Persiapan Hadapi Cuaca Ekstrim, KAI Daop 4 Semarang Cek Dapsus di Pekalongan

- Jurnalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

KAI Daop 4 Semarang melakukan mitigasi bencana sebagai persiapan menghadapi cuaca ekstrim saat musim penghujan, Sabtu (17/10/26). Foto: Istimewa

KAI Daop 4 Semarang melakukan mitigasi bencana sebagai persiapan menghadapi cuaca ekstrim saat musim penghujan, Sabtu (17/10/26). Foto: Istimewa

PEKALONGAN, KANALPLUS.ID  — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan dengan memperketat pemantauan prasarana perkeretaapian di wilayah Kota Pekalongan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi banjir dan genangan air yang dapat memengaruhi kondisi jalur serta keselamatan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa Daop 4 Semarang memiliki 13 lokasi Daerah Pantauan Khusus (Dapsus). Dari jumlah tersebut, dua titik berada di Kota Pekalongan dan menjadi perhatian utama karena potensi banjir atau genangan air, yaitu:

1. Jembatan 409, KM 89+823, antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi.

2. Jembatan 405, KM 88+778, antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi.

“Wilayah Pekalongan menjadi salah satu perhatian kami dalam menghadapi musim penghujan. Kami meningkatkan pemantauan di lokasi Dapsus untuk mendeteksi potensi genangan sejak dini serta memastikan kondisi prasarana tetap terjaga,” kata Luqman dalam siaran persnya, Sabtu (17/10/2026).

Baca Juga :  Daftar Lengkap 50 Lokasi Salat Idul Adha Muhammadiyah di Kota Semarang 2026

Ia menyebut apabila ditemukan kondisi yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api, maka pihaknya akan segera mengambil langkah penanganan berdasarkan pemeriksaan dan evaluasi teknis di lapangan.

Luqman menjelaskan pemantauan dilakukan secara berkala, terutama saat curah hujan tinggi yang berpotensi meningkatkan debit air dan menimbulkan genangan atau banjir di lokasi.

“Jadi petugas kami akan memeriksa kondisi rel, bantalan, balas, badan jalan rel, saluran drainase dan gorong-gorong di sekitar jalur,” terangnya.

KAI juga melakukan pembersihan saluran air dari lumpur, sampah, dan endapan yang dapat menghambat aliran air. Selain itu, perusahaan memastikan kesiapan petugas, material dan peralatan untuk mendukung penanganan apabila terjadi genangan di sekitar jalur kereta api.

Baca Juga :  Dari Rumah Tua ke Ruang Ngopi, Bumi Suja Tawarkan Kopi Roastery dan Suasana Hening di Tengah Kota Pekalongan

Kemudian pemantauan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar jalur terus ditingkatkan sebagai bagian dari mitigasi risiko. Apabila ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, maka KAI akan melakukan pengamanan operasional sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan keselamatan yang berlaku.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api melalui pemantauan intensif, pemeliharaan prasarana, dan kesiapan petugas di lapangan. Kami juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu jalur kereta api serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan genangan atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan perjalanan KA,” tambah Luqman.

Penulis : Achmad Udi

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stasiun Pekalongan Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang hingga Kuartal III 2026
KA Argo Bromo Anggrek Bakal Kembali Berhenti di Pekalongan Mulai November 2026
Mulai 1 Oktober, KA Muria Layani 12 Perjalanan Semarang-Pekalongan-Jakarta
KAI Perketat Pengamanan Jalur KA Saat Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Maulid di Pekalongan
Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta
KAI Tambah Kapasitas, 11.545 Penumpang Dilayani Stasiun Pekalongan di Tengah Dampak Erupsi Krakatau
KAI Group Buka Rekrutmen 2026, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA hingga S1
KAI Tambah Kapasitas KA Kaligung Selama September, Warga Pekalongan Lebih Mudah ke Semarang

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Persiapan Hadapi Cuaca Ekstrim, KAI Daop 4 Semarang Cek Dapsus di Pekalongan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Stasiun Pekalongan Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang hingga Kuartal III 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 07:26 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Bakal Kembali Berhenti di Pekalongan Mulai November 2026

Senin, 21 September 2026 - 09:30 WIB

Mulai 1 Oktober, KA Muria Layani 12 Perjalanan Semarang-Pekalongan-Jakarta

Minggu, 20 September 2026 - 09:58 WIB

KAI Perketat Pengamanan Jalur KA Saat Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Maulid di Pekalongan

Berita Terbaru

Pemandangan menakjubkan kepulauan British Island di Karibia yang menjadi salah satu destinasi wisata termahal di dunia. Foto: Ilustrasi AI

Wisata

10 Destinasi Wisata Termahal di Dunia

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:10 WIB

Banyak Megapolitan global memiliki PDB melampaui negara maju yang notabene secara ekonomi melebihi negara berkembang. Foto: Ilustrasi AI

Ekonomi

Ketika Ekonomi Sebuah Kota Melampaui Negara

Jumat, 16 Okt 2026 - 06:10 WIB