Bukan Cuma Lari, BI Tegal Bawa Pesan WANI di Industropolis Run 2026

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Hitung mundur penyelenggaraan Industropolis Run 2026 yang bakal berlangsung pada 6 Desember 2026 mendatang di KITB, Rabu (26/8/26).

Hitung mundur penyelenggaraan Industropolis Run 2026 yang bakal berlangsung pada 6 Desember 2026 mendatang di KITB, Rabu (26/8/26).

KANAL BATANG – Bank Indonesia (BI) Tegal membawa misi edukasi perlindungan konsumen ke ajang Industropolis Run 2026 di Kabupaten Batang. Selain berkolaborasi dalam penyelenggaraan event lari tersebut, BI Tegal akan menyisipkan kampanye keamanan transaksi digital melalui pesan WANI.

Deputi Kepala Perwakilan BI Tegal, Seno Indarto, mengatakan BI kembali terlibat sebagai event collaborator dalam Industropolis Run 2026. Kolaborasi itu tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan event, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

Salah satu pesan yang dibawa BI tahun ini adalah WANI, akronim dari Waspada, Amankan, Niteni, dan Identifikasi.

“Tagline yang baru di 2026 ini yaitu WANI. Waspada, Amankan, Niteni, dan Identifikasi,” ungkap Seno saat konferensi pers di area helipad KEK Indistropolis Batang, Rabu (26/8/2026).

Menurut Seno, pesan tersebut berkaitan erat dengan meningkatnya aktivitas masyarakat menggunakan transaksi dan layanan digital.

Melalui unsur Waspada, BI Tegal mengajak masyarakat memahami risiko yang dapat muncul dalam transaksi digital. Kemudahan transaksi melalui teknologi, kata dia, tetap perlu diikuti pemahaman terhadap berbagai potensi kejahatan digital.

Baca Juga :  Rehabilitasi Irigasi di Batang Baru Penuhi Separuh Kebutuhan, DPUPR Ajukan Bantuan Rp60 Miliar ke Pusat

Selanjutnya, Amankan berkaitan dengan perlindungan data pribadi. Masyarakat diingatkan untuk menjaga informasi seperti KTP, PIN dan data pribadi lainnya agar tidak disalahgunakan.

Kemudian Niteni mengajak masyarakat lebih teliti ketika melakukan transaksi digital. Sebelum melakukan pembayaran atau memberikan informasi, masyarakat diminta memastikan rekening, data maupun informasi yang diterima benar.

“Jadi jangan sampai terdapat penipuan,” ujar Seno.

Sementara Identifikasi berkaitan dengan kemampuan masyarakat memilah informasi digital yang diterima melalui berbagai platform, mulai dari WhatsApp, Telegram hingga Instagram.

Masyarakat diminta memastikan informasi yang diterima benar dan valid sebelum mempercayai atau menindaklanjutinya.

Menurut Seno, pesan tersebut sengaja dibawa ke Industropolis Run karena event tersebut menjadi ruang pertemuan masyarakat dalam jumlah besar sekaligus memiliki potensi untuk menjangkau komunitas pelari dan pelaku usaha.

Selain edukasi perlindungan konsumen, BI juga akan menghadirkan showcase UMKM dalam event tersebut. Edukasi QRIS dan pengembangan UMKM juga menjadi bagian dari kolaborasi BI Tegal dalam penyelenggaraan Industropolis Run.

Baca Juga :  Dari Sekolah Iklim hingga Media Sosial, Strategi BI Tegal Naikkan Kelas UMKM dan Petani Lokal

BI melihat event tersebut bukan sekadar ajang olahraga. Industropolis Run dinilai memiliki peluang dikembangkan menjadi sport tourism berskala nasional.

Seno bahkan menilai event tersebut berpotensi bersaing dengan kegiatan sport tourism yang sudah berkembang di daerah lain.

Industropolis Run ini sangat potensial untuk dikembangkan menjadi wisata, sport tourism nasional,” katanya.

Karena itu, BI memilih tetap menjadi event collaborator bersama pihak KEK Industropolis Batang. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pelaksanaan event, tetapi juga ikut mendorong aktivitas ekonomi di Batang.

Seno berharap kerja sama antara BI, Pemkab Batang dan pengelola KEK Industropolis semakin erat sehingga dampak ekonomi dari event tersebut dapat semakin maksimal.

“Harapannya sebagai partner Pemkab Batang itu pertumbuhan ekonomi menjadi lebih maksimal di Batang ini,” tutupnya.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah
RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun
1.685 Warga Batang Sudah Masuk Kerja, Pemkab Masih Kejar 1.315 Penempatan
Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029
Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Warga Batang Bisa Ajukan Perubahan
74 SPPG di Batang Bentuk Paguyuban, Seragamkan Standar Menu MBG
Jembatan Sempit Jadi Biang Macet Jalur Alternatif Menuju KITB, Pelebaran Diusulkan 2027
Industri di Batang Tak Boleh Ganggu Air Petani, Pemkab Klaim Sudah Hitung Kebutuhannya

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

23 Karhutla Terjadi di Batang Saat Kemarau, Mayoritas Dipicu Bakar Sampah

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

RAPBD Batang 2027 Disusun Saat Dana Transfer Belum Pasti, Belanja Modal Malah Turun

Selasa, 8 September 2026 - 06:35 WIB

Gringsing Disiapkan Jadi Kota Baru Penyangga Industri Batang, Ditarget Rampung 2029

Selasa, 1 September 2026 - 14:37 WIB

Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Warga Batang Bisa Ajukan Perubahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:48 WIB

74 SPPG di Batang Bentuk Paguyuban, Seragamkan Standar Menu MBG

Berita Terbaru