BNPT Dorong Literasi Lingkungan dan Digital Perkuat Daya Tangkal Radikalisme Generasi Muda

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kepala BNPT Eddy Hartono saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Kemah Bela Negara di Universitas Garut, Kamis (9/7/26).

Kepala BNPT Eddy Hartono saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Kemah Bela Negara di Universitas Garut, Kamis (9/7/26).

GARUT, KANALPLUS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendorong penguatan literasi lingkungan, sosial, dan digital bagi generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun daya tangkal terhadap penyebaran paham kekerasan, intoleransi, hingga radikalisme.

Pesan itu disampaikan Kepala BNPT Eddy Hartono saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Kemah Bela Negara di Universitas Garut, Kamis (9/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi kebangsaan, tetapi juga diajak memahami ekosistem daerah aliran sungai, hutan bantaran, serta tata kelola air melalui pembelajaran lapangan.

Menurut Eddy, kepedulian terhadap lingkungan memiliki kaitan erat dengan pembentukan karakter bela negara. Generasi muda, kata dia, perlu memiliki rasa memiliki terhadap ruang hidupnya agar tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap masyarakat, bangsa, dan lingkungan sekitar.

“Adik-adik adalah kebanggaan orang tua dan bangsa. Di masa depan, kalianlah yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan. Salah satu bekal utamanya adalah mengenali, menjaga, dan mencintai lingkungan kita sendiri sebagai wujud nyata sikap bela negara,” ujar Eddy.

Baca Juga :  BPI Siapkan 30 Ribu Mangrove untuk Batang, Lanjutkan Rehabilitasi Pesisir dan Tekan Risiko Abrasi

Pembelajaran lapangan kemudian dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menanamkan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam dan keberlanjutan sumber daya air.

Rektor Universitas Garut Irfan Nabhani menilai penguatan karakter kebangsaan tidak cukup hanya dilakukan melalui penyampaian materi di dalam ruangan. Menurutnya, pengalaman berinteraksi langsung dengan lingkungan dapat membantu generasi muda memahami persoalan sosial secara lebih utuh.

“Makna bela negara saat ini mencakup bagaimana masyarakat memahami lingkungannya, termasuk mengerti tata kelola air, karena air adalah sumber peradaban. Guna memahami hal itu, generasi muda memang harus turun langsung ke lapangan,” katanya.

Baca Juga :  Job Fair KEK Industropolis Batang Diserbu 3.500 Pencari Kerja, Ada Seribu Lowongan Tersedia

Ia menyebut kegiatan tersebut juga relevan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menyaring informasi, terutama di tengah derasnya arus konten digital. Literasi sosial dan digital dinilai penting agar generasi muda tidak mudah terbawa narasi kebencian, intoleransi, maupun ajakan kekerasan.

“Dalam konteks penangkalan radikalisme, ini merupakan bentuk penguatan literasi, baik literasi digital maupun literasi sosial. Aktivitas ini melatih mereka untuk memilah hal-hal baik dan membentengi diri dari pengaruh negatif,” ujar Irfan.

Selain pembelajaran lingkungan dan penanaman pohon, rangkaian Kemah Bela Negara juga diisi dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar. BNPT menilai kolaborasi pemerintah, kampus, dan warga menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan sosial sekaligus menciptakan ruang yang lebih aman bagi tumbuhnya generasi muda.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta
KAI Tambah Kapasitas, 11.545 Penumpang Dilayani Stasiun Pekalongan di Tengah Dampak Erupsi Krakatau
KAI Group Buka Rekrutmen 2026, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA hingga S1
KAI Tambah Kapasitas KA Kaligung Selama September, Warga Pekalongan Lebih Mudah ke Semarang
Berawal dari Batik Tulis Rintisan, Usaha Carmidah di Tegal Kini Libatkan 25 Pekerja
Lebih dari 10 Ribu Orang Padati Amphitheater KEK Industropolis Batang, Tari Nusantara Jadi Magnet Pengunjung
Haedar Nashir Ucapkan Selamat kepada Pengurus Baru PBNU, Dorong Penguatan Kerja Sama Antarormas
Job Fair KEK Industropolis Batang Diserbu 3.500 Pencari Kerja, Ada Seribu Lowongan Tersedia

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:31 WIB

Harpelnas 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo hingga Cashback Rp1 Juta

Senin, 7 September 2026 - 11:16 WIB

KAI Tambah Kapasitas, 11.545 Penumpang Dilayani Stasiun Pekalongan di Tengah Dampak Erupsi Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 09:07 WIB

KAI Group Buka Rekrutmen 2026, Ada Lowongan untuk Lulusan SMA hingga S1

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WIB

KAI Tambah Kapasitas KA Kaligung Selama September, Warga Pekalongan Lebih Mudah ke Semarang

Kamis, 3 September 2026 - 08:23 WIB

Berawal dari Batik Tulis Rintisan, Usaha Carmidah di Tegal Kini Libatkan 25 Pekerja

Berita Terbaru

Konsep Green Campus mulai diterapkan di Unikal yang diawali dengan kegiatan peningkatan kapasitas, Kamis (10/9/26). Foto: Istimewa

Kota Pekalongan

Universitas Pekalongan Mulai Bangun Green Campus

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:42 WIB