TEGAL, KANALPLUS.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal menggandeng pelaku industri, pemerintah daerah, hingga komunitas untuk mengenalkan potensi wisata dan kuliner lokal melalui ajang QRIS Jelajah (Kuliner) Indonesia (QJI) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 11–12 Juli 2026 itu dikemas dalam bentuk kompetisi yang mengajak peserta bertransaksi secara digital di berbagai destinasi di Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala mengatakan, QRIS Jelajah (Kuliner) Indonesia merupakan salah satu kampanye unggulan Bank Indonesia untuk memperluas penggunaan sistem pembayaran digital sekaligus menggerakkan ekonomi daerah melalui peningkatan transaksi di sektor UMKM.
“Melalui pendekatan kompetisi dan pengalaman langsung, kami ingin meningkatkan antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menggunakan layanan pembayaran digital secara bertanggung jawab sekaligus mendorong kecintaan terhadap produk dan kuliner lokal,” ujar Bimala dalam siaran pers, Sabtu (11/7/2026).
Sebanyak 15 tim yang lolos seleksi akan menjalankan berbagai misi edukatif selama dua hari pelaksanaan kegiatan. Tidak hanya ditantang menyelesaikan permainan berbasis transaksi digital, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai berbagai kebijakan Bank Indonesia.
Materi yang diperkenalkan meliputi penggunaan QRIS, BI-FAST, Kartu Kredit Indonesia (KKI), Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, perlindungan konsumen, hingga edukasi mengenai Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) serta Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS).
Menurutnya, pemilihan Brebes, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Ketiga daerah tersebut dinilai memiliki kekayaan kuliner dan destinasi wisata yang potensial untuk dipromosikan melalui ekosistem pembayaran digital.
“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan masyarakat, memperluas transaksi digital, serta mendorong peningkatan belanja pada UMKM,” katanya.
Selain kompetisi, Bank Indonesia juga menggelar Festival Kuliner yang melibatkan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Tegal, Pangkalan TNI AL Tegal, serta Kelenteng Tek Hay Kiong Kota Tegal (Yayasan Tri Dharma). Festival tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk merasakan langsung kemudahan bertransaksi menggunakan QRIS di tenant-tenant kuliner.
Bank Indonesia berharap sinergi tersebut tidak hanya mempercepat adopsi pembayaran digital, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku usaha lokal.
Ke depan, Bank Indonesia Tegal menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku industri, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya agar digitalisasi sistem pembayaran semakin terintegrasi dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, pemanfaatan QRIS dan inovasi sistem pembayaran lainnya diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM, memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkualitas,” tulisnya.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD












