PEKALONGAN, KANALPLUS.ID – Organisasi masyarakat (ormas) Bahurekso Bangkit resmi mendeklarasikan diri dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Nirwana, Kota Pekalongan. Deklarasi tersebut sekaligus menetapkan Horison sebagai ketua secara aklamasi bersama jajaran pengurus baru yang akan membawa arah organisasi ke bidang sosial kemasyarakatan.
Acara deklarasi dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Pekalongan, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah perwakilan organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat yang ada di Kota Pekalongan.
Dalam keterangannya, Ketua Bahurekso Bangkit, Horison, menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya mengusung semangat pembenahan sekaligus perubahan citra agar lebih diterima masyarakat.
“Tujuan pertama, Bahurekso menjadi organisasi yang resmi, santun, tidak arogan dan lepas dari stigma premanisme. Yang kedua, kami ingin organisasi ini benar-benar bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat luas,” ujarnya kepada kanalplus.id, Minggu (14/6/2026).
Menurut Horison, penggunaan kata ‘Bangkit’ bukan sekadar pergantian nama, melainkan simbol dimulainya proses pembenahan organisasi secara menyeluruh.
Ia mengakui sebagian besar anggota merupakan wajah lama yang selama ini masih memiliki ikatan emosional dengan Bahurekso. Mereka, kata dia, merasa ingin menghidupkan kembali semangat organisasi yang dianggap lebih memberikan ruang kebersamaan dan manfaat bagi anggotanya.
“Bangkit artinya ada yang harus dibenahi dan ada yang harus dibangun kembali agar lebih baik dari sebelumnya,” katanya.
Horison juga menepis anggapan bahwa kemunculan Bahurekso Bangkit merupakan bentuk dualisme organisasi. Menurutnya, deklarasi tersebut lebih merupakan gerakan untuk membangun kembali organisasi dengan semangat baru.
“Ini bukan dualisme. Kami hanya bangkit dengan semangat yang baru,” tegasnya.
Saat ini, jumlah anggota yang dihimpun sekitar 100 orang, meski pendaftar disebut jauh lebih banyak. Pembatasan dilakukan agar proses penataan organisasi berjalan lebih efektif.
Usai deklarasi, Bahurekso Bangkit langsung menyiapkan sejumlah program yang berorientasi pada pemberdayaan anggota dan pelayanan masyarakat.
Salah satunya adalah kolaborasi dengan program food bank untuk menyalurkan kelebihan makanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, organisasi juga akan menggelar pelatihan keterampilan atau new skill bagi anggota.
Salah satu pelatihan yang telah disiapkan adalah keterampilan mencukur rambut, bahkan pengurus berencana membantu penyediaan peralatan bagi peserta agar dapat membuka usaha secara mandiri.
“Harapannya setelah punya keterampilan, anggota bisa membuka usaha sendiri sehingga memiliki nilai ekonomi,” ujar Horison.
Ia menambahkan, ke depan Bahurekso Bangkit juga tengah merintis sejumlah program usaha lainnya sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan anggota.
Horison menegaskan seluruh gerakan organisasi akan difokuskan pada kegiatan sosial kemasyarakatan dan memberikan manfaat nyata.
“Bagi saya tujuan utamanya sederhana, organisasi ini harus bermanfaat. Kalau tidak membawa manfaat, untuk apa kita berorganisasi,” katanya.
Dalam deklarasi tersebut juga diumumkan susunan pengurus inti Bahurekso Bangkit sebagai berikut:
Ketua: Horison
Wakil Ketua: Niza Tinara
Sekretaris Jenderal: Rizqi Saputra
Wakil Sekretaris: Safik Nul Hakim
Bendahara: Suparti Budi Ningsih
Wakil Bendahara: Agus Purnomo
Dengan kepengurusan baru tersebut, Bahurekso Bangkit berharap dapat menjadi organisasi yang lebih terbuka, mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak, serta menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat Kota Pekalongan.
Penulis : Achmad Udin
Editor : MAD









