JPU Tuntut Duwel 1 Tahun Penjara di Kasus Gacon, Nilai Unsur Perampasan Kemerdekaan Terbukti

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 13:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

JPU menuntut terdakwa Dwi Hendratno alias Duwel dengan pidana satu tahun penjara dalam perkara dugaan perampasan kemerdekaan terhadap Purwanto alias Gacon, Senin (20/7/26).

JPU menuntut terdakwa Dwi Hendratno alias Duwel dengan pidana satu tahun penjara dalam perkara dugaan perampasan kemerdekaan terhadap Purwanto alias Gacon, Senin (20/7/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID –Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pekalongan menuntut terdakwa Dwi Hendratno alias Duwel dengan pidana satu tahun penjara dalam perkara dugaan perampasan kemerdekaan terhadap Purwanto alias Gacon.

Tuntutan dibacakan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pekalongan, Senin (27/7/2026), yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Ardhianti Prihastuti bersama dua hakim anggota.

Dalam amar tuntutannya, jaksa menyatakan seluruh unsur pidana dalam dakwaan telah terbukti berdasarkan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.

“Menyatakan Terdakwa Dwi Hendratno alias Duwel bin almarhum Hadi Purwanto telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara melawan hukum merampas kemerdekaan orang atau meneruskan perampasan sebagaimana tersebut dalam dakwaan tunggal penuntut umum,” ujar jaksa saat membacakan tuntutan.

Baca Juga :  Jaksa Ungkap Gacon Kehilangan Kemerdekaan dan Alami Luka, Jadi Dasar Tuntutan Duwel

Atas dasar itu, JPU meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama satu tahun dengan perintah agar terdakwa ditahan,” lanjut jaksa.

Selain pidana badan, jaksa juga meminta majelis menetapkan sejumlah barang bukti dikembalikan kepada para saksi, sementara USB flashdisk dimusnahkan dan satu unit telepon seluler Samsung Galaxy A31 dirampas untuk negara.

Baca Juga :  Terungkap Peran Empat Tersangka Kasus Dugaan Pengadaan Fiktif dan Pemalsuan Voucher Perawatan Mobil Operasional PDAM Kota Pekalongan

Usai mendengarkan tuntutan, Ketua Majelis Hakim Ardhianti Prihastuti mempersilakan terdakwa berdiskusi dengan penasihat hukumnya untuk menentukan sikap.

“Terhadap tuntutan ini silakan Saudara berunding dulu kepada advokat Saudara, apakah ada hal-hal yang akan disampaikan,” kata hakim.

Penasihat hukum kemudian menyatakan akan mengajukan nota pembelaan atau pledoi sehingga sidang ditunda selama satu pekan.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih
Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter
Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu
MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon
Sekda Pekalongan Angkat Bicara, Panitia Karnaval Sebagai Respons Video Viral Aksi Mirip Ritual Satanik

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Debit Air Baku di Pekalongan Turun hingga 50 Persen, Perumdam Tirta Kajen Terapkan Penggiliran demi Jaga Air Bersih

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Rabu, 16 September 2026 - 07:46 WIB

Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai

Selasa, 15 September 2026 - 12:41 WIB

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Berita Terbaru