Di Tengah Larangan KPK, Pemkab Pekalongan Tetap Gelontorkan Rp3,3 Miliar APBD untuk Polres dan Kejari

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengalokasikan sekitar Rp3,35 miliar APBD 2026 untuk pembangunan gedung pelayanan Polres Pekalongan dan penataan Kejaksaan Negeri Pekalongan, Selasa (30/6/26).

Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengalokasikan sekitar Rp3,35 miliar APBD 2026 untuk pembangunan gedung pelayanan Polres Pekalongan dan penataan Kejaksaan Negeri Pekalongan, Selasa (30/6/26).

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Di saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau seluruh pemerintah daerah menghentikan pemberian hibah dan fasilitas kepada instansi vertikal, Pemerintah Kabupaten Pekalongan justru mengalokasikan sekitar Rp3,35 miliar APBD 2026 untuk pembangunan gedung pelayanan Polres Pekalongan dan penataan Kejaksaan Negeri Pekalongan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan LPSE, anggaran terbesar dialokasikan untuk Pembangunan Gedung Pelayanan Polres Pekalongan dengan pagu Rp1.957.042.000. Paket tersebut saat ini masih dalam proses lelang.

Selain itu, Pemkab juga menganggarkan Rp1,4 miliar untuk Penataan Kantor Kejaksaan Negeri Pekalongan. Paket tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada Juli hingga November 2026 melalui mekanisme tender.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pekalongan, Mudiharso, membenarkan adanya proyek pembangunan gedung pelayanan Polres tersebut.

Baca Juga :  Disebut Menu Olahan Daging dan Ayam Basi Bikin Siswa Mual, Distribusi MBG di Karangdadap Disetop Sementara

“Rp1,9 miliar itu pagunya. Ini masih proses lelang,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).

Menanggapi alokasi anggaran tersebut, Plt Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan pembangunan bukan berupa hibah uang, melainkan hibah dalam bentuk bangunan yang ditujukan untuk mendukung pelayanan publik.

“Polres Kajen memang membutuhkan ruang pelayanan. Dan itu bagian pelayanan pemerintah untuk masyarakat,” kata Sukirman.

Menurutnya, rencana pembangunan itu bukan kebijakan mendadak karena telah disusun sejak tahun sebelumnya.

“Tahun 2025 Pemkab merencanakan pembangunan gedung pelayanan dan direalisasikan melalui APBD Tahun 2026 sebesar Rp1,9 miliar. Bukan hibah uang, tetapi hibah bangunan atau barang,” jelasnya.

Namun kebijakan tersebut menjadi sorotan karena bertolak belakang dengan imbauan KPK yang disampaikan pada Mei 2026.

Baca Juga :  Ketua DPRD Pekalongan Akui Disiplin Anggota Dewan Masih Bermasalah, Targetkan Paripurna Tak Lagi Banyak Kursi Kosong

Saat itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto meminta seluruh pemerintah daerah menghentikan pemberian hibah, THR maupun berbagai fasilitas kepada instansi vertikal seperti kepolisian, kejaksaan, pengadilan hingga TNI.

KPK menilai lembaga-lembaga tersebut telah memperoleh anggaran operasional melalui APBN sehingga dukungan dari APBD berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, membuka ruang gratifikasi, hingga mengurangi efektivitas penggunaan keuangan daerah.

Lembaga antirasuah itu juga mengingatkan agar pemerintah daerah lebih memprioritaskan APBD untuk kebutuhan yang menjadi kewenangannya, seperti pelayanan dasar masyarakat, pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, dan pembangunan infrastruktur.

Meski demikian, Pemkab Pekalongan memastikan pembangunan gedung pelayanan Polres tetap berjalan karena dinilai sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar pemberian bantuan kepada instansi vertikal.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter
Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih
Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan
Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai
Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu
MUI Pekalongan Sebut Tak Perlu Salat Taubat Terkait Kontroversi Karnaval Simbangkulon
Sekda Pekalongan Angkat Bicara, Panitia Karnaval Sebagai Respons Video Viral Aksi Mirip Ritual Satanik
Video Aksi Karnaval Pekalongan Viral, Polisi Turun Tangan Mulai Penyelidikan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Bantuan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pekalongan Tembus Jutaan Liter

Senin, 21 September 2026 - 14:00 WIB

Tiap Tahun Kekeringan, Warga Kesesi Lega Dibantu 18 Ribu Liter Air Bersih

Sabtu, 19 September 2026 - 15:21 WIB

Donasi Gempa NTT dari Pekalongan Tembus Rp127 Juta, Rp60 Juta Sudah Disalurkan

Rabu, 16 September 2026 - 07:46 WIB

Polres Pemalang Hentikan Perkara Chat Mesum ke Anak, Korban dan Pelaku Sepakat Damai

Selasa, 15 September 2026 - 12:41 WIB

Viral Karnaval Simbangkulon, Lurah Akui Mental Panitia Terganggu

Berita Terbaru