Pemkot Pekalongan Perkuat Kolaborasi OPD, Targetkan 418 Posyandu Terapkan 6 SPM pada 2026

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Penandatanganan komitmen OPD di Kota Pekalongan dalam memperkuat percepatan penerapan standar di seluruh posyandu 6 SPM, Senin (12/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan/AI

Penandatanganan komitmen OPD di Kota Pekalongan dalam memperkuat percepatan penerapan standar di seluruh posyandu 6 SPM, Senin (12/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan/AI

KANAL KOTA – Pemerintah Kota Pekalongan memperkuat kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) di seluruh posyandu. Pemkot menargetkan 418 posyandu di 27 kelurahan dan empat kecamatan dapat menerapkan standar tersebut pada 2026.

Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Posyandu 6 SPM tingkat Kota Pekalongan Tahun 2026 yang dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama. Kegiatan berlangsung di Ruang Buketan, Setda Kota Pekalongan, Senin (12/10/2026).

Rapat dihadiri Ketua Pembina Posyandu Kota Pekalongan Inggit Soraya dan dibuka oleh Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid, yang akrab disapa Aaf. Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pekalongan Slamet Budiyanto, Kepala DPMPPA Nur Agustina, serta sejumlah kepala OPD atau perwakilannya.

Inggit mengatakan, percepatan penerapan 6 SPM memerlukan keterlibatan seluruh OPD terkait. Dukungan tersebut dibutuhkan mulai dari sosialisasi hingga pendampingan bagi kader posyandu. Menurutnya, penerapan 6 SPM akan memperluas cakupan pelayanan posyandu yang selama ini lebih banyak berfokus pada kesehatan.

Baca Juga :  Warung Sop di Jalan Kusuma Bangsa Kota Pekalongan Terbakar, Diduga Dipicu Panci Rebusan yang Ditinggal

“Harapannya, seluruh 418 posyandu di Kota Pekalongan pada tahun ini sudah bisa menerapkan 6 SPM. Kita tidak mungkin bekerja sendiri, sehingga perlu dukungan semua tim dari masing-masing bidang untuk memberikan sosialisasi secara berjenjang, mulai dari TP Posyandu tingkat kecamatan, kelurahan, hingga kader secara langsung,” ujar Inggit.

Ia berharap koordinasi tersebut dapat menyamakan pemahaman dan komitmen seluruh pihak dalam menjalankan program sesuai tugas masing-masing. Penandatanganan komitmen OPD juga menjadi langkah untuk memperkuat sinergi dan mendorong percepatan penerapan standar di seluruh posyandu.

Wali Kota Pekalongan Aaf mengatakan, pencapaian target membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan strategi yang tepat, terutama di tengah keterbatasan anggaran dan kendala di lapangan. Ia meminta setiap OPD memperkuat koordinasi untuk mengidentifikasi persoalan dan mencari solusi.

Baca Juga :  Imbas Insiden Bekasi Timur, 198 Penumpang di Daop 4 Semarang Batalkan Tiket

“Secara prinsip, memang dibutuhkan kolaborasi dari dinas-dinas terkait untuk memenuhi 6 SPM itu, dan mereka sudah berkomitmen. Harus ada inovasi dan strategi yang tepat supaya 418 posyandu di Kota Pekalongan bisa memenuhi 6 SPM pada 2026,” terang Aaf.

Enam bidang pelayanan dasar dalam 6 SPM meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial. Pemkot Pekalongan merencanakan pemantauan pada 2027 untuk mengevaluasi pemenuhan standar tersebut.

“Dengan kolaborasi lintas OPD dan penguatan peran kader, posyandu diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih menyeluruh dan menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat Kota Pekalongan,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udi

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum
Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing
PBN 2026 Jadi Panggung UMKM dan Produk Unggulan Daerah di Kota Pekalongan
Langganan Banjir, Jalan di Pringrejo Dicor TMMD Kota Pekalongan
Pemkot Upayakan Pemulangan PMI Kota Pekalongan Terlantar di Dubai
Grand Keisha Padel Court Dibuka, Kota Pekalongan Bidik Turnamen Nasional Berhadiah Rp1 Miliar
Reuni Akbar IKA Spensa Pekalongan 25 Angkatan Satukan Ratusan Alumni Lintas Generasi
Batik Pekalongan Mencari Penerus, 50 Pelajar Jateng Ditarik ke ‘Pranggok’ dadakan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:27 WIB

PBN 2026 Jadi Panggung UMKM dan Produk Unggulan Daerah di Kota Pekalongan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Langganan Banjir, Jalan di Pringrejo Dicor TMMD Kota Pekalongan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Pemkot Pekalongan Perkuat Kolaborasi OPD, Targetkan 418 Posyandu Terapkan 6 SPM pada 2026

Berita Terbaru

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB