PBN 2026 Jadi Panggung UMKM dan Produk Unggulan Daerah di Kota Pekalongan

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pembukaan PBN 2026 di Alun-alun Kota Pekalongan berlangsung meriah, Rabu (14/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan

Pembukaan PBN 2026 di Alun-alun Kota Pekalongan berlangsung meriah, Rabu (14/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan

KANAL KOTA – Pekan Batik Nusantara (PBN) 2026 resmi digelar di Gapura Nusantara, kawasan Alun-Alun Kota Pekalongan, pada 14–18 Oktober 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Batik Nasional (HBN) ini menghadirkan sekitar 90 stan berisi batik, kriya, kerajinan, produk UMKM lintas daerah, hingga kuliner khas.

Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid, atau Aaf, memuji atas terselenggaranya PBN 2026 dengan dukungan Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM yang memperoleh ruang untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa kita laksanakan di alun-alun dengan dukungan penuh dari Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM. Harapannya, PBN ini bisa menjadi penggerak UMKM. Mudah-mudahan selama penyelenggaraan, seluruh tenant, baik batik, kerajinan maupun kuliner, ramai dikunjungi masyarakat,” ujar Aaf usai membuka acara, Kamis (14/10/2026) malam.

Baca Juga :  Tak Sekadar Adu Kicau, Piala SBS 2026 Wakafkan Seluruh Uang Pendaftaran Peserta untuk Kaum Dhuafa

PBN 2026 tidak hanya menjadi etalase produk lokal, tetapi juga sarana membangun jejaring bagi pelaku usaha dari berbagai daerah. Peserta pameran hadir dari sejumlah wilayah, antara lain Makassar, Madiun dan Pemalang.

Salah satu daya tarik tahun ini adalah koleksi batik dari Makassar yang coraknya terinspirasi dari suku Aborigin. Kehadiran koleksi tersebut memperkaya keragaman budaya yang dipamerkan sekaligus menegaskan peran PBN sebagai ruang apresiasi kekayaan batik dan kerajinan Nusantara.

Selain batik dan kerajinan, pengunjung dapat menikmati aneka kuliner khas Kota Pekalongan, seperti megono dan tauto. Kehadiran stan kuliner tersebut diharapkan membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM pangan sekaligus memperkenalkan cita rasa lokal kepada pengunjung dari luar daerah.

Baca Juga :  Dandim Baru Pekalongan Ajak Wartawan Perkuat Klarifikasi Informasi, Cegah Hoaks Ganggu Kondusivitas

Aaf mengajak masyarakat Kota Pekalongan dan sekitarnya untuk hadir bersama keluarga hingga hari terakhir penyelenggaraan.

“Silakan masyarakat datang dan meramaikan karena banyak hal baru dan menarik yang bisa dinikmati bersama keluarga. Mudah-mudahan kegiatan ini ramai, sukses, dan sesuai dengan target yang diharapkan,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan, Wismo Aditiyo, menambahkan PBN 2026 berlangsung selama lima hari. Sebanyak sekitar 90 stan menampilkan produk batik, kriya, kerajinan, produk UMKM lintas daerah, serta aneka kuliner.

“Melalui penyelenggaraan PBN 2026, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal produk unggulan daerah dan memberikan dukungan nyata kepada pelaku UMKM dengan berbelanja produk lokal,” papar Wismo.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum
Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing
Langganan Banjir, Jalan di Pringrejo Dicor TMMD Kota Pekalongan
Pemkot Pekalongan Perkuat Kolaborasi OPD, Targetkan 418 Posyandu Terapkan 6 SPM pada 2026
Pemkot Upayakan Pemulangan PMI Kota Pekalongan Terlantar di Dubai
Grand Keisha Padel Court Dibuka, Kota Pekalongan Bidik Turnamen Nasional Berhadiah Rp1 Miliar
Reuni Akbar IKA Spensa Pekalongan 25 Angkatan Satukan Ratusan Alumni Lintas Generasi
Batik Pekalongan Mencari Penerus, 50 Pelajar Jateng Ditarik ke ‘Pranggok’ dadakan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Dirugikan Vidio Lama Diviralkan, SMP 10 Pekalongan Bakal Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Langganan Banjir, Jalan di Pringrejo Dicor TMMD Kota Pekalongan

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Pemkot Pekalongan Perkuat Kolaborasi OPD, Targetkan 418 Posyandu Terapkan 6 SPM pada 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Pemkot Upayakan Pemulangan PMI Kota Pekalongan Terlantar di Dubai

Berita Terbaru

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB

Wakil Wali Kota Pekalongan Balqis Diab mengajak pelaku usaha batik untuk memperkuat digital marketing, Kamis (15/10/26). Foto: dok Pemkot Pekalongan

Kota Pekalongan

Pelaku Usaha Batik di Kota Pekalongan Diajak Perkuat Digital Marketing

Kamis, 15 Okt 2026 - 12:17 WIB