BNPT Dorong Literasi Lingkungan dan Digital Perkuat Daya Tangkal Radikalisme Generasi Muda

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNPT Eddy Hartono saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Kemah Bela Negara di Universitas Garut, Kamis (9/7/26).

Kepala BNPT Eddy Hartono saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Kemah Bela Negara di Universitas Garut, Kamis (9/7/26).

GARUT, KANALPLUS.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendorong penguatan literasi lingkungan, sosial, dan digital bagi generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun daya tangkal terhadap penyebaran paham kekerasan, intoleransi, hingga radikalisme.

Pesan itu disampaikan Kepala BNPT Eddy Hartono saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Kemah Bela Negara di Universitas Garut, Kamis (9/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi kebangsaan, tetapi juga diajak memahami ekosistem daerah aliran sungai, hutan bantaran, serta tata kelola air melalui pembelajaran lapangan.

Menurut Eddy, kepedulian terhadap lingkungan memiliki kaitan erat dengan pembentukan karakter bela negara. Generasi muda, kata dia, perlu memiliki rasa memiliki terhadap ruang hidupnya agar tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap masyarakat, bangsa, dan lingkungan sekitar.

“Adik-adik adalah kebanggaan orang tua dan bangsa. Di masa depan, kalianlah yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan. Salah satu bekal utamanya adalah mengenali, menjaga, dan mencintai lingkungan kita sendiri sebagai wujud nyata sikap bela negara,” ujar Eddy.

Baca Juga :  Libur Iduladha, Lebih dari 10 Ribu Penumpang Berangkat dari Stasiun Pekalongan

Pembelajaran lapangan kemudian dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menanamkan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam dan keberlanjutan sumber daya air.

Rektor Universitas Garut Irfan Nabhani menilai penguatan karakter kebangsaan tidak cukup hanya dilakukan melalui penyampaian materi di dalam ruangan. Menurutnya, pengalaman berinteraksi langsung dengan lingkungan dapat membantu generasi muda memahami persoalan sosial secara lebih utuh.

“Makna bela negara saat ini mencakup bagaimana masyarakat memahami lingkungannya, termasuk mengerti tata kelola air, karena air adalah sumber peradaban. Guna memahami hal itu, generasi muda memang harus turun langsung ke lapangan,” katanya.

Baca Juga :  Daftar Lengkap 50 Lokasi Salat Idul Adha Muhammadiyah di Kota Semarang 2026

Ia menyebut kegiatan tersebut juga relevan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam menyaring informasi, terutama di tengah derasnya arus konten digital. Literasi sosial dan digital dinilai penting agar generasi muda tidak mudah terbawa narasi kebencian, intoleransi, maupun ajakan kekerasan.

“Dalam konteks penangkalan radikalisme, ini merupakan bentuk penguatan literasi, baik literasi digital maupun literasi sosial. Aktivitas ini melatih mereka untuk memilah hal-hal baik dan membentengi diri dari pengaruh negatif,” ujar Irfan.

Selain pembelajaran lingkungan dan penanaman pohon, rangkaian Kemah Bela Negara juga diisi dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar. BNPT menilai kolaborasi pemerintah, kampus, dan warga menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan sosial sekaligus menciptakan ruang yang lebih aman bagi tumbuhnya generasi muda.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Berita Terkait

Generasi Z Ubah Peta Persaingan Kampus, UHAMKA Bagikan Strategi Branding Digital ke Universitas Darunnajah
Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta ke Pekalongan, Semester I 2026 Tembus 4.758 Penumpang
Sedekah Laut Roban Barat Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir, BPI Perkuat Kolaborasi dengan Nelayan Batang
Libur Sekolah Berakhir, 101 Ribu Penumpang Padati Stasiun Pekalongan: Jakarta hingga Surabaya Jadi Tujuan Favorit
BPJS Kesehatan Perluas Layanan JKN ke Daerah 3T, VIOLA dan BPJS Keliling Hadir di 558 Titik Indonesia
Himpun Rp24,6 Miliar, Lazismu Kabupaten Pekalongan Siapkan Empat Program Prioritas untuk Lansia, Guru dan UMKM
BI Tegal Jadikan Kompetisi QRIS sebagai Cara Kenalkan Wisata dan Dongkrak Transaksi UMKM
Libur Sekolah Datang, KAI Daop 4 Waspadai Anak Bermain di Rel dan Aksi Lempar Batu ke Kereta

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:11

Generasi Z Ubah Peta Persaingan Kampus, UHAMKA Bagikan Strategi Branding Digital ke Universitas Darunnajah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:01

Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta ke Pekalongan, Semester I 2026 Tembus 4.758 Penumpang

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:54

Sedekah Laut Roban Barat Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir, BPI Perkuat Kolaborasi dengan Nelayan Batang

Senin, 13 Juli 2026 - 14:21

Libur Sekolah Berakhir, 101 Ribu Penumpang Padati Stasiun Pekalongan: Jakarta hingga Surabaya Jadi Tujuan Favorit

Senin, 13 Juli 2026 - 12:02

BPJS Kesehatan Perluas Layanan JKN ke Daerah 3T, VIOLA dan BPJS Keliling Hadir di 558 Titik Indonesia

Berita Terbaru

Ribuan pelari mengikuti ajang UMPP Fun Run 2026 yang digelar, Sabtu (25/7/26). Foto : Istimewa

Olahraga

Target 400 Peserta, UMPP Fun Run Diserbu 1.013 Pelari

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:01