Batang Selatan Berpeluang Punya Rumah Sakit, Pemkab Kaji Lokasi di Bawang hingga Bandar

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Pemkab Vatang berencana membangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Bawang, Reban, Blado dan sekitarnya. Pemkab Batang masih mengkaji sejumlah lokasi dan kesiapan lahan. (Foto: Ilustrasi AI)

Pemkab Vatang berencana membangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Bawang, Reban, Blado dan sekitarnya. Pemkab Batang masih mengkaji sejumlah lokasi dan kesiapan lahan. (Foto: Ilustrasi AI)

KANAL BATANG – Warga di wilayah selatan Kabupaten Batang berpeluang mendapatkan akses layanan rumah sakit lebih dekat. Pemerintah Kabupaten Batang tengah mengkaji rencana pembangunan rumah sakit daerah di kawasan tersebut untuk mengurangi jarak tempuh warga saat membutuhkan penanganan medis.

Sejumlah wilayah masuk dalam pertimbangan, mulai dari Kecamatan Bawang, Reban, hingga Bandar. Pemerintah daerah kini memeriksa kesiapan lahan sebelum menetapkan lokasi pembangunan.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, rencana pembangunan rumah sakit tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah selatan atau daerah atas Batang.

Menurut dia, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang sedang mengkaji sejumlah alternatif lokasi, termasuk kawasan Semampir dan Bandar. Penentuan lokasi akan mempertimbangkan kesiapan lahan agar rencana pembangunan bisa ditindaklanjuti.

“Kami sedang mengupayakan rumah sakit di daerah atas atau wilayah selatan. Sekarang sedang dikaji, mana tanah yang paling siap. Yang terpenting nanti masyarakat kalau ke rumah sakit sudah tidak perlu menempuh perjalanan terlalu jauh,” ujar Faiz saat Sambang Desa di Candirejo, Jumat (30/10/2026).

Baca Juga :  Asyik Main HP, Dapur Rumah di Batang Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp30 Juta

Ia menilai, keberadaan rumah sakit di wilayah selatan akan membantu warga Kecamatan Bawang, Reban, dan Blado mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus selalu menuju fasilitas rumah sakit di kawasan perkotaan.

Selama ini, jarak menuju rumah sakit menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan warga di wilayah yang jauh dari pusat kota, terutama ketika membutuhkan penanganan medis segera.

Namun, rencana pembangunan tersebut masih dalam tahap kajian. Pemerintah daerah belum menetapkan lokasi maupun jadwal pembangunan karena masih mempertimbangkan kesiapan lahan.

Selain menyiapkan rencana pembangunan rumah sakit, Pemkab Batang juga berupaya menjaga agar masyarakat tetap bisa mengakses layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Faiz mengatakan, pemerintah daerah menargetkan kembali mencapai status UHC pada November 2026. Untuk mendukung jaminan pelayanan kesehatan masyarakat, Pemkab Batang mengalokasikan anggaran sekitar Rp90 miliar setiap tahun.

Anggaran tersebut digunakan untuk menjamin masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan, termasuk warga yang kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif atau belum memiliki jaminan kesehatan, sesuai ketentuan program yang berlaku.

Baca Juga :  Tiga Sapi Diduga Terpapar PMK Masuk Batang, Penjualan Hewan Kurban Diawasi Ketat

“Insyaallah November nanti kita semua sudah kembali ke Universal Health Coverage. Setahun pemerintah menganggarkan sekitar Rp90 miliar agar masyarakat Kabupaten Batang yang sakit tetap bisa dilayani di rumah sakit, meskipun BPJS Kesehatannya tidak aktif,” bebernya.

Faiz menegaskan, pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur fisik seperti jalan dan penerangan jalan umum. Ketersediaan fasilitas kesehatan serta jaminan pembiayaan pengobatan juga menjadi kebutuhan mendasar yang harus diperhatikan.

Melalui rencana pembangunan rumah sakit di wilayah selatan dan penguatan jaminan kesehatan, pemerintah daerah berharap warga yang tinggal jauh dari pusat perkotaan memiliki akses pengobatan yang lebih mudah.

Meski demikian, realisasi rumah sakit baru tersebut masih bergantung pada hasil kajian lokasi dan kesiapan lahan. Bagi masyarakat wilayah selatan Batang, kepastian lokasi dan kelanjutan rencana pembangunan akan menjadi hal penting untuk ditunggu.

Penulis : Achmad Udin

Editor : MAD

Follow WhatsApp Channel kanalplus.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Batang Bakal Pasang 9.100 Lampu Jalan, Desa Diminta Petakan Titik Rawan
Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan
Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado
Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir
Bupati Batang Tantang Pesantren Jadi Laboratorium Solusi, Bukan Hanya Tempat Mengaji
Sri Sultan dan Pemkab Batang Perkuat Jejak Sejarah Batang–Yogyakarta
BPI dan DLHK Jateng Tanam 1.300 Bibit Mangrove di Batang
Kejari Batang Musnahkan Ratusan Barang Bukti dan Ajak Pelajar-Santri Deklarasi Perundungan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Batang Selatan Berpeluang Punya Rumah Sakit, Pemkab Kaji Lokasi di Bawang hingga Bandar

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Pemkab Batang Bakal Pasang 9.100 Lampu Jalan, Desa Diminta Petakan Titik Rawan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Tanam 2.500 Bibit Aren, KEK Industropolis Batang Jadi Titik Awal Ekosistem Energi Hijau dan Kemandirian Pangan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Sampah Menumpuk dan Insentif RT di Batang Jadi Isu Utama Warga Blado

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Jembatan Kalibelo Kembali Beroperasi, Batang Fokus Percepat Pemulihan Infrastruktur Pasca Banjir

Berita Terbaru

Alat CT Scan 64 Slice di ruang pemeriksaan radiologi RSUD Bendan Kota Pekalongan untuk mendukung diagnosis stroke dan berbagai kondisi medis yang membutuhkan pemeriksaan cepat. Layanan ini ditargetkan dapat melayani pasien BPJS Kesehatan mulai 1 November 2026 setelah persetujuan BPJS selesai. (foto: dok istimewa/AI)

Kota Pekalongan

RSUD Bendan Pekalongan Target Layani CT Scan Pakai BPJS Mulai 1 November

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:02 WIB