KANAL BATANG – Bank Indonesia (BI) Tegal membawa misi edukasi perlindungan konsumen ke ajang Industropolis Run 2026 di Kabupaten Batang. Selain berkolaborasi dalam penyelenggaraan event lari tersebut, BI Tegal akan menyisipkan kampanye keamanan transaksi digital melalui pesan WANI.
Deputi Kepala Perwakilan BI Tegal, Seno Indarto, mengatakan BI kembali terlibat sebagai event collaborator dalam Industropolis Run 2026. Kolaborasi itu tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan event, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat.
Salah satu pesan yang dibawa BI tahun ini adalah WANI, akronim dari Waspada, Amankan, Niteni, dan Identifikasi.
“Tagline yang baru di 2026 ini yaitu WANI. Waspada, Amankan, Niteni, dan Identifikasi,” ungkap Seno saat konferensi pers di area helipad KEK Indistropolis Batang, Rabu (26/8/2026).
Menurut Seno, pesan tersebut berkaitan erat dengan meningkatnya aktivitas masyarakat menggunakan transaksi dan layanan digital.
Melalui unsur Waspada, BI Tegal mengajak masyarakat memahami risiko yang dapat muncul dalam transaksi digital. Kemudahan transaksi melalui teknologi, kata dia, tetap perlu diikuti pemahaman terhadap berbagai potensi kejahatan digital.
Selanjutnya, Amankan berkaitan dengan perlindungan data pribadi. Masyarakat diingatkan untuk menjaga informasi seperti KTP, PIN dan data pribadi lainnya agar tidak disalahgunakan.
Kemudian Niteni mengajak masyarakat lebih teliti ketika melakukan transaksi digital. Sebelum melakukan pembayaran atau memberikan informasi, masyarakat diminta memastikan rekening, data maupun informasi yang diterima benar.
“Jadi jangan sampai terdapat penipuan,” ujar Seno.
Sementara Identifikasi berkaitan dengan kemampuan masyarakat memilah informasi digital yang diterima melalui berbagai platform, mulai dari WhatsApp, Telegram hingga Instagram.
Masyarakat diminta memastikan informasi yang diterima benar dan valid sebelum mempercayai atau menindaklanjutinya.
Menurut Seno, pesan tersebut sengaja dibawa ke Industropolis Run karena event tersebut menjadi ruang pertemuan masyarakat dalam jumlah besar sekaligus memiliki potensi untuk menjangkau komunitas pelari dan pelaku usaha.
Selain edukasi perlindungan konsumen, BI juga akan menghadirkan showcase UMKM dalam event tersebut. Edukasi QRIS dan pengembangan UMKM juga menjadi bagian dari kolaborasi BI Tegal dalam penyelenggaraan Industropolis Run.
BI melihat event tersebut bukan sekadar ajang olahraga. Industropolis Run dinilai memiliki peluang dikembangkan menjadi sport tourism berskala nasional.
Seno bahkan menilai event tersebut berpotensi bersaing dengan kegiatan sport tourism yang sudah berkembang di daerah lain.
“Industropolis Run ini sangat potensial untuk dikembangkan menjadi wisata, sport tourism nasional,” katanya.
Karena itu, BI memilih tetap menjadi event collaborator bersama pihak KEK Industropolis Batang. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pelaksanaan event, tetapi juga ikut mendorong aktivitas ekonomi di Batang.
Seno berharap kerja sama antara BI, Pemkab Batang dan pengelola KEK Industropolis semakin erat sehingga dampak ekonomi dari event tersebut dapat semakin maksimal.
“Harapannya sebagai partner Pemkab Batang itu pertumbuhan ekonomi menjadi lebih maksimal di Batang ini,” tutupnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD













