SEMARANG, KANALPLUS.ID – Perjalanan seorang pria yang hendak mengantar dua keponakannya ke sekolah berakhir tragis. Sepeda motor yang mereka tumpangi tertabrak kereta api barang di perlintasan sebidang Jalan Jerakah–Semarang Poncol, Senin (20/7/2026) pagi. Seorang siswa sekolah dasar meninggal dunia, sementara dua penumpang lainnya masih menjalani perawatan intensif.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.50 WIB di perlintasan sebidang Nomor 5 KM 1+5/6 petak jalan antara Stasiun Jerakah dan Stasiun Semarang Poncol.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang AKP Untung mengatakan sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi H-4050-AF dikendarai seorang pria yang membonceng dua anak sekolah dasar.
“Itu motor ditumpangi dua anak SD dibonceng pakdenya. Mau mengantar ke sekolah, kemudian hendak menyeberang rel saat dari arah barat menuju timur melintas kereta api barang,” kata AKP Untung.
Berdasarkan keterangan sementara, pengendara diduga tetap melintas meski palang pintu telah ditutup dan penjaga perlintasan telah memberikan peringatan.
“Itu sudah diperingatkan sama petugasnya, tetapi tetap menerobos,” ujarnya.
Benturan keras tak dapat dihindari. Salah seorang siswa SD meninggal dunia di lokasi akibat luka berat, sedangkan sang pengendara dan seorang anak lainnya mengalami luka serius dan kini dirawat di ruang ICU.
Sementara itu, Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut.
Menurutnya, sebelum tabrakan terjadi, masinis telah membunyikan klakson lokomotif berulang kali sebagai tanda peringatan kepada pengguna jalan agar menjauh dari jalur rel.
“PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut,” ujar Luqman.
Akibat kecelakaan itu, perjalanan kereta api barang sempat dihentikan sementara. Kereta melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Semarang Poncol pada pukul 06.54 WIB untuk pemeriksaan kondisi sarana.
Setelah dipastikan tidak ada kerusakan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), kereta kembali diberangkatkan dua menit kemudian, tepatnya pada pukul 06.56 WIB.
KAI kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi rambu dan peringatan di perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta berhenti saat sinyal berbunyi atau palang pintu mulai ditutup serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberangi rel demi menghindari kecelakaan fatal.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













