Heritage Fun Bike PWI Pekalongan Padukan Olahraga, Wisata dan Pelajaran Sejarah

- Jurnalis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Keseruan Heritage Fun Bike bersama PWI Kota Pekalongan di sejumlah lokasi bersejarah, Rabu (18/10/26). Foto: dok istimewa

Keseruan Heritage Fun Bike bersama PWI Kota Pekalongan di sejumlah lokasi bersejarah, Rabu (18/10/26). Foto: dok istimewa

KANAL KOTA — Puluhan peserta mengayuh sepeda menyusuri sudut-sudut Kota Pekalongan dalam kegiatan Heritage Fun Bike yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekalongan, Ahad (18/10/2026). Kegiatan itu bukan sekadar ajang olahraga, melainkan cara menyenangkan untuk mengenalkan jejak sejarah, bangunan tua, dan tokoh nasional yang terkait dengan Kota Batik.

Rute perjalanan dimulai pukul 06.00 WIB dari Kantor PWI Kota Pekalongan di Jalan Bahagia Nomor 3. Peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, insan pers, dan masyarakat umum diajak menelusuri sejumlah titik bersejarah, mulai dari SD Negeri Keputran 4, bekas Pendopo Alun-alun, Kampung Darpo Wangsan di kawasan Sugih Waras, Lapas Pekalongan di Jalan WR Supratman, Jembatan Gantung, hingga Pelabuhan Perikanan Nusantara Pekalongan. Perjalanan ditutup di Gedung Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil), kawasan budaya Jetayu.

Sepanjang rute, peserta didampingi pemandu yang menjelaskan latar belakang sejarah bangunan dan lokasi yang dilalui. Konsep tersebut membuat peserta memperoleh pengalaman wisata sejarah sekaligus mempererat kebersamaan.

Wali Kota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid, yang akrab disapa Aaf, turut mengikuti kegiatan bersama Forkopimda Kota Pekalongan. Ia mengapresiasi PWI karena menghadirkan kegiatan kreatif dan edukatif dalam rangkaian menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2027.

Baca Juga :  Perkuat Pendidikan Sejak Usia Dini, Kota Pekalongan Wajibkan Belajar 13 Tahun

Menurut Aaf, pendekatan olahraga dapat menjadi pintu menarik untuk menumbuhkan rasa ingin tahu masyarakat, terutama generasi muda, terhadap sejarah daerahnya.

“Ini acara yang sederhana, tetapi penuh makna dan kebersamaan. Konsepnya sangat luar biasa, diadakan oleh teman-teman PWI. Kita bisa bersepeda sekaligus menapak tilas sejarah-sejarah Kota Pekalongan,” ujar Aaf.

Ia menambahkan, Pekalongan menyimpan banyak kisah penting yang perlu terus diperkenalkan. Sejumlah tokoh nasional—Mohammad Roem, Jenderal Hoegeng, Oto Iskandardinata, dan Agus Salim—disebut memiliki keterkaitan dengan sejarah kota ini.

“Pengenalan terhadap jejak sejarah tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan generasi penerus sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap daerahnya,” tegasnya.

Ketua PWI Kota Pekalongan, Kuswandi, menjelaskan bahwa Heritage Fun Bike dirancang untuk mempertemukan semangat olahraga dengan upaya pengenalan potensi wisata sejarah. Kegiatan ini juga dibuka bagi masyarakat umum agar peringatan HPN 2027 tidak hanya menjadi agenda insan pers, tetapi dapat dinikmati bersama berbagai kalangan.

Baca Juga :  KPK Kembali Bidik ASN dan Swasta di Pekalongan, 23 Saksi Dijadwalkan Diperiksa di Mapolres Pekalongan Kota

Panitia menyediakan kuota 50 peserta umum dan 80 peserta dari kalangan pers serta undangan. Hingga 9 Oktober 2026, kuota peserta umum telah terpenuhi.

“Kami ingin peserta mendapatkan pengalaman lebih dari sekadar bersepeda. Oleh karena itu, sepanjang perjalanan akan ada pemandu yang menjelaskan sejarah bangunan dan lokasi yang dilalui,” jelas Kuswandi.

Sejarawan Pekalongan, Dirham Syah, menyoroti dinamika pers di Kota Pekalongan sejak era 1920-an serta keterkaitan kota ini dengan tokoh pers nasional, antara lain Goenawan Mohamad dan E.H. Kartanegara.

Ia berharap kegiatan semacam ini mendorong masyarakat semakin mengenal kekayaan sejarah daerah dan aktif menjaga bangunan serta situs bersejarah yang masih tersisa.

“Lebih dari sekadar perjalanan bersepeda, setiap titik yang disinggahi menjadi pengingat bahwa warisan masa lalu merupakan bagian penting dari identitas kota yang perlu dirawat dan diwariskan kepada generasi mendatang,” tukas Dirham.

Melalui Heritage Fun Bike, PWI Kota Pekalongan menegaskan bahwa kegiatan menyambut HPN 2027 dapat menjadi ruang kolaborasi antara pers, pemerintah, dan masyarakat—sekaligus sarana menjadikan sejarah lebih dekat dengan kehidupan warga.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percepat Penurunan Prevalensi Bayi Stunting, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Beras Premium
Investasi ke Guru PAUD, Pemkot Pekalongan Beri Beasiswa S-1
Perkuat Pendidikan Sejak Usia Dini, Kota Pekalongan Wajibkan Belajar 13 Tahun
Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum
Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing
PBN 2026 Jadi Panggung UMKM dan Produk Unggulan Daerah di Kota Pekalongan
Langganan Banjir, Jalan di Pringrejo Dicor TMMD Kota Pekalongan
Pemkot Pekalongan Perkuat Kolaborasi OPD, Targetkan 418 Posyandu Terapkan 6 SPM pada 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Percepat Penurunan Prevalensi Bayi Stunting, Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Beras Premium

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Perkuat Pendidikan Sejak Usia Dini, Kota Pekalongan Wajibkan Belajar 13 Tahun

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Heritage Fun Bike PWI Pekalongan Padukan Olahraga, Wisata dan Pelajaran Sejarah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Berita Terbaru

Tim gabungan berupaya memadamkan api yang menghanguskan rumah di Desa Wangandowo, Selasa (20/10/26). Foto: dok istimewa & ilustrasi AI

Peristiwa

Dua Anak Lolos dari Kebakaran Rumah di Pekalongan

Rabu, 21 Okt 2026 - 11:19 WIB