anggota untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis dan bertindak sesuai prosedur,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga :  Imigrasi Semarang Deportasi 14 WNA dalam Enam Bulan, Mayoritas Asal China

Ia menegaskan, simulasi ini penting untuk memastikan pengamanan aksi unjuk rasa berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Selain menguji kesiapan individu personel, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi situasi darurat, termasuk skenario aksi yang berujung ricuh.

“Dengan latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel siap, baik secara teknis maupun taktis, dalam mengamankan aksi masyarakat,” tegasnya.

Simulasi tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif aparat menjelang May Day, yang setiap tahunnya identik dengan aksi massa buruh di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kendal.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi
Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin
Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal
SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga
Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan
Pemuda Depresi Naik Menara BTS di Cilacap, Tim SAR Bujuk Pakai Rokok dan Makanan
Sehari Usai Disidak, Pabrik Bata Ringan di Banyumas Kembali Produksi
Rafas, Atlet Cilik Banjarnegara Bidik Timnas Usai Sabet Emas Tenis POPDA Jateng

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Belasan Peserta Titip Ternak Klaim Rugi Rp1,7 Miliar, Kasus PT SPI Dilaporkan ke Polisi

Senin, 28 September 2026 - 17:20 WIB

Wali Kota Pekalongan di Mayors Talk Bogor: Kota Tangguh Bermula dari Integritas Moral Pemimpin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:39 WIB

Akselerasi Kualitas Pendidikan, TMU Tegal Mantap Menuju Kampus Unggul di Tegal

Jumat, 18 September 2026 - 07:34 WIB

SPTI Tolak Demo di KEK Kendal: Jangan Ganggu Investasi dan Rezeki Warga

Selasa, 15 September 2026 - 06:10 WIB

Sewa Kios Pasar Mukti Makmur Cilacap Dipersoalkan, Pedagang Soroti Tarif hingga Dasar Penetapan

Berita Terbaru

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB